Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 271 dari 342

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. H DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

AFIFAH NABILA
2021 · Book · Open Access

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang dilakukan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya komplikasi serta membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. H di Puskesmas Gunung Lingkas. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan SOAP dari usia kehamilan 38 minggu 6 hari sampai nifas 3 hari. Asuhan kehamilan dilakukan kunjungan sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 38-40 minggu, pada pemeriksaan kehamilan ibu mengalami anemia ringan, selama kunjungan ibu mengeluh pada kunjungan terakhir, yaitu perut kencang-kencang, pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal. Asuhan persalinan pada tanggal 30 April 2021 bersalin secara normal. Bayi lahir spontan, JK: laki-laki BB: 2800 gram, PB: 48 cm, bayi menangis kuat, tidak ada tanda kelainan pada bayi, kemudian dilakukan perawatan bayi baru lahir. Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 2 kali (9 jam, dan 3 hari). Masa nifas berjalan dengan fisiologis. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. H kondisi ibu dan bayi tidak mengalami komplikasi serta mampu untuk membantu upaya percepatan penurunan AKI

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS JUATA TARAKAN

SONIA AYU LESTARI
2021 · Book · Open Access

Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. S G3P2A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 8 kali pada usia kehamilan 37 minggu dan pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 22 april 2021, pukul 04.15 WITA. Umur kehamilan 38 minggu 3 hari. Kala I berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 10 menit, kala III berlangsung selama 7 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. S berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam dimulai tanggal 22 april 2021 sampai 6 minggu tanggal 1 juni 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan adalah selama 4kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 1 jam setalah lair sampai dengan 6 minggu. Bayi lahir dengan berat badan 3000 gram normal, spontan, tidak ada ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD, berat badan meningkat usia 6 hari menjadi 3100 gram, dan terus meningkat pada usia minggu yaitu 4000 gram.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.F DI WILAYAH PUSKESMAS SEBENGKOK

TIAZHIMA ULIDYANANDA AZHARI PUTRI
2021 · Book · Open Access

Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan mulai dari masa hamil, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas dengan tujuan memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian pada ibu dan bayi. Tujuan laporan tugas akhir ini yaitu melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. F G1P0A0 yang di mulai pada tanggal 7 April 2021-12 Mei 2021. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. F G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 33 minggu dan pada usia kehamilam 35 minggu 1 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu pada tanggal 12 Mei 2021, pukul 09.30 WITA. Umur kehamilan 38 minggu 1 hari. Persalinan Ny. F dengan partus presipitatus dimana kala 1 berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 56 menit, Kala III berlangsung selama 7 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. F berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis dan tidak ada ditemukan masalah. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3100 gram, panjang badan 48 cm,LK 34 cm, LD 33 cm normal, lahir spontan segera menangis, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD segera dilakukan perawatan bayi baru lahir. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. F selama pemeriksaan kehamilan didapatkan masalah ibu hamil dengan berat badan berlebih namun telah teratasi melalui pemberian KIE mengenai pola makan, pada persalinan terdapat masalah yaitu partus presipitatus namun masalah telah teratasi, pada asuhan nifas dan bayi baru lahir tidak terdapat masalah.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

PUTRI SYAHLIFAH APRILIA
2021 · Book · Open Access

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN Abstrak Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. S G3P2A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu 1 hari dan pada usia kehamilan 37 minggu 1 hari, pada saat pemeriksaan TFU Ny.S tidak sesuai dengan usia kehamilannya hal ini menyebabkan terjadinya kesenjangan antara teori dan praktik. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 23 April 2021, pukul 02.36 WITA. Umur kehamilan 37 minggu 3 hari. Kala 1 berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 2 jam 6 menit pada ibu multigravida seharusnya berlangsung hanya 30 menit saja, namun pada Ny. S berlangsung lama sehingga terjadi kesenjangan antara teori dan praktik , Kala III berlangsung selama 13 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. S berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3600 gram, panjang badan 48 cm, LK 35 cm, LD 35 cm normal, lahir spontan segera menangis, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, pada bayi dilakukan IMD. Kata kunci : Bayi baru lahir, Kehamilan, Komprehensif, Nifas, Persalinan

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.N DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

FITRI FEBRIANTI
2021 · Book · Open Access

AKI dan AKB merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan Asuhan Komprehensif untuk memberikan pelayanan berkualitas untuk membantu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak. Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 24 Maret 2021 di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan dengan Ny.N sebagai responden untuk melaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat usia kehamilan klien 36 minggu 4 hari pada hasil pemeriksaan kadar hemoglobin klien 10,0 gr/dL, selanjutnya pada kunjungan ulang kadar hemoglobin meningkat menjadi 15,1 gr/dL, Persalinan terjadi pada usia kehamilan 37 minggu 4 hari. Kala I berlangsung selama ±2 jam, kala II berlangsung selama 9 menit, kala III berlangsung selama 6 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN) dan tidak ditemukan adanya masalah. Pelaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan dengan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3.350 gram dan panjag 53 cm, bayi lahir spontan, tidak ada masalah dan bayi telah melakukan IMD segera setelah lahir. Asuhan kebidanan komprehensif telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Ibu hamil disarankan rutin mengkonsumsi tablet penambah darah selama kehamilan dan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi agar ibu tidak mengalami anemia.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY. N DI PUSKESMAS JUATA KOTA TARAKAN

IRMA NOVITA SARI
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, anatara lain asuhan kebidanan yang diberi-kan oleh tenaga bidan, pengkajian dilakukan terhadap Ny. N G2P1A0 yang melakukan kunjungan Antenatal Care menggunakan standar pelayanan 10 T sebanyak 2 kali pada kunjungan awal usia kehamilan 36 minggu 1 hari dengan keadaan normal ibu tidak ada keluhan, kunjungan ulang pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari dengan keadaan normal dan keluhan susah BAB. Asuhan yang dil-akukan pada persalinan tepat pada tanggal 20 Maret 2021, pukul 14.15 WITA, usia kehamilan 40 minggu, kala I berlangsung selama 4 jam 15 menit, kala II ber-langsung 30 menit, kala III berlangsung 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. N berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kon-traksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Asuhan yang diberikan pada bayi baru lahir yaitu membersihkan jalan nafas, memotong dan merawat tali pusat, mempertahankan suhu tubuh bayi, identifikasi, dan pencegahan infeksi serta melakukan penilaian sepintas, pemberian salep mata, penyuntikkan vitamin K, dan pemberian imunisasi HB 0, bayi serta melakukan IMD. Kata kunci: Bayi Baru Lahir, kehamilan, Nifas, dan Persalinan.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L DI PUSKESMAS JUATA

MEGALISTYA
2021 · Book · Open Access

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L DI PUSKESMAS JUATA ABSTRAK Setiap wanita akan melalui proses kehamilan, bersalin dan nifas, hal tersebut merupakan fisiologi. Selama menjalani proses tersebut kemungkinan terjadi masalah kesehatan, oleh sebab itu, diperlukan solusi untuk mencegah maupun mengatasi maslah tersebut yaitu dengan adanya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Pengkajian dilakukan pada Ny. L G2P1A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali di Puskesmas Juata. Kunjungan Awal yang dilakukan Ny. L G2P1A0 pada kehamilan Trimester III ,pada tanggal 04 Maret 2021 pada usia kehamilan 36 minggu . Kunjungan ulang dilakukan pada usia kehamilan 38-39 minggu. Asuhan yang diberikan meliputi pengenalan tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan dan tanda mulanya persalinan. Ibu bersalin pada tanggal 21 Maret 2021, kala I berlangsung kurang lebih 8 jam, kala II berlangsung kurang lebih 10 menit, kala III berlangsung kurang lebih 5 menit dan kala IV berlangsung 2 jam. Asuhan yang diberikan meliputi prinsip asuhan sayang ibu, asuhan masa nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada 6 jam. Asuhan pada masa nifas memberikan motivasi ibu dalam pemberian ASI dan pemantauan involusi uterus. Asuhan pada bayi baru lahir difokuskan pada pemberian ASI, mempertahankan suhu tubuh dan perawatan tali pusat. Secara keseluruhan konsidi Ny. L pada masa kehamilan, persalinan, nifas termasuk bayi baru lahir dalma keadaan normal, tidak mengalami komplikasi dalam proses asuhan serta tidak ada tanda dan gejala yang mengindikasi adanya faktor resiko.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI WILAYAH PUSKESMAS SEBENGKOK

IRAWATI
2021 · Book · Open Access

Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan.Pengkajian dilakukan terhadap Ny. S G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 34 minggu 6 hari dan pada usia kehamilam 37 minggu. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 11 Mei 2021, pukul 12.34 WITA. Umur kehamilan 37 minggu. Kala 1 berlangsung selama kurang lebih 5 jam, kala II berlangsung 1 jam 34 menit, Kala III berlangsung selama 13 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. S berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 2500 gram, panjang badan 49 cm,LK 34 cm, LD 33 cm normal, lahir spontan segera menangis, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif di dapatkan masalah pada kehamilan yaitu Kekurangan Gizi Kronik (KEK). Pada persalinan tidak di temukan masalah. Pada kunjungan nifas dan bayi tidak di temukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang di berikan sesuai standar yang telah di tetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. F DI WILAYAH PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN

ANNISA FIQI AULIA
2021 · Book · Open Access

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator kesehatan suatu bangsa. Kematian ibu merupakan kematian seorang wanita yang dapat disebabkan pada saat kondisi hamil atau menjelang 42 hari setelah persalinan. Melakukan asuhan komprehensif yaitu menejemen kebidanan mulai dari ibu hamil, bersalin, sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung dengan aman dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat sampai dengan masa nifas. Pengawasan atau pendampingan pada Asuhan Komrehensif ini bertujuan agar dapat mendeteksi secara dini adakah komplikasi yang dialami pada saat dilakukan asuhan komprehensif tersebut. Melakukan asuhan pelayanan secara komprehensif sesuai standar pelayanan kebidanan pada Ny. F sejak hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan yang diberikan pada Ny. F G5P4A0 yaitu asuhan kehamilan sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 31 minggu 3 hari dan pada usia kehamilan 32 minggu 3 hari dengan memberikan asuhan standar 10 T. Pada kedua kunjