Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 304 dari 342

PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA)

None
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA) Wulan Maulidiss Sa’diah Dr. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dewan direksi dan komite audit terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 – 2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling maka sampel yang diperoleh adalah sebanyak 41 perusahaan sehingga diperoleh 205 data observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik, diperoleh hasil penelitian dewan komisaris independen dan dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan kepemilikan manajerial dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Penelitian ini mendukung teori agensi yang menyatakan bahwa dewan komisaris independen dan dewan direksi dapat meminimalisir terjadinya konflik agensi di perusahaan tersebut.

KELIMPAHAN MAKROZOOBENTOS DI DANAU MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

MUSAFIRA
2021 · Book · Open Access

Makrozoobentos merupakan organisme yang keberadaanya banyak terdapat di ekosistem air tawar termaksud di Danau Manuk Bungkul. Tujuan penelitian adalah untuk mengindentifikasi makrozoobentos serta menghitung kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi makrozoobentos di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2019 sampai dengan Januari 2020 metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif. Pengambilan sampel makrozoobentos di Danau Manuk Bungkul dilakukan pada 3 titik stasiun, setiap stasiun terdiri dari 3 substasiun dan masing-masing stasiun dilakukan pengambilan sampel sebanyak 3 kali pengulangan. Hasil penelitian kelimpahan makrozoobentos di perairan Danau Manuk Bungkul terdiri 2 kelas yaitu kelas Gastropoda dan Crutacea. Kelas Gastropoda berjumlah 44% dan Crustacea berjumlah 56%. Indeks keanekaragaman makrozoobentos standar deviasi adalah 0,38�0,31. Indeks keseragaman makrozoobentos standar deviasi adalah 0,9�0,4. Indeks dominansi makrozoobentos standar deviasi adalah 0,6�0,4. Kelimpahan makrozoobentos standar deviasi yaitu sebesar 4,41�3,15.

PEMBERDAYAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI (STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI FLORA DAN FAUNA MANDIRI DI KELURAHAN JUATA PERMAI KECAMATAN TARAKAN BARAT)

None
2021 · Book · Open Access

EMPOWERMENT OF FARMER GROUP MEMBERS (CASE STUDY ON INDEPENDENT FLORA AND FAUNA FARMER GROUP IN JUATA PERMAI VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT) ABSTRACK Empowering farmers through the institutionalization of farming groups is one of the appropriate methods of community empowerment to enable them to improve their quality of life. The Independent Flora and Fauna Farming Group is focused on empowering the farmer community to increase overall agricultural productivity in both agricultural, livestock and fishery aspects. The existence of the Independent Flora and Fauna Farming Group is based on the common purpose of the farmers, the aspects of the farm and the aspect of their fisheries to meet the needs of daily life. The purpose of this research is to know the empowerment of members of independent flora and fauna farming groups and know the factors of supporting and inhibiting the empowerment of independent flora and fauna farming group members. This type of research uses qualitative and quantitative research methods with a scoring method with a likert scale and a respondent count of 14 people. Data collection techniques are carried out with several techniques namely observation, interview and documentation. The results of this study showed the process of empowering members of the farmer group based on indicator input that is categorized strongly agrees with the average score of 3.29 against the suitability of work equipment and the place that is adequate. In indicators the process is categorized strongly agreeing with the average score of 3.86 against excellent participation and structured group management. And in the output indicator that is categorized strongly agree with the average score of 3.88 against the increase in self-reliance that is already very good and also the level of income that supports the standard of living. Supporting factors in empowerment are support of insanity, motivation and capital, for inhibitory factors are diseases / pests and minimal knowledge. Keywords : Empowerment, Farmer Groups, Supporting Factors and Inhibitors

KEMAMPUAN PREDASI SEMUT OECOPHYLLA SMARAGDINA BERDASARKAN ASAL KOLONI TERHADAP HAMA RAYAP PADA FASE PEMBIBITAN TANAMAN AKASIA

