Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 293 dari 342

PERBAIKAN FAKTOR DAYA (COS Φ) MENGGUNAKAN KAPASITOR SECARA TERKENDALI BERBASIS DIMMER

None
2021 · Book · Open Access

.Energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat utama bagi masyarakat dan industri baik yang berada di pedesaan mau pun perkotaan. Oleh karena itu, penyediaan daya listrik menjadi suatu hal yang sangat penting. Penggunaan daya listrik baik untuk kebutuhan rumah tangga mau pun industri umumnya mempunyai beban bersifat induktif yang menyebabkan gelombang arus tertinggal (lagging) dari gelombang tegangan. Hal ini berdampak pada besarnya daya yang diserap dari sumber lebih besar dari daya yang dipakai oleh beban (faktor daya tidak maksimal) sehingga menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Untuk mengatasi atau mengurangi daya reaktif akibat dari penggunaan beban induktif tersebut adalah dengan melakukan pemasangan kapasitor dengan beban. Dalam tugas akhir ini dirancang suatu peralatan perbaikan faktor daya untuk beban induktif dengan kapasitor yang dihubungkan secara paralel sebanyak 6 buah dengan C = 2.5 μF per buah. Sebagai pengendali kapasitansi kapasitor digunakan dimmer. Keluaran dari sistem yang dirancang berupa nilai faktor daya sebelum dan sesudah dilakukan perbaikan. Beban yang digunakan yakni beban induktif sebesar 1.7 H – 6.8 H. Ini merupakan simulasi skala kecil untuk perbaikan faktor daya sehingga data pada beban tidak mewakili beban yang ada pada rumah tinggal. Perbaikan faktor daya dengan menggunakan dimmer ini menunjukkan bahwa nilai kapasitor dengan range 0.6299 μF – 15 μF dapat memperbaiki faktor daya pada sistem dari 0.55 – 0.85. meningkatnya nilai daya aktif menunjukkan bahwa penggunaan kapasitor mampu meningkatkan faktor daya dan memaksimalkan penggunaan daya listrik.

RANCANG BANGUN PERANGKAT PENGISIAN BATERAI BERDAYA RENDAH DENGAN PENGATURAN MOTOR KECEPATAN

None
2021 · Book · Open Access

Penelitian terhadap energi tebarukan merupakan focus dunia saat ini akibat energi fossil yang sudah hampir habis. Salah satu yang dapat digunakan saat ini adalah energi angin. Indonesia merupakan negara yang kecepatan angin nya rendah yaitu kisaran 3-5 m/s. Oleh karena itu pada perancangan turbin angin yang digunakan adalah tipe vertikal karena lebih cocok untuk kecepatan angin rendah dan dapat menangkap angin dari segala arah. Jumlah lilitan yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 300 lilitan dan jumlah coil yang digunakan sebanyak 18 buah. Magnet yang digunakan adalah magnet neodymium sebanyak 32 buah. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan tenaga angin sebagai alternatif panen energi listrik berdaya rendah. Turbin angin hasil perancangan ini diujicoba melalui kecepatan motor dari 500 rpm hingga 2000 rpm. Dari berbagai uji kecepatan motor ini dapat dilihat bahwa turbin angin hasil penelitian ini dapat digunakan untuk kecepatan putar sebesar 2000 rpm dengan stabil. Pengujian turbin angin dilakukan pada 3 kecepatan angin yaitu 3.3 m/s, 4.3 m/s dan 5.7 m/s. Dari hasil pengujian turbin angin pada 3 kecepatan tersebut diperoleh daya keluaran turbin berturut-turut sebagai berikut yaitu 160.919 mW, 234.740 mW dan 378.397 mW. Pada penelitian ini juga digunakan modul penguat arus sehingga arus keluaran yang dihasilkan turbin dapat dinaikkan menjadi lebih besar. Hal ini bertujuan untuk mempercepat waktu pengisian baterai. Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 3000 mAh. Dengan penambahan modul penguat arus maka daya yang dihasilkan turbin juga meningkat menjadi 846.12 mW. Proses pengisian baterai dilakukan selama 6 jam dengan pengukuran tegangan dan arus dilakukan setiap jam. Dari percobaan pengisian baterai selama 6 jam dapat diperoleh bahwa turbin angin dapat menghasilkan tegangan dan arus secara stabil. Hasil dari penelitian menunjukkan perbaikan konstruksi tubin angin dan penambahan modul penguat arus dapat mempecepat waktu pengisian sebesar 4.26 kali.

RENCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI AROMA URINE UNTUK FASILITAS UMUM PADA PANTI JOMPO

None
2021 · Book · Open Access

.Kesehatan lingkungan adalah salah satu komponen penting yang sangat berpengaruh bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Lingkungan yang bersih serta sehat akan membuat setiap individu disekitarnya nyaman dan meningkatkan kualitas kehidupannya. Toilet merupakan bagian dari lingkungan yang keberadaanya menjadi hal yang sangat penting. Buruknya kualitas toilet memudahkan penularan bakteri serta tempat berkembangan bibit penyakit, diimana untuk parameter bau terdiri dari gas amonia, karbon dioksida, serta karbon monoksida. Gas-gas tersebut merupakan gas yang sering dihasilkan pada aktivitas manusia saat berada pada toilet. Proses penentuan kualitas toilet melalui gas ammonia, karbonmonoksida, karbondioksida, serta suhu diperoleh dari pembacaan dua sensor MQ-135 dan sensor PIR oleh mikrokontroler Arduino Uno. apabila sensor di dekatkan dengan urine yang menghasilkan gas Amonia, pada penelitian ini sensor menghasilkan tegangan yang lebih besar yaitu 316 mV, 468 mV, dan 678 mV sehingga kadar gas yang terukur juga lebih besar yaitu 355 ppm, 1025 ppm dan 2900 ppm. Pada penelitian ini juga telah dibuat alat pemantau pada ammonia dengan pemanfaatan agar mempermudah masyarakat untuk menjaga kerbersian WC. Adapun hasil pengujian sebesar 104 ppm saat terdeteksi gas atau aroma urine.

TINGKAT KEBERHASILAN PENYULUH DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN (STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI TUNGGUL BATU KOTA TARAKAN)

None
2021 · Book · Open Access

Salah satu upaya untuk meningkatkan sumberdaya petani, adalah melalui kegiatan penyuluhan pertanian. Kegiatan penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah lama dilakukan di kelompok-kelompok tani yang tersebar di empat kecamatan yang ada di Kota Tarakan. Sampai saat ini jumlah tenaga penyuluh pertanian di Kota Tarakan masih sangat terbatas, berdasarkan data yang diperoleh dari instansi terkait jumlah PPL yang ada berjumlah 10 orang (Disnaktan Kota Tarakan, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) mendeskripsikan tugas pokok penyuluh pertanian di Kota Tarakan, 2) menganalisa tingkat keberhasilan penyuluh dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan di kelompok tani tunggul batu kota Tarakan. . Metode analisis yang digunakan pada peneltian ini adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Terdapat beberap tugas pokok penyuluh pertanian di kelompok tani Tunggul batu Kota Tarakan yaitu Mengidentifikasi potensi wilayah dan agrosistem serta kebutuhan teknologi dibidang pertanian. Menyusun program penyuluhan pertanian, Menyusun Rencana Kerja Penyuluhan Pertanian (RKPP), Menerapkan metode penyuluhan pertanian, Menyusun materi penyuluhan pertanian, Mengembangkan swadaya dan swakarsa petani, Mengevaluasi dan melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian dan dampaknya. 2) Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan penyuluh dalam melakukan kegiatan penyuluhan di Kelompok Tani Tunggul Batu adalah sangat baik dengan skor sebesar 25.85.

