RAMADANSYAH
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) serta memahami pengaruhnya terhadap tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi sejauh mana pemahaman aparatur desa terhadap SISKEUDES memengaruhi akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 24 aparatur desa di tiga desa di Kecamatan Bunyu. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SISKEUDES berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa. Selain itu, tingkat pemahaman aparatur desa terhadap SISKEUDES juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntabilitas, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman aparatur desa, semakin baik pula akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa.
JUMRAH
2025 · Book · Open Access
This study investigated the impact of the shadowing technique on the pronunciation skills of year 10 students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. The research was motivated by students’ limited proficiency in English pronunciation, influenced by insufficient intensive practice, mother tongue interference, and low confidence. Shadowing, which involves the immediate and repeated imitation of native speaker pronunciation, was implemented to improve segmental accuracy, suprasegmental features and connected speech. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. The sample comprised 17 pharmacy students selected for their low average pronunciation scores. Research instruments included oral tests, field notes, and video recordings. Results showed a substantial increase in average pronunciation scores from 7.53 to 14.00. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (p 0.50), confirming the effectiveness of the technique. Qualitative data supported these findings, showing greater student participation, improved confidence, and gradual enhancement in pronunciation accuracy. The shadowing technique is thus shown to be a practical, interactive, and effective method for improving pronunciation in vocational English learning. Penelitian ini mengkaji dampak teknik shadowing terhadap kemampuan pengucapan siswa kelas 10 di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini didorong oleh keterbatasan kemampuan pengucapan bahasa Inggris siswa, yang dipengaruhi oleh kurangnya latihan intensif, gangguan bahasa ibu, dan rendahnya kepercayaan diri. Teknik shadowing, yang melibatkan peniruan langsung dan berulang terhadap pengucapan penutur asli, diterapkan untuk meningkatkan akurasi segmen, fitur suprasegmental, dan pengucapan yang terhubung. Desain pra-eksperimental satu kelompok dengan tes pra dan pasca diterapkan. Sampel terdiri dari 17 siswa farmasi yang dipilih berdasarkan skor rata-rata pengucapan yang rendah. Alat penelitian meliputi tes lisan, catatan lapangan, dan rekaman video. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor rata-rata pengucapan dari 7,53 menjadi 14,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,50), mengonfirmasi keefektifan teknik ini. Data kualitatif mendukung temuan ini, menunjukkan partisipasi siswa yang lebih besar, peningkatan kepercayaan diri, dan peningkatan bertahap dalam akurasi pengucapan. Teknik shadowing terbukti sebagai metode praktis, interaktif, dan efektif untuk meningkatkan pengucapan dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasi.
MILKA
2025 · Book · Open Access
Speaking skills are a crucial aspect of effective communication, both in academic settings and daily life. However, many students-particularly those learning English as a Foreign Language (EFL) continue to face challenges in mastering this skill due to various internal and external barriers. This study aims to identify the factors that inhibit the English-speaking skills of second-semester students in the English Education Study Program at Universitas Borneo Tarakan. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with 19 students, supported by questionnaires and classroom observations. The data were analyzed thematically and validated through instrument triangulation. The findings reveal that psychological factors-such as anxiety, fear of making mistakes, lack of self-confidence, and shyness-are the most dominant barriers. Furthermore, linguistic challenges, such as limited vocabulary, grammatical errors, and pronunciation, also contributed. External factors such as an unsupportive environment and limited speaking opportunities also contribute to students' difficulties. Conversely, the use of technology and media was found to have a positive impact on increasing students' motivation and participation in speaking activities. The findings of this study confirm that internal factors need to be addressed first to improve speaking skills.
HASLINA
2025 · Book · Open Access
Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa inggris karena berperan penting dalam seluruh keterampilan berbahasa, seperti berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Namun, berdasarkan observasi di SMP Negeri 3 Tarakan, banyak siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam memahami teks berbahasa Inggris akibat keterbatasan penguasaan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan media Wordwall terhadap penguasaan kosakata siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (one group pre-test and post-test design). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis sebanyak 30 soal yang mencakup pilihan ganda, mencocokkan kata dengan gambar, teka-teki kata, dan mencocokkan petunjuk dengan gambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa adalah 62,03 dan meningkat menjadi 81,25 pada post-test. Uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media Wordwall terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa. Dengan demikian, media Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa inggris siswa kelas VII-4 di SMP Negeri 3 Tarakan. Vocabulary is a fundamental aspect of English language acquisition, playing a crucial role in the development of all language skills, including speaking, listening, reading, and writing. However, based on observations at SMP Negeri 3 Tarakan, many seventh-grade students struggle to comprehend English texts due to limited vocabulary mastery. This study aims to investigate the effect of using Wordwall media on the vocabulary mastery of the seventh-grade students. A quantitative approach was employed, using a pre-experimental design (one-group pre-test and post-test design). The sample consisted of 32 students from class VII-4, selected through purposive sampling. The research instrument was a written test comprising 30 items, including multiple-choice questions, word-picture matching, word puzzles, and clue-picture matching tasks. The data analysis revealed that the students' average pre-test score was 62.03, which increased to 81.25 in the post-test. A paired sample t-test showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 0.05, indicating a statistically significant effect of Wordwall media on students' vocabulary mastery. Therefore, Wordwall media is proven to be an effective interactive learning tool in enhancing the English vocabulary mastery of class VII-4 students at SMP Negeri 3 Tarakan.