None
2021 · Book · Open Access

Teknik introduksi merupakan pendekatan yang digunakan dalam pemanfaatan agens hayati, misalnya semut predator O. smaragdina. Pemanfaatan agens hayati tersebut dilakukan dengan cara memindahkan sarang semut dari satu pohon ke pohon lainnya. Namun, pengaruh faktor sumber atau asal koloni terhadap perilaku dan tingkat predasi merupakan informasi penting untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan: (1) mengukur dan menilai perbedaan perilaku semut predator terhadap hama rayap, dan (2) membandingkan kemampuan predasi antar koloni semut predator berdasarkan tingkat kematian pada hama rayap. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan satu faktor perlakuan yakni asal koloni semut O. smaragdina. Perlakuan terdiri dari asal koloni tanaman akasia, mangga, ketapang dan nangka. Perlakuan diulang sebanyak 6 kali ulangan atau terdapat 24 unit percobaan di laboratorium dan semi lapang. Analisis data menggunakan Anova dan DMRT untuk data yang berdistribusi normal yakni aktivitas pencarian pakan. Sedangkan, data yang tidak berdistribusi normal menggunakan analisis varians non-parametrik uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perilaku semut predator O. smaragdina cenderung memiliki perbedaan berdasarkan asal koloni terhadap aktivitas pencarian, kontak, dan eksplorasi hama rayap. Selain itu, faktor kondisi lingkungan dan keberadaan mangsa lainnya juga mempengaruhi perilaku tersebut; (2) Semut predator O. smaragdina memiliki kemampuan dalam memangsa hama rayap yakni sebesar 26.7% hingga 61.7% pada fase pembibitan tanaman akasia. Selain itu, asal koloni semut predator tidak berpengaruh terhadap tingkat kematian mangsa rayap atau tidak terdapat perbedaan kemampuan predasi antar koloni.

KARAKTERISTIK BURUH PETIK KELAPA SAWIT DAN HUBUNGANNYA DENGAN UPAH (STUDY KASUS DI PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA PURA SAJAU KABUPATEN BULUNGAN)

None
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Karakteristik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja karyawan dan setiap individu menyadari identitasnya yang tidak sama dengan individu lain, karakteristik individu dapat digambarkan melalui beberapa ciri, seperti: biografis, kepribadian, persepsi dan sikap. Dalam penelitian ini ciri karakteristik individu yang digunakan yaitu karakteristik biografis antara lain umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, serta status migran yang dimiliki buruh petik kelapa sawit. Tujuan penelitian a) Mengetahui karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran di PT. Prima Bahagia Permai. b) Menganalisis hubungan karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran dengan upah. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Korelasi Pearson. Karakteristik buruh petik kelapa sawit berdasarkan Umur responden didominasi oleh umur 31 sampai 40 tahun dengan persentase sebesar 47%. Pengalaman kerja buruh petik sawit dengan jumlah tertinggi yaitu lama kerja 2 sampai 6 tahun sebanyak 16 orang dengan persentase sebesar 53%. Tingkat pendidikan buruh petik kelapa sawit memiliki kesamaan antara lulusan SMP (Sekolah Menengah Pertama) dengan lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) sebanyak 13 orang dengan persentase sebesar 43%. Buruh petik sawit berdasarkan status migran didominasi oleh buruh petik sawit yang merupakan penduduk migran sebanyak 21 orang dengan persentase sebesar 70%. Hubungan antara karakteristik buruh petik dengan upah adalah: umur terhadap upah memiliki korelasi sebesar 0,336 yang berarti hubungan lemah dan searah, tingkat pedidikan terhadap upah memiliki nilai korelasi sebesar -0,178 yang berarti hubungan sangat lemah dan tidak searah, pengalaman kerja memiliki nilai korelasi sebesar 0,180 yang berarti hubungan sangat lemah dan searah, status migran terhadap upah memiliki nilai -0,402 yang berarti bahwa hubungan antara status migran dengan upah lemah dan tidak searah.

