SAHIDA
2021 · Book · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang dilakukan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Peran bidan selain memberikan asuhan komprehensif tetapi juga harus meningkatkan kemampuan serta keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan yang baik mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana. Asuhan kehamilan dilakukan kunjungan sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 34 minggu 4 hari dan 37 minggu, dengan HPHT 20 Agustus 2020 dan Tafsiran partus 27 Mei 2021. Selama kunjungan ibu mengeluh pada kunjungan terakhir, yaitu nyeri bagian pinggang. Asuhan persalinan 22 Mei 2021 pukul 08:10 ibu datang ke Puskesmas dengan keluhan perut kencang-kencang serta keluar darah bercampur lendir, dilakukan pemeriksaan dalam dengan hasil pembukaan VT 5 cm, pukul 09:10 pembukaan 10 cm, pukul 09:11 ketuban pecah jernih dilakukan bimbingan meneran. Bayi lahir pada jam 09:41 WITA , JK : perempuan BB : 3000 gram, PB : 47 cm, bayi menangis kuat, tidak ada tanda tanda kelainan pada bayi, kemudian dilakukan perawatan bayi baru lahir. Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan 6 jam yang lalu. Masa nifas berjalan dengan fisiologis, bayi tampak sehat ASI lancar telah dilakukan IMD dan mengajarkan ibu menyusui dengan benar serta mengajarkan ibu perawatan payudara. Dari hasil pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan bbl dalam keadaan normal tidak terjadi kesenjangan.
SANTI WINARNI
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Kejang demam merupakan kejang yang terjadi pada suhu badan tinggi diatas 38°C. Berdasarkan data Medical Record Rumah Sakit Umum Kota Tarakan terdapat 135 kasus kejadian kejang demam. Tujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan kejang demam kompleks. Metode penulisan dengan deskritif tipe studi kasus yaitu dengan mengunakan lima langkah proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi pemeriksaan fisik dokumentasi dan studi kepustakaan. Diagnosa keperawatan yang di dapatkan pada An. J adalah hipertermi berhubungan dengan proses penyakit, bersihan jalan napas tidak efektif berhubunga dengan penumpukan sputum, defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan, gangguan pola tidur berhubungan dengan kontrol tidur. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah di susun berdasarkan prioritas masalah maka penulis menemukan semua masalah diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan.
AYUMI
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Ketoasidosis diabetik ( KAD) adalah keadaan dekompensasi metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia, asidosis dan ketosis yang terjadi krena kelainan skreksi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Metode penulis deskriptif yaitu studi kasus melalui teknik pengumpulan data, wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi dan studi kepustakaan. Dengan mengunakan pendekatan proses keperawatan keperawatan yang meliputi langkah-langkah pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Diagnosa yang didapatkan pada Tn. T adalah ketidak stabilan gulkosa dalam darah behubungan dengan resistensi insulin, nyeri akut berhubungan dengan angen pecedra fisiologis, ganguan intergitas kulit behubungan dengan perubahan sirkulasi, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan musculoskletal Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah maka penulis menemukan semua masalah diagnosa keperawatan dapat teratasi.penulis mampu melakukan asuhan keperawatan secara komprehensif, menemukan faktor pendukung, penghambat dan menemuan kesenjangan teori dan kasus.
ANDI FITRIANI RIZKI
2021 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada pada PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pengambilan sampel yaitu sampel jenuh dengan populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan pada perusahaan PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menujukan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Borneo Sarana Teknik Tarakan artinya karyawan telah mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi tanggung jawabnya dalam perusahaan tersebut, karyawam dengan sendirinya akan menaati semua peraturan yang telah diberlakukan oleh perusahaan dengan begitu secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja karyawan didalam perusahaan, yaitu dengan adanya kesadaran dalam diri karyawan tentang apa yang telah menjadi tanggung jawabnya didalam perusahaan yang tercermin pada sikap disiplinnya. Variabel motivasi juga berpengaruh positif pada kinerja karyawan artinya dengan adanya keinginan yang tinggi yang dimiliki oleh seorang individu dalam hal melakukan pekerjaannya dalam bertindak sesuai dengan kepuassan yang diberikan perusahaan kepada individu tersebut dalam hal untuk meningkatkan motivasi yang dimilikinya, dengan begitu akan mudah untuk individu dalam meningkatkan kinerjanya ketika melakukan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan.