ANALISA UMUR SISA JALAN TERHADAP BEBAN BERLEBIH (OVERLOADING) DAN METODE PERBAIKAN JALAN DI GUNUNG SELATAN KOTA TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar distribusi jasa dan barang dalam kegiatan perekonomian, dan memperlancar konektivitas antar kawasan. Jaringan jalan yang dilalui volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang, dapat menurunkan kualitas dari permukaan jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis umur sisa jalan terhadap beban berlebih (Overloading) serta metode perbaikan jalan. Pada perhitungan ini akan didapat perhitungan umur sisa (Remaining Life) pada ruas jalan, menganalisis umur rencana perkerasan berdasarkan hasil kumulatif ESAL pada masing-masing beban kendaraan serta perhitungan perbaikan jalan menggunakan metode Analisa Komponen dan ASSTHO 1993. Berdasarkan hasil perhitungan umur sisa (remaining life) menunjukkan bahwa setiap tahunnya mengalami penurunan umur rencana yang mana pada kondisi normal umur sisa perkerasan yang direncanakan sejak jalan dibuka hingga tahun ke 5 setelah jalan dibuka adalah sebesar 29,42%. Untuk kondisi alternatif penambahan beban 10%, umur sisa perkerasan mengalami penurunan dari kondisi normal terjadi pada tahun ke empat yang menunjukkan umur sisa bernilai negatif hasil yaitu sebesar – 4,01% . Dari kondisi tersebut diketahui bahwa kosntruksi perkerasan tidak mampu menampung beban berlebih (overloading) sampai dengan umur rencana perkerasan selama 10 tahun. Kebutuhan tebal perkerasan untuk perbaikan (overlay) pada jalan Gunung Selatan dengan menggunakan metode analisa komponen didapat hasil yaitu sebesar 3 cm sedangkan menggunakan AASHTO 1993 didapat hasil yaitu sebesar 3 cm untuk 10 tahun kedepan dengan menggunakan material Laston MS.744. Dari kedua hasil tersebut memperlihatkan bahwa tebal perkerasan yang direncanakan memberikan hasil yang relatif sama, hal ini disebabkan karena metode Analisa Komponen adalah metode AASHTO 1993 yang telah dimodifikasi.

STUDI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV BERDASARKAN INDEKS KEANDALAN SAIDI DAN SAIFI PADA PT.PLN (PERSERO) TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

.ABSTRAK Dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik yang ada di Kota Tarakan harus disertai dengan peningkatan kualitas penyaluran terhadap para pelanggan yakni mampu memberikan aliran energi listrik dengan daya yang mencukupi dan handal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa keandalan sistem distribusi tenaga listrik berdasarkan SAIDI, SAIFI dan parameter keandalan di PT. PLN TARAKAN selama 2 Tahun dari 2018 - 2019. SAIDI Tahun 2018 tertinggi terdapat pada bulan Oktober yaitu sebesar 2,62 jam/plg/bln dan SAIDI terendah pada bulan Januari 0,07 jam/plg/bln. Sedangkan SAIFI pada Tahun 2018 nilai tertinggi pada bulan Februari sebesar 2,51 kali/plg/bln dan SAIFI terendah pada bulan Januari sebesar 0,11 kali/plg/bln. Pada Tahun 2019 SAIDI tertinggi pada bulan Maret yaitu sebesar 8,42 jam/plg/bln dan terendah pada bulan Februari sebesar 0,12 jam/plg/bln. Nilai SAIFI tertinggi juga terdapat pada bulan Maret yaitu sebesar 2,3 kali /plg/bln dan SAIFI terendah tpada bulan Februari sebesar 0,1 kali /plg/bln. Nilai SAIDI dan SAIFI pada Tahun 2018-2019 masih masuk dalam standar SPLN Tarakan Tahun 2018-2019 yaitu 10 jam/plg/bln dan 10 Kali/plg/bln. Tahun 2018 laju kegagalan tertinggi pada bulan Agustus sebesar 12,4 kegagalan dan nilai terendah pada bulan Januari sebanyak 4,1 kegagalan. Sedangkan Tahun 2019 laju kegagalan tertinggi pada bulan Mei sebanyak 10,2 kegagalan dan nilai terendah pada bulan Februari sebanyak 1,7 kegagalan. Laju perbaikan pertahun (U) Tahun 2018 nilai tertinggi pada bulan Agustus sebesar 4.268,80 jam/tahun dan nilai terendah pada bulan Januari sebanyak 412,5 jam/tahun. Sedangkan pada tahun 2019 laju perbaikan pertahun tertinggi pada bulan Maret sebanyak 4.804,90 jam/tahun dan terendah pada bulan Februari sebanyak 70,4 jam/tahun. Nilai laju perbaikan (r) Tahun 2018 tertinggi pada bulan Agustus sebesar 344,26 jam dan nilai terendah pada bulan Januari yaitu 100,61 jam. Sedangkan pada Tahun 2019 laju perbaikan (r) tertinggi pada bulan Maret yaitu 539,88 jam dan terendah pada bulan Februari yaitu 41,45 jam.

ANALISA KAPASITAS PARKIR PADA PELABUHAN TENGKAYU I KOTA TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kebutuhan lahan areal parkir dan kebutuhan ruang parkir kendaraan pada lahan parkir di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan. Kegiatan penelitian ini dimulai pada bulan Januari 2020 selama seminggu, lokasi penelitian di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil analisis karakteristik parkir maka didapatkan hasil seperti, Volume parkir tertinggi selama 10 jam pengamatan untuk kendaraan roda dua sebesar 1507 kendaraan, sedangkan kendaraan roda empat sebesar 843 kendaraan, Akumulasi parkir tertinggi kendaraan roda dua sebanyak 70 kendaraan yang terjadi pada rentang waktu 11.00 s/d 12.00, sedangkan kendaraan roda empat sebesar 38 kendaraan terjadi pada rentang waktu 13.00 s/d 14.00, durasi parkir rata-rata tertinggi untuk kendaraan roda dua sebesar 39,66 Jam/Kendaraan, sedangkan kendaraan roda empat sebesar 22,25 Jam/Kendaraan, Tingkat pergantian parkir untuk kendaraan roda dua adalah sebesar 1 dan kendaraan roda empat sebesar 4, Indeks parkir untuk kendaraan roda dua adalah sebesar 35% dan kendaraan roda empat sebesar 95%, Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ruang parkir untuk kendaraan roda dua adalah sebesar 119 petak, menunjukkan bahwa kapasitas ruang parkir kendaraan roda dua masih bisa menampung pengunjung untuk kendaraan roda empat adalah sebesar 39 menunjukkan bahwa kapasitas ruang parkir kendaraan roda empat masih bisa menampung pengunjung

PERANCANGAN SENSOR COS Φ UNTUK MONITORING SEGITIGA DAYA PADA JARINGAN 1 FASA

None
2021 · Book · Open Access

.Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan dan berperan penting di lingkungan masyarakat. Banyak peralatan yang membutuhkan energi listrik untuk mengoperasikannya, baik dalam skala rumah tangga maupun industri. Dengan demikian, kualitas pasokan energi listrik sangat penting untuk diketahui. Pada segitiga daya, faktor yang mempengaruhi kualitas energi listrik itu adalah tegangan, arus dan faktor daya (cos phi). Segitiga daya merupakan segitiga yang menggambarkan hubungan matematik antara tipe-tipe daya yang berbeda yaitu daya aktif (Watt), daya reaktif (Var) dan daya semu (VA). Pada segitiga daya perbandingan antara daya aktif dan daya semu adalah faktor daya, disini faktor daya berpengaruh untuk mengetahui nilai segitiga daya. Untuk itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat melakukan pengukuran nilai faktor daya. Dalam penelitian ini penulis merancang sebuah sistem yang dapat digunakan untuk memonitoring cos phi dan segitiga daya pada jaringan 1 fasa. Adapun metode yang dilakukan ialah melakukan perancangan program sensor cos phi dan melakukan perancangan sistem monitoring segitiga daya. Beban yang digunakan yakni beban induktif 1.7 H dengan variasi penambahan hingga 6 buah beban resistif 920 Ohm yang dihubung paralel. Sehingga pada rancangan sistem monitoring ini berhasil melakukan pengukuran dengan hasil error rata-rata daya semu 2.08%, daya aktif 2.44%, daya reaktif 0.64% dan cos φ 0.43%.