AGNESI RANGGA
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui permainan Word Chain sebagai media pembelajaran dan juga untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan permainan word chain didalam kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-9 SMP Negeri 7 Tarakan, dengan jumlah 31 Siswa. Terdapat dua siklus dalam penelitian ini, dan setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus pertama terdapat 15 siswa yang berhasil mencapai kriteria ketuntasan (KKTP) dengan nilai persentase 48%, sedangkan 16 siswa dengan persentase 52% belum mencapai kriteria ketuntasan (KKTP). Pada siklus kedua, terdapat 27 siswa yang mencapai kriteria kesuksesan (KKTP) dengan persentase 87% dan 4 siswa lainnya tidak mencapai kriteria kesuksesan (KKTP) dengan persentase 13%. Selain itu, observasi terhadap guru dan siswa juga mengalami peningkatan, yang menunjukkan tanggapan siswa terhadap permainan Word Chain. Siklus pertama, lembar observasi siswa mendapatkan score tinggi dipertemuan ketiga pada persentase 74% dengan kategori cukup dan siklus kedua dengan perkembangan yang sangat baik, mendapatkan nilai persentase 91% dengan kategori sangat baik. Disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran permainan Word Chain dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa di kelas VIII-9 SMP Negeri 7 Tarakan. This study aimed to improve students' vocabulary mastery through the Word Chain game as a learning media and to know the students' responses to the use of the word chain game in the classroom. The research method used was Classroom Action Research (CAR), involving 31 eighth-grade students from VIII-9 at SMP Negeri 7 Tarakan. There were two cycles in this study, and each cycle consisted of three meetings that included stages of planning, action, observation, and reflection. In the first cycle, 15 students successfully achieved the mastery criteria of learning objective with a percentage of 48%, while 16 students with a percentage of 52% did not achieve the mastery criteria. In the second cycle, the number of students meeting the criteria increased significantly to 27 students (87%), with only 4 students (13%) still below the expected standard. Observational data also indicated improvement in classroom engagement. Student observation scores rose from 74% in the “fair” category during the final meeting of the first cycle to 91% in the “very good” category in the second cycle. It was concluded that the use of the Word Chain game as a learning medium could enhance students’ vocabulary mastery in Grade VIII-9 at SMP Negeri 7 Tarakan.
MUHAMMAD RIZAL
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 51 karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang artinya semakin baik program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang diberikan perusahaan maka akan semakin baik pula kinerja yang akan di berikan karyawan, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang berarti semakin tinggi tingkat kedisiplinan yang dimiliki karyawan maka akan semakin meningkatkan kinerja karyawan. Kata kunci: Kinerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Disiplin Kerja
ESRA SIMON
2025 · Book · Open Access
.
FEBRIANTI RAHAYU
2025 · Book · Open Access
Kemampuan berbicara bahasa inggris menjadi sangat penting, karena kemampuan ini mengekspresikan pikiran, perasaan, dan ide dalam situasi nyata melalui proses yang dinamik dan interaktif untuk tujuan personal dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efek dari penggunaan aplikasi ELSA Speak terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah kelas X-5 yang terdiri dari 33 siswa, yang diseleksi menggunakan cluster random sampling. Tahapan penelitiannya adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatmen diberikan selama 5 pertemuan. Pre-test dan post-test difokuskan untuk menguji kemampuan bahasa inggris dalam aspek pelafalan, tata bahasa, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Data pre-test dan post-test dianalisis secara statistik menggunakan non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai p-value 0,00 jauh dibawah standar operasional 0,05 dengan nilai Z score -5.152 mengindikasikan bahwa perlakuan dengan menggunakan aplikasi ELSA Speak menunjukkan efek yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Fitur ’study by topic’ pada aplikasi ELSA Speak menjadi fitur yang paling membantu dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa karena menyediakan latihan berbicara yang kontekstual dan relevan dengan situasi kehidupan nyata. English speaking skill is very crucial because this ability expresses thoughts, feelings, and ideas in real situations through a dynamic and interactive process for personal and professional purposes. The purpose of this study was to investigate the effectiveness of using ELSA Speak application on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The method employed in this study was a pre-experimental. The sample of this study was class X-5 consisting of 33 students, who were selected through cluster random sampling. The stages of the study were pre-test, treatments, and post-test. Treatment was given for 5 meetings. The pre-test and post-test focused on testing English language skills in the aspects of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Pre-test and post-test data were analysed statistically using the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank test. The results of the statistical analysis showed that the p-value of 0.00 was far below the operational standard of 0 05 with a Z score of -5.152 indicating that the treatments using ELSA Speak application showed a significant effect on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The 'study by topic feature in ELSA Speak application was the most effective feature in improving students' speaking skill because it provided contextual and relevant speaking exercises to real-life situations.