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER (GALLUS DOMESTICUS) DI KOTA TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER (Gallus Domesticus) DI KOTA TARAKAN Abstrak Semakin meningkatnya jumlah penduduk Kota Tarakan setiap tahunnya, maka dapat diprediksi jumlah kebutuhan daging sebagai sumber protein hewani juga meningkat, yang dapat menyebabkan kelangkaan daging ayam broiler pada waktu- waktu tertentu sehingga harga daging ayam broiler meningkat, ketika harga meningkat konsumen akan beralih ke barang subtitusi yang harganya lebih murah dari harga daging ayam broiler. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui karakteristik konsumen daging ayam broiler (2) mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler (3) mengetahui faktor yang paling berpengaruh tehadap permintaan daging ayam broiler (4) mengetahui bagaimana elastisitas permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quota sampling yaitu sebanyak 40 sampel. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh nilai (R2) yaitu sebesar 35,1% dapat dijelaskan variabel- variabel bebas yang diamati, sedangkan sisanya sebesar 64,9%. Nilai uji F sebesar 0,020 yang berarti variabel bebas harga daging ayam broiler (X1), harga telur ayam (X2), pendapatan (X3), jumlah anggota keluarga (X4), usia (X5) dan selera (X6) secara bersama- sama berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Berdasarkan uji t variabel harga daging ayam broiler sebesar 0,011 berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan, sedangkan variabel harga telur ayam sebesar 0,098 pendapatan sebesar 0,495 jumlah anggota keluarga sebesar 0,560 usia sebesar 0,457 dan dummy selera sebesar 0,757 tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Nilai Elastisitas permintaan terhadap daging ayam broiler sebesar 9,048 bersifat elastis dan elastisitas silang harga telur ayam sebesar 3,323 menunjukkan daging ayam broiler merupakan barang substitusi bagi daging ayam broiler.

PENAMBAHAN TEPUNG TESTIS SAPI DAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (MELASTOMA MALABATHRICUM) PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP KEBERHASILAN MASKULINISASI NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)

JADWA MAHIR ADITYASUKMA
2021 · Book · Open Access

Tepung testis sapi memiliki kandungan hormon testosteron alami dimana kandungan hormon ini berperan pada proses differensiasi kelamin jantan. Melastoma malabathricum L.atau tumbuhan karamunting memiliki senyawa bioaktif yang mampu meningkatkan kadar testosteron pada tikus jantan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penggunaan tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting sebagai sumber hormon alternatif pada proses maskulinisasi pada ikan nila. Penelitian ini menggunakan ikan nila yang berumur 5-10 hari, dipelihara di aquarium berukuran 80cm x 40cm x 60cm dengan padat tebar 1 ekor/L. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol (pakan komersil), P1 70% : 30% (tepung testis sapi dan pakan komersil) + 1.5% ekstrak daun karamunting, (P2) 50% : 50% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting, (P3) 30% : 70% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting. Hasil penelitian menunjukkan persentase jantan dan pertumbuhan berat mutlak menunjukkan nilai yang berbeda nyata, sedangkan Survival Rate menunjukkan nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Data pengukuran kualitas air, berada pada kisaran yang optimal bagi pemeliharaan benih ikan nila yaitu suhu 27- 28oC, nilai pH 7,0, kadar amoniak (NH3) 0.25 mg/L, dengan nilai DO 8.0 mg/L. Pemberian tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting terhadap proses maskulinisasi ikan nila dapat dijadikan sebagai sumber hormon alternatif selain hormon testosteron sintetik dalam kegiatan produksi benih ikan nila tunggal kelamin menjadi jantan.

LAJU DEKOMPOSISI SERASAH DAUN KRATOM (MITRAGYNA SPECIOCA) DI DANAU MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

None
2021 · Book · Open Access

Dekomposisi serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan Danau Manuk Bungkul. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju dekomposisi serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2019 menggunakan metode deskriptif dan kuantatif. Pengambilan sampel serasah daun kratom dilakukan pada tiga titik stasiun, dimana stasiun 1 terletak di muara sungai, stasiun 2 terletak di bagian tengah atau di depan dermaga dan stasiun 3 terletak di ujung danau. Persentase laju dekomposisi serasah daun kratom di Danau Manuk Bungkul adalah 56,5% - 67% dengan rata rata laju dekomposisi berkisar 0,21–0,31 gram/hari. Laju dekomposisi serasah daun kratom pada area tergenang lebih tinggi dibandingkan area tidak tergenang, laju dekomposisi serasah area tergenang berkisar 0,22 – 0,43 gram/hari sedangkan area tidak tergenang berkisar 0,17 – 0,21 gram/hari.