NUR HIKMA
2021 · Book · Open Access
COMPREHENSIVE MIDWIFE CARE NY. A At PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS Abstract Maternal mortality rate (MMR) is an important indicator to see the health problems of a nation. Applying Comprehensive Midwifery Care to Mrs. A during pregnancy, childbirth, postpartum and neonate using a midwifery management approach. Midwifery care was given to Mrs. A is to carry out pregnancy care 2 times, yes at 40 weeks of gestation by providing a standard 10T. During the pregnancy visit, the mother had complaints of pain in the waist and frequent urination. Childbirth care was carried out on March 22, 2021 with complaints of tight stomach and blood mucus coming out of the way. The labor process lasted for 4 hours, 1 hour 45 minutes in the 1st stage, 5 minutes in the second stage, 5 minutes in the third stage, 2 hours 10 minutes in stage IV. Mrs. A progresses normally at stage I, II, III. While in the fourth stage there is bleeding caused by soft uterine contractions of atony ute puerperal period Ny. A walked normally on March 22, 2021. Vital signs, involution process, uterine fundal height, uterine contractions, lactation process and lochea discharge, during the puerperium were physiological. The care for newborns was carried out at the age of 3 hours with a ttv examination, physical examination, and anthropometric examination. The baby was born spontaneously, the sex is female, the baby’s weight is 3.400 grams, and the length is 51 cm, has done IMI without compications and abnormalities. Based on comprehensive midwifery care of Mrs. A, it can be concluded that there are no complications and gaps between theory and practice of midwifery care in Ny. A in stage I,II,III. Meanwhile, in the fourth stage, there ware complications and gaps between theory and practice of midwifery care for Ny. A Keywords : Midwifery Care, Childbirth, Newborn, postpartum.
RAHMI FADILA
2021 · Book · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif merupakan suatu upaya untuk pelayanan kebidanan yang diberikan kepada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir, masa nifas dan keluarga berencana untuk upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal melalui pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan kebidanan. Maka diperlukan pelayanan kebidanan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara menyeluruh. Tujuan adalah Menetapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. L pada masa hamil, bersalin, nifas, neonatus, dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Pengkajian dilakukan pada Ny. L G3P2A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 1 kali pada usia kehamilan 39 minggu. Asuhan persalinan yaitu tepat pada tanggal 13 Maret 2021, pukul 11.00 WITA umur kehamilan 39 minggu. Kala I dilakukan rujukan di klinik utama carsa dengan anemia ringan. Kunjungan bayi baru lahir dilakukan sejak 3 hari setalah lahir. Hasil kunjungan bayi lahir dengan berat badan 2300 gram, spontan tidak ditemukan komlikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi melakukan IMD, berat badan bayi meningkat usia 3 hari menjadi 2450 gram. Setalah melakukan asuhan komprehensif pada Ny. L. Masa nifas Ny. L berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 3 hari dimulai tanggal 16 Maret 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Setelah melakukan asuhan komprehensif pada Ny. L di dapatkan hasil bawa terjadi kesenjangan asuhan persalinan dengan hasil dan teori.
RIYAN TITOPANI GUMANTI
2021 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kepemimpinan, penghargaan dan hukuman terhadap kinerja karyawan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk KC dan KCP Simpang Tiga Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode angket atau kuesioner. Pengaruh secara parsial diperoleh hasil yaitu teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 132 karyawan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS ditemukan kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja, penghargaan berpengaruh positif terhadap kinerja, dan hukuman berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.
RESKI ASHARI
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. T DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS ABSTRAK Data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Kalimantan Utara Angka Kematian Ibu AKI kota Tarakan pada tahun 2016 mencapai 4 kasus kematian itu terjadi baik saat proses persalinan, melahirkan termasuk pasca melahirkan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena kesehatan ibu. Oleh karena itu, salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny. T di Puskesmas Gunung lingkas dengan menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Dalam pengkajian ini, penulis menggunakan Metode asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 2 kali kunjungan meliputi, 2 kali kunjungan pada trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 1 kali kunjungan yang meliputi, 6 jam post partum, hingga bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan pada 0-3 jam. Ny.T. Selama masa kehamilan dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi tidak mengalami ikterus dan berjalan dengan normal. Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan.
RIANY FIRSHA AULIA
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.N DI PUSKESMAS KARANG REJO ABSTRAK Data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Kalimantan Utara Angka Kematian Ibu AKI kota Tarakan pada tahun 2016 mencapai 4 kasus kematian itu terjadi baik saat proses persalinan, melahirkan termasuk pasca melahirkan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena kesehatan ibu. Oleh karena itu, salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny.N di Puskesmas Karang Rejo Tarakan, dengan menggunakan metode pendokumentasian menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Dalam pengkajian ini, penulis menggunakan Metode asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 2 kali kunjungan meliputi, 2 kali kunjungan pada trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 1 kali kunjungan yang meliputi, 6 jam post partum, hingga bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan pada 0-3 jam Ny. N Selama masa kehamilan dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi tidak mengalami ikterus dan berjalan dengan normal. Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan.