SITI MAIMUNAH
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja dosen perempuan, dengan keseimbangan kerja-keluarga sebagai variabel mediasi, dalam konteks Universitas Borneo Tarakan. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Sebanyak 150 dosen perempuan yang telah berkeluarga dijadikan responden, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan stres kerja tidak berpengaruh langsung. Namun, kedua variabel tersebut terbukti memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja melalui mediasi keseimbangan kerja-keluarga. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran keseimbangan hidup dalam menjaga performa akademik dosen perempuan, khususnya dalam menghadapi tekanan peran ganda dan stres kerja. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dalam memperkuat model mediasi psikososial serta implikasi praktis bagi institusi pendidikan tinggi untuk merancang kebijakan kerja yang responsif gender. Keterbatasan penelitian terletak pada konteks spesifik wilayah perbatasan yang dapat memengaruhi generalisasi hasil, sehingga disarankan penelitian selanjutnya dilakukan dengan cakupan lebih luas dan mempertimbangkan variabel moderator seperti dukungan organisasi atau efikasi diri.
DOMINGGUS
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Smart Box yang dievaluasi berdasarkan validasi media, materi, bahasa, dan praktisi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai minat siswa terhadap materi pembelajaran Smart Box. Proses penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil validasi menghasilkan 100% dari ahli media, 94% dari ahli materi, 84% dari ahli bahasa, dan 97,1% dari ahli praktisi, semuanya dikategorikan sangat layak. Hasil validasi dari ahli media, materi, bahasa, dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran Smart Box sangat sesuai untuk digunakan dalam proses pendidikan. Hasil minat siswa dalam uji coba terbatas adalah 92,9%, sedangkan uji coba lapangan menghasilkan 88,8%, keduanya dikategorikan sangat menarik. Hasil kuesioner minat siswa yang dilakukan selama uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan minat yang signifikan terhadap media pembelajaran Smart Box.
WIDYA ASTUTI
2025 · Book · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV-D SDN 003 tarakan dalam mata pelajaran matematika materi bilangan desimal dengan menerapkan pembelajaran Fun learning berbasis Wordwall. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindalan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada peserta didik IV-D SDN 003 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi, dan Dokumentasim Tekbik analisa data pada penelitian ini yaitu, hasil penelitian kognitif dan psikomotorik. Hasil peneltian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas IV-D SDN 003 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penerapan pembelajaran matematika materi bilangan desimal dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dengan nilai pada siklus I yaitu 55% dan meningkat pada siklus II menjadi 89%. Peningkatan nilai tersebut dipersentasikan menjadi 89% dan telah mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari KKM yaitu 70. Pada hasil psikomotorik dengan nilai 37% pada siklus I kemudian meningkat 81% pada siklus II. Peningkatan tersebut dipersentasikan menjadi 81% dan melebihi indikator keberhasilan 75% peserta didik mencapai KKM 70. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran fun learning berbasis wordwall mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik mata pelajaran matematika.
INDAH CAHYANI
2025 · Book · Open Access
Risiko bunuh diri merupakan potensi yang dimiliki seseorang untuk melukai dirinya sendiri dengan tujuan mengakhiri hidup. Risiko bunuh diri yang muncul pada seseorang dapat berupa isyarat, ancaman, dan percobaan bunuh diri. Safety plan sebagai suatu pendekatan yang melibatkan verbal kontrak di mana pasien setuju untuk menghindari upaya bunuh diri. Sebanyak 2 orang klien yang memiliki perilaku risiko bunuh diri diberikan intervensi keperawatan generalis dan intervensi safety plan yang dilaksanakan 5 hari. Kedua klien dilakukan pengukuran tingkat risiko bunuh diri dengan kuesioner penilaian risiko bunuh diri sebelum dan sesudah intervensi safety plan untuk mengetahui tingkat risiko bunuh diri masing-masing klien dan didapatkan penurunan tingkat risiko bunuh diri di hari pertama Tn.R tingkat risiko bunuh diri 11 (berisiko tinggi) menurun ke 8 (berisiko tinggi) dan Tn.A tingkat risiko bunuh diri 6 (berisiko tinggi) menurun ke 1 (berisiko rendah). Hal ini menunjuukan adanya perubahan nilai risiko bunuh diri setelah dilakukan implementasi inovasi dimana kedua klien mampu mengendalikan perilaku risiko bunuh diri.
SITI RAHMA
2025 · Book · Open Access
DEVI PERMATASARI
2025 · Book · Open Access
YENI JUNIARTI
2025 · Book · Open Access
KELSIANA
2025 · Book · Open Access
SANDRA ANDRIANA
2025 · Book · Open Access
JOFITA NUR CAHAYA
2025 · Book · Open Access
IRA AYU ANDIRA
2025 · Book · Open Access
NATALIA ANGELINA SINTYA SIWU
2025 · Book · Open Access