KORELASI JENIS SUBSTRAT DENGAN KERAPATAN RHIZOPHORA SP DI HUTAN MANGROVE KOTA TARAKAN

NOVA MARTINA ELPERIDA
2020 · Book · Open Access

Mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove. Kerapatan mangrove sangat dipengaruhi oleh jenis substrat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara jenis substrat terhadap kerapatan pohon Rhizophora sp di hutan mangrove Kota Tarakan dengan membandingkan jenis substrat terhadap kerapatan spesies tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2019 metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan di 3 stasiun yaitu daerah Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) dan Kawasan Konservasi Mangrove Mamburungan Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian terdapat 3 jenis substrat yaitu lempung liat berdebu, lempung berdebu dan liat berdebu. Terdapat 3 jenis vegetasi Rhizophora sp yaitu Rhizophora Apiculata, Rhizophora Mucronata dan Rhizophora Stylosa.

IDENTIFIKASI HIGHER ORDER THINKING SKILLS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SEBATIK TENGAH PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI MELALUI INSTRUMEN TWO TIER MULTIPLE CHOICE

BASNAWATI
2020 · Book · Open Access

Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran merupakan penerapan proses berpikir untuk situasi yang kompleks. Semua siswa dapat berpikir, tetapi kebanyakan dari siswa membutuhkan dorongan dan bimbingan untuk proses berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan HOTS siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sebatik Tengah pada mata pelajaran biologi menggunakan instrumen soal two tier multiple choice yang terdiri atas 24 butir soal dan sebaran taksonomi kognitif siswa dalam menjawab saol pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenuh dengan menggunaan seluruh populasi sebagai sampel penelitian yaitu 55 siswa yang terdiri dari dua kelas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan kesimpulan yang didapatkan tingkat kemampuan higher order thinking skills siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sebatik Tengah berdasar hasil tes yang diberikan menunjukkan secara umum berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 30,99. Kemudian untuk sebaran taksonomi kognitif dari jawaban siswa terhadap soal tes berada pada kategori sangat rendah dengan nilai rata-rata paling tinggi sebesar 12,54 C5, 12,05 C4, dan 9,28 untuk C6.

PRODUKSI SERASAH KRATOM (MITRAGYNA SPECIOSA) DI KAWASAN DANAU MANUK BUNGKUL DESA MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

None
2020 · Book · Open Access

Keberadaan tanaman kratom di Danau Munuk Bungkul tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesuburan perairan melalui produksi serasah. Tujuan penilitian adalah untuk mengetahui produksi serasah tanaman kratom (Mitragyna speciosa) di Danau Manuk Bungkul, Kecamatan Sembakung. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2019 menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel serasah tanaman kratom dilakukan pada tiga titik stasiun. Pada masing-masing stasiun diletakkan sebanyak 6 jaring penampung pada area tergenang dan tidak tergenang dengan ukuran 2m x 2m. Produksi serasah pada tanaman kratom di kawasan Danau Manuk Bungkul yaitu sebesar 2,15 gram/m2/hari. Produksi serasah tertinggi terdapat pada area tidak tergenang yaitu sebesar 1,11 gram/m2/hari sedangkan pada area tergenang sebesar 1,04 gram/m2/hari. Komponen produksi serasah yang paling banyak berasal dari daun yaitu sebesar 1,91 gram/m2/hari sedangkan komponen terendah terdapat pada buah dan bunga sebesar 0,003 gram/m2/hari. Sumbangan serasah paling besar berasal dari stasiun 1 dikarenakan lokasi ini memiliki jumlah kerapatan yang tinggi.

Glosarium Matematika

None
2020 · Book · Open Access

English-Indonesian glossary of mathematical terms.