AJI RIZQI THOYYIBAN SUBACHRI
2021 · Book · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan. Peran Bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir. Tujuan pengkajian ini dilakukan untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny. N dengan standar pelayanan sejak hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan menggunakan metode SOAP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Pengumpulan data menggunakan instrument penelitian dengan kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup. Hasil dari pengkajian yang dilakukan terhadap Ny. N G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu 1 hari dan pada usia kehamilam 37 minggu 1 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 17 Mei 2021, pukul 21.19 WITA. Umur kehamilan 38 minggu. Kala 1 berlangsung selama 2 jam 30 menit, kala II berlangsung 30 menit, Kala III berlangsung selama 7 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. N berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 17 Mei 2021. Pada asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan dan tidak teridentifikasi adanya masalah. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan dan tanpa ada identifikasi masalah apapun. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 3 jam. Bayi lahir berjenis kelamin peremuan dengan berat badan 2800 gram normal, panjang badan 47 Cm spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Kesimpulan yang didapatkan tidak ditemukannya kesenjangan antara teori dengan hasil kasus yang didapatkan selama pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif.
NURLINA
2021 · Book · Open Access
Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan yang terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhsn Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan di mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh sebagai pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. S G2P1A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 37 minggu dan pada usia 37 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yang tepat pada tanggal 26 april 2021, pada pukul 06.30 WITA. Umue kehamilan 37 minggu 4 hari. Kala II berlangsung selama 30 menit, kala III berlangsung selama 15 menit dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. S berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam pada tanggal 26 april 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan 1 jam setelah lahir sampai 3 jam. Bayi baru lahir dengan berat badan 3.300 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongential, bayi juga melakukan IMD.
NURUL AULIA AELISA
2021 · Book · Open Access
Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan asuhan kebidanan komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Oleh karena itu asuhan komprehensif yang dilakukan pada Ny. M G4P3A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 35 minggu 3 hari dan pada usia 36 minggu 3 hari . Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tangga 28 April 2021, pukul 12.43 WITA. Umur kehamilan 38 minggu 5 hari. Kala I berlangsung selama 2 jam 41 menit kala II berlangsung selama 3 menit. Kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pada kala I, II, III, IV tidak ditemukan adanya kesenjangan berjalan dengan normal. Masa nifas Ny. M berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam dimulai tanggal 28 April 2021. Pada asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan dan tidak teridentifikasi adanya masalah. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis tidak ditemukan adanya kesenjangan. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan dan tanpa ada identifikasi masalah apapun, dan dilakukan menjaga kehangatan bayi, melakukan IMD dan melakukan imunisasi awal yaitu HBO. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 3 jam. Bayi lahir berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 3000 gram normal, panjang badan 52 cm spontan, tidak diitemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital bayi juga melakukan IMD dan tidak ditemukan adanya kesenjangan.
HADRHATUL MAULIDIA ZUHRI
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS SEBENGKOK Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan kepada klien bayi baru lahir, bayi, balita dan anak prasekolah, remaja, masa sebelum hamil, masa kehamilan, masa persalinan ,masa pasca keguguran, masa nifas, masa antara, masa klimakterium, pelayanan keluarga berencana, pelayanan kesehatan reproduksi dan seksualitas perempuan. Bidan diharapkan mampu memberikan pelayanan secara komperehensif yang berkualitas sesuai dengan Standar Asuhan Kebidanan. Asuhan Komprehensif diberikan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny.S adalah melakukan asuhan kehamilan sebanyak dua kali yaitu pada usia kehamilan 39 minggu 6 hari dan 40 minggu 5 hari dengan memberikan asuhan standar 10 T. Pada kedua kunjungan tersebut, klien tidak merasakan adanya keluhan. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 6 April 2021 dengan keluhan perut terasa kencang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Proses persalinan berlangsung 4 jam pada kala I, 15 menit pada kala II , 11 menit pada kala III, dan 2 jam pada kala IV. Persalinan pada Ny.S berlangsung normal dan tidak ada penyulit. Asuhan nifas dilakukan pada 3 hari postpartum dengan memeriksa keadaan fisik dan memberikan konseling pada ibu. Pada asuhan nifas, didapatkan hasil yang normal. Asuhan pada bayi baru lahir diberikan pada usia 2 jam dengan dilakukan pemeriksaan ttv, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan antorpometri. Bayi lahir dengan spontan, jenis kelamin perempuan, berat badan bayi 3300 gram dan panjang 49 cm, telah melakukan IMD, tidak ada komplikasi dan kelainan. Kemudian telah dilakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada Ny.S dengan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan Asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. S, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya penyulit dan kesenjangan antara teori dengan praktik asuhan kebidanan pada Ny.S.
ANDI LITA
2021 · Book · Open Access
AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi indonesia, dari penyebab langsung hingga tidak langsungnya. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan pelayanan sesuai standar kebidanan, dan bidan memberikan asuhan pelayanan kebidanan yang komprehensif. Tujuannya adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif sejak masa kehamilan hingga bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Metode yang digunakan adalah melakukan asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 4 kali kunjungan meliputi, 1 kali kunjungan pada trimester I, 1 kali kunjungan di trimester II, dan 2 kali kunjungan di trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 4 kali kunjungan yang meliputi, 6-8 jam, 6 hari, 2 minggu dan 6 minggu post partum hingga bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan pada 6-48 jam, 3-7 hari dan 8-28 hari. Asuhan komprehensif mampu berlangsung dengan baik jika ada kerjasama bidan dengan klien, bidan dengan tenaga kesehatan yang lain serta bidan dengan Dinas Kesehatan/Pemerintah. Diharapkan dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif masalah sejak masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir mampu segera diidentifikasi, didiagnosa dan dilakukan penanganan sehingga masalah yang terjadi segera diatasi. Sehingga mampu mengurangi resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Asuhan yang diberikan berlangsung dengan baik, diharapkan bidan dengan tenaga kesehatan meningkatkan fasilitas pelayanan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dan institusi peningkatan kualitas pendidikan sehingga dapat menghasilkan bidan yang berkualitas.
ALDA ULANDARI
2021 · Book · Open Access
Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan yang terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. R G5P3A1 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 37 minggu 4 hari dan pada usia kehamilan 38 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 13 April 2021, pukul 05.30 WITA. Umur kehamilan 39 minggu 2 hari. Kala II berlangsung selama 30 menit, kala III berlangsung selama 15 menit dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. R berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam pada tanggal 13 April 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan 1 jam setelah lahir sampai 3 jam. Bayi baru lahir dengan berat badan 2600 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongential, bayi juga melakukan IMD.
IDUL DAHLIA
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. H DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka kematian ibu serta bayi di dalam suatu wilayah dengan pemberian asuhan secara berkelanjutan dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan masa nifas. Tujuan dari laporan ini ialah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H dari masa kehamilan, bersalin, bayi baru lahir, serta nifas sesuai standar yang ditetapkan dengan pendokumentasian menggunakan metode SOAP. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan pengkajian langsung kepada pasien, serta metode ceramah dalam memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. H G5P4A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu dan pada usia kehamilam 38 minggu 1 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 11 April 2021, pukul 20.00 WITA. Umur kehamilan 40 minggu 4 hari. Kala 1 berlangsung selama 7 jam 30 menit, kala II berlangsung 10 menit, Kala III berlangsung selama 14 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. H berjalan dengan normal pada kunjungan 1 hari pada tanggal 12 April 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan adalah 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan panjang badan 50 cm, berat badan 3.100 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Dari uraian diatas, didapatkan hasil ibu dan bayi dalam keadaan normal dan tidak terjadi kesenjangan antara teori dan praktik. Asuhan kebidanan secara komprehensif yang diberikan oleh bidan menjadi salah satu cara untuk mendeteksi dini resiko serta komplikasi yang mungkin terjadi sehingga dapat dihindari. COMPREHENSIVE MIDWIFE CARE IN Mrs. H IN SEBENGKOK PUBLIC HEALTH CENTER IN TARAKAN CITY Abstract Comprehensive midwifery care is one of the efforts to reduce maternal and infant mortality in an area by providing continuous care from pregnancy, childbirth, new-borns, and the puerperium. The purpose of this report is to provide comprehensive midwifery care for Mrs H from the period of pregnancy, childbirth, new-born, and postpartum according to the standards set by documentation using the SOAP method. The methods used in data collection are interviews and direct assessment of patients, as well as the lecture method in providing communication, information, and education. The study was conducted on Mrs H G5P4A0 which is to conduct Antenatal Care visits 2 times at 36 weeks of gestation and at 38 weeks of 1 day of gestation. The care carried out in childbirth is on April 11, 2021, at 20.00 WITA. 40 weeks 4 days of gestation. Stage 1 lasts 7 hours 30 minutes, Stage II lasts 10 minutes, Stage III lasts 14 minutes, and Stage IV lasts 2 hours. Mrs H walked normally on a 1-day visit on April 12, 2021. Vital signs, involution process, uterine fundal height, uterine contractions, lactation process, and discharge of lochia, during the puerperium were physiological. Observations on new-borns were carried out 2 hours after the baby was born. The baby was born with a body length of 50 cm, normal weight 3.100 grams, spontaneous, no complications were found, no congenital abnormalities, the baby also had an IMD. From the description above, the results of the mother and baby are normal and there is no gap between theory and practice. Comprehensive midwifery care provided by midwives is one way to detect early risks and complications that may occur so that they can be avoided.
MARDYANA
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.L DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan asuhan kebidanan komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. L G4P3A0 yaitu melakukan antenatal care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu dan pada usia kehamilan 37 minggu 6 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 13 april 2021, pukul 15.30 WITA umur kehamilan 38 minggu. Kala I berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung selama 20 menit, kala III berlangsung kurang lebih selama 10 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. L berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam dan 6 jam pos partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3,285 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD.
DESYCA WIDIYA NINGRUM
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS KARANG REJO Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif adalah suatu pemeriksaan yang diberikan secara lengkap dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup pemeriksaan berkesinambungan diataran Asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Tujuannya untuk menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny.S pada masa hamil, bersalin, nifas dan neonatus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. S G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 35 minggu 4 hari dan pada usia kehamilam 36 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 28 April 2021, pukul 19.30 WITA. Umur kehamilan 36 minggu 6 hari. Ny. S mengalami partus presipitatus dimana Kala 1 berlangsung selama 2 jam, kala II berlangsung 19 menit, Kala III berlangsung selama 6 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. S berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 2500 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Selama pemeriksaan kehamilan terdapat keluhan seperti susah BAB dan nyeri pinggang namun telah teratasi dengan pemberian KIE cara menanganinya, terdapat masalah dalam asuhan persalinan yaitu partus presipitatus namun masalah telah teratasi, pada asuhan nifas dan bayi baru lahir tidak terdapat masalah.
SALMIATI
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPRHENSIF PADA NY.N DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS ABSTRAK Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. AKI adalah jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan dan nifas atau pengelolaanya tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau terjatuh, setiap 100.000 kelahiran hidup. Bidan diharapkan mampu memberika pelayanan secara komprehensif yang berkualitas sesuai dengan standar Asuhan Kebidanan. Asuhan komprehensif diberikan dengan tujuan untuk melakukann asuhan pelayanan kebidanan secara komprehensif sesuai standar pelayanan kebidanan sejak masa hamil, bersalin, dan neonatus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.N adalah melakukan asuhan kehamilan sebanyak 2 kali yaitu pada usia kehamilan 38 minggu dan 39 minggu 4 hari dengan memberikan standar 10 T. Pada kunjungan kedua tersebut klien tidak merasakan keluhan. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 31 Maret 2021 dengan keluhan perut terasa kencang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Proses persalinan berlangsung selama 7 jam. Asuhan pada bayi baru lahir dilakukan pada usia 3 jam dengan dilakukan pemeriksanaan ttv, pemeriksanaan fisik, dan pemeriksanaan antropometri. Bayi lahir dengan spontan, jenis kelamin perempuan, berat badan bayi 3.100 gram, dan panjang 49 cm, telah melakukan IMD pada kala I, 21 menit pada kala II, 7 menit pada kala III, dan 2 jam pada kala IV. Persalinan pada Ny.N berlangsung normal dan tidak ada penyulit., tidak ada komplikasi dan kelainan. Kemudain telah dilakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada Ny.N dengan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.N, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya penyulit dan kesenjangan antara teori dengan praktek asuhan kebidnana pada Ny.N.
NANNI
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Asuhan kebidanan komprehensif adalah suatu pemeriksaan yang diberikan secara lengkap dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup pemeriksaan kesinambungan diantara Asuhan kebidanan Kehamilan, Persalinan, nifas dan Bayi Baru Lahir. Tujuannya untuk menerapakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. Z pada masa kehamilan, bersalin, nifas dan neonates dengan menggunakan pendekatan menejeman kebidanan. Metode penilitian yang diakukan yaiti kualitatif tipx studi kasus menggunakan instrument yang digunakan kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. Z G4P3A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 37-38 minggu dan pada usia kehamilam 38-39. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 18 April 2020, pukul 23.12 WITA umur kehamilan 39. Kala 1 berlangsung selama 1/2 jam, kala II berlangsung 12 menit, Kala III berlangsung selama 3 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. Z berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 19 April 202. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan adalah selama 1 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 0-3 jam setelah lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3300 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Kesimpulan yang didapatkan tidak terdapat kesenjangan selama pelaksanaan asuhan komprehensif.