PERANCANGAN INSTALASI PENERANGAN PADA GEDUNG LABORATORIUM DAN PERKULIAHAN TERPADU UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

.Listrik memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Semakin bertambahnya jumlah penduduk maka semakin besar pula energi listrik yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini bisa kita lihat dari kehidupan sehari-hari, hampir setiap bangunan membutuhkan energi listrik seperti sekolah atau kampus, perkantoran, rumah sakit, hotel, dan sebagainya. Dalam oprasionalnya, gedung-gedung bertingkat tersebut pasti memerlukan sistem perancangan instalasi penerangan yang baik dan berkualitas. Instalasi penerangan merupakan suatu instalasi listrik yang bebannya merupakan komponen penerangan. Rangkaian instalasi penerangan terdiri dari beberapa komponen listrik yang saling terhubung dari sumber listrik ke beban yang terletak pada suatu tempat atau ruangan tertentu. Instalasi penerangan umumnya dirangkai dari beberapa titik cahaya sehingga dapat terbentuk suatu sistem yang mempunyai fungsi untuk menerangi suatu tempat. Untuk merancang suatu sistem rangkaian untuk instalasi penerangan, kita harus mempunyai rencana pemasangan sehingga mempunyai acuan dalam pemasangan instalasi tersebut. Selain itu suatu instalasi penerangan dapat berfungsi dengan baik dan aman apabila memenuhi syarat pemilihan pengaman dan juga penghantar. Maka dari itu, seorang perencana haruslah memahami betul peraturan-peraturan yang berlaku untuk setiap pemasangan instalasi listrik khususnya pada instalasi penerangan. Untuk mengetahui persyaratan umum instalasi listrik agar dapat merancang suatu rangkaian yang aman dan baik, dapat berpedoman pada standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2000.

Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Dan Pendapatan Nelayan Pukat Kurau (Bottom Gill Net) Di Beringin Kota Tarakan

NUR ARIPAWATI
2021 · Book · Open Access

Masyarakat di Beringin sebagian besar bekerja sebagai nelayan alat tangkap diantaranya yaitu alat tangkap pukat kurau (Bottom gill net). Nelayan pukat kurau melakukan usaha penangkapan masih jarang menghitung secara rinci biaya yang diterima pada saat melakukan produski sehingga keuntungan yang dihasilkan tidak diketahui. Selain itu, Nelayan memilih pukat kurau karena harga produksi yang relatif murah, dan bahan-bahan yang mudah di dapat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keramahan lingkungan dan pendapatan nelayan pukat kurau (bottom gill net) di Beringin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel dan pengumpulan data menggunakan pendekatan observasi yaitu melakukan pengamatan terhadap hasil tangkapan utama nelayan pukat kurau yaitu ikan kurau dan hasil tangkapan sampingan nelayan pukat kurau yaitu ikan kakap merah, ikan arut, ikan tenggiri, serta menggunakan pendekatan survei yaitu teknik wawancara tingkat keramahan lingkungan nelayan pukat kurau. Hasil analisis tingkat keramahan lingkungan yang diperoleh yaitu 29.9 skor dan termasuk dalam kategori alat tangkap yang sangat ramah lingkungan, dengan hasil analisis pendapatan nelayan pukat kurau menghasilkan keuntungan per bulan sebesar Rp. Rp 31,244,380 dan menghasilkan nilai B/C ratio pada nelayan pukat kurau lebih dari 1 sehingga alat tangkap ini menghasilkan keuntungan dan layak untuk dijalankan.

PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DHT (DRY HEAT TREATMENT) DAN KOMBINASI PERENDAMAN BENIH DENGAN VARIASI KONSENTRASI NACLO DALAM UPAYA MENJAGA KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BENIH CABAI

None
2021 · Book · Open Access

PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DHT (Dry Heat Treatment) DAN KOMBINASI PERENDAMAN BENIH DENGAN VARIASI KONSENTRASI NaClO DALAM UPAYA MENJAGA KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BENIH CABAI Abstrak Cabai (Capsicum annum L) merupakan salah satu produk hortikultura yang sangat penting di Indonesia. Produksi cabai di kota Tarakan pada tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2015. Namun, kurangnya pengetahuan petani dalam upaya menjaga kualitas dan daya simpan benih cabai mandiri membuat petani harus mengeluarkan biaya lebih dalam memenuhi kebutuhan bercocok tanam. Penerapan Dry Heat Treatment (DHT) dan Penggunaan Natrium Hipoklorit NaClO dapat meningkatkan vigor dan viabilitas benih sehingga memperkecil laju kemunduran mutu benih. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi perlakuan NaClO dan DHT yang dapat menghasilkan benih yang terlindungi mutu dan kualitasnya selama masa simpan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2020 sampai dengan juli 2020 di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan, metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 64 unit percobaan dan setiap unit terdiri dari 10 sampel. Hasil penelitian menunjukkan pada parameter perkecambahan perlakuan NaClO control (N0), 1% (N1) tidak berbeda nyata dibandingkan perlakuan NaClO 1% (N1), 3% (N2), dan 5% (N3). Pareameter vegetatif benih menunjukan bahwa kombinasi perlakuan NaClO dan DHT menunjukan data tertinggi panjang akar yaitu N1D1 (kombinasi 1% NaClO dan 50�C selama 72 jam), pada parameter tinggi batang yaitu N1D1 (kombinasi 1% NaClO dan 50�C selama 72 jam), pada parameter jumlah daun yaitu N2D1 (kombinasi 1% NaClO dan 60�C selama 72 jam). data paling rendah ditunjukan pada kombinasi perlakuan D3 (70�C selama 72 jam) terhadap semua perlakuan NaClO semua taraf, sehingga di dapatkan beberapa kesimpulan yaitu, Perlakuan NaClO semua taraf menujukan tidak berbeda nyata untuk semua sampel, perlakuan DHT terbaik yaitu pada taraf 50�C selama 72 jam (D1), kombinasi perlakuan terbaik untuk parameter perkecambahan yaitu N0D0 dan N0D1, kombinasi perlakuan terbaik untuk parameter vegetatif panjang akar dan tinggi batang adalah pada perlakuan N1D1, sedangkan untuk Jumlah daun pada kombinasi perlakuan N2D1.

PENGGUNAAN METODE PULSE WITDH MODULATION (PWM) UNTUK MENGATUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA

None
2021 · Book · Open Access

.PENGGUNAAN METODE PULSE WITDH MODULATION (PWM) UNTUK MENGATUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA ABSTRAK Motor induksi 3 fasa secara umum diterapkan sebagai konversi untuk menjalankan alat-alat tertentu atau secara umum membantu manusia dalam melakukan tugasnya sehari-hari. Meskipun memiliki banyak keunggulan, motor induksi juga mempunyai kelemahan antara lain, motor ini bersifat tidak linier, sehingga rumit dalam melakukan pengaturan kecepatan dan torsi. Untuk melakukan pengendali motor induksi 3 fasa diperlukan adanya sebuah inverter. Inverter merupakan rangkaian Elektronika daya yang digunakan untuk mengkonversikan tegangan searah menjadi tegangan bolak-balik. Inverter yang dirancang pada penelitian memiliki bentuk gelombang Square wave. Dapat mengontrol keluaran inverter dengan masukkan PWM. Dengan kemampuan inverter mengoperasikan motor tiga fasa dengan pemberian nilai torsi 0.00 sampai 0.1 kg/s dengan dutycycle 100-80%.

STUDI POTENSI TERJADINYA PELUAPAN ALIRAN PADA SUNGAI KAMPUNG BUGIS DAN SUNGAI MAHAKAM KAMPUNG EMPAT KOTA TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Sungai-sungai yang ada di wilayah Tarakan saat musim penghujan tiba di beberapa titik mengalami peluapan aliran, dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi, limbah rumah tangga dan pendangkalan sungai (Sedimentasi). Pada Sungai Kampung Bugis dan Sungai Mahakam Kampung Empat saat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi serta durasi waktu yang cukup lama, pada kedua sungai ini sering terjadi peluapan aliran. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi terjadinya peluapan aliran dan faktor penyebab terjadinya peluapan aliran pada Sungai Kampung Bugis dan Sungai Mahakam Kampung Empat dengan menggunakan software HEC-RAS. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi dengan software HEC-RAS di sungai Mahakam Kampung Empat pada 10 Stasiun (STA) yang dianalisis diperoleh debit maksimum dengan nilai (QAliran+Q100th) = 34,18 m3/dtk dan (QSaluran) = 92,89 m3/dtk. Dari hasil tersebut didapatkan perbandingan bahwa (QAliran+Q100th) (QSaluran) yang berarti saluran dapat menampung debit yang mengalir, tetapi masih terjadi potensi peluapan aliran pada waktu pasang dan hujan. Sedangkan di sungai Kampung Bugis pada 10 Stasiun (STA) yang dianalisis diperoleh debit maksimum dengan nilai (QAliran+Q100th) = 51,44 m3/dtk dan (QSaluran) = 41,58 m3/dtk. Dari hasil tersebut didapatkan perbandingan bahwa (QAliran+Q100th) > (QSaluran) yang berarti saluran tidak dapat menampung debit yang mengalir. Adapun faktor terjadi peluapan aliran dikarenakan adanya sedimentasi di sepanjang alur sungai dan curah hujan yang cukup tinggi.

TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KINERJA PELAYANAN PARKIR SEPEDA MOTOR ( STUDI KASUS PADA GUSHER PLAZA TARAKAN)

None
2021 · Book · Open Access

Abstrak pelayanan parker di gusher plaza terhadap para pelanggan parker. Perlunya dilakukan kajian di gusher plaza mengacu dari latar belakang yang diangkat salah satunya mengenai keamanan dan kenyamanan stelahnya akan di lakukan, Analisa Distribusi Frekuensi, Deskriptif Kualitatif, Analisa IPA (Immportance-Performance Analysis) dan menggunakan satu metode lagi yaitu metode QFD (Quality Function Deployment). Meliputi luasan ruang parkir memadai sesuai jenis transportasi, Kesiapan petugas keamanan, Lokasi berjalan menuju area parker, kesesuaian tarif parkir dengan jenis kendaraan, tarif parkir berlaku flat/sama untuk semua area parkir yang ada, tarif parkir sesuai jenis kendaraan berlaku sama dengan tarif parkir di tempat lain atau diluar area pasar, tarif parkir sesuai jenis kendaraan yang berlaku relatif lebih rendah dibanding tarif parkir di tempat lain atau diluar area pasar, ada / tersedianya rambu pengaturan tempat parkir sesuai jenis kendaraan.

STUDI PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SKORING DAN PEMBOBOTAN PADA DAERAH KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

.Banjir merupakan salah satu dari bencana alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Kota Tarakan salah satu daerah di wilayah provinsi Kalimantan Utara yang beberapa daerahnya masuk dalam kategori rawan bencana, terutama bencana banjir. Daerah rawan banjir tersebut antara lain di Kecamatan Tarakan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan daerah yang terdampak rawan banjir dan mengetahui pemetaan daerah rawan banjir dengan pemanfaatan data penginderaan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan antara parameter-parameter faktor kerawanan banjir. Setiap parameter akan dilakukan proses penilaian dengan pemberian bobot dan skor sesuai dengan pengklasifikasian masing-masing, yang kemudian dilakukan overlay menggunakan software SIG. Hasil yang diperoleh berupa peta rawan banjir dimana daerah rawan banjir tejadi di hampir seluruh bagian barat daerah kecamatan Tarakan Barat dengan rincian 0.229 km2 (30%) kategori sangat rawan, 0.132 km2 (17%) kategori rawan, 0.146 km2 (19%) kategori cukup rawan, dan 0.253 km2 (33%) kategori tidak rawan. Pemetaan dengan pemanfaatan data penginderaan jarak jauh maka didapatkan faktor utama yang menjadi penyebab kerawanan banjir. Karena selain memiliki bobot yang besar, sebaran kemiringan mencapai 0–3% kategori datar dan 3-8% kategori berombak yang sebagian besar adalah dataran rendah.

PERAN PENYULUH DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNSI DI WILAYAH PERBATASAN KECAMATAN SEBATIK TIMUR PROVINSI KALIMANTAN UTARA

None
2021 · Book · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab dua pertanyaan. Pertama, bagaimana pengembangan agribisnis di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara ? Kedua, bagaimana peran penyuluh dalam pengembangan agribinsis di wilayah Perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara ?. Skripsi ini merupakan Penelitian survei, menggunakan responden yang dipilih menggunakan sampling kuota dengan memilih 43 responden dari kelompok tani yang terpilih sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data di analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif agribinsis di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantaan Utara, memiliki tiga komoditas unggulan yaitu padi, kelapa sawit dan kakao. Ketiga komoditas unggulan tersebut memiliki empat subsistem agribisnis diantaranya: subsistem hulu, subsistem on-farm, subsistem hilir dan subsistem penunjang. Berdasarkan hasil analisis peran penyuluh dalam pengembangan agribisnis di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara dikategorikan sudah berperan dalam menjalankan tuganya sebagai motivator, edukator, katalisator, organisator, komunikator dan advistor. Dari keenam peran penyuluh, penyuluh sebagai katalisator merupakan peran tertinggi dalam pengembangan agribisnis di wilayah Perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara.

ANALISIS KINERJA TERMNAL BOOM PANJANG KOTA TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

ANALISIS KINERJA TERMINAL BOOM PANJANG KOTA TARAKAN ABSTRAK Kota Tarakan adalah sebuah kota di Kalimantan Utara, dan akan terus bertambah jumlah penduduknya. Dikota Tarakan bekembang layanana transportasi berbasis jaringan (transportasi daring). Hal ini menyebabkan layanan angkutan umum yang bersifat konvensional semakin terdesak dan dapat dikatakan hamper mengalami “kematian”. Di kota Tarakan angkutan umum penumpang diatur dalam Peraturan Daerah Kota Tarakan No 21 Tahun 2002 tentang Perizinan Angkutan Jalan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui fasilitas Terminal Boom Panjang terhadap kesesuaian dengan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2015, Serta mengetahui tingkat kinerja dari fasilitas Terminal Boom Panjang agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengguna jasa dengan menggunakan House Of Quality (HOQ) dalam metode QFD. Dari hasil analisis kuadran (IPA) yang dimasukkan fedalam rumah kualitas House Of Quality (QFD) adalah atribut berada pada (kuadran A), Dan hasil analisis QFD yang terlebi dahulu dilaksanakan yaitu memperbaiki fasilitas-fasilitas terminal nilai Absolute Weight Importance 771,4, dan Weight Importance dengan presentase 66,7 %, Selanjutnya respon teknis melengkapi dan memberi rambu petunjuk di area sekitar terminal dengan nilai Absolute Weight Importance 257,1 dan Weight Importance dengan presentase 22,2 %, Yang terakhir adalah respon teknis menyediakan papan informasi khusus jadwal keberangkatan dengan nilai Absolute Weight Importance 128,6 dan Weight Importance dengan presentase 11,1 %. Denga menggunakan aplikasi SPSS versi 2.4 dan Microsoft excel (QFD)

KARAKTERISITIK KUAT TEKAN CAMPURAN PASIR PANTAI DAN PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK

None
2021 · Book · Open Access

Pembuatan paving block pada umumnya terdiri dari Portland Semen, Pasir dan air dengan perbandingan tertentu. Pada penelitian ini penulis membuatnya dengan limbah botol plastik jenis PET yang dicampurkan dengan pasir pantai dan kemudian dicetak dan dibentuk paving block. Komposisi bahan pembuat paving block mempunyai 3 tipe. Dengan komposisi campuranya 0.25 kg Pasir : 1 kg Plastik; Tipe 2 = 0.5 kg Pasir : 1 kg Plastik; tipe 3 = 0.75 kg Pasir : 1 kg Plastik. Paving block Tipe 1kuat tekan rata-ratanya sebesar 20,15 kg/cm2, Hal ini berarti paving block Tipe 1 tidak termasuk kelas mutu yang dapat digunakan. Paving block dengan Tipe 2 kuat tekan rata-ratanya sebesar 21,26 kg/cm2, Hal ini berarti paving block Tipe 2 tidak termasuk kelas mutu yang dapat digunakan. Paving block dengan Tipe 3 mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 87,50 kg/cm2, maka dapat dikatakan bahwa paving block dengan Tipe 3 termasuk kelas mutu D yang dapat digunakan untuk taman kota karena tekanan minumnya untuk taman kota sebesar 80 kg/cm2. Secara keseluruhan diantara ketiga Tipe tersebut, Paving block yang karaktersitik kuat tekannya termasuk ke dalam kelas mutu hanya ada pada Tipe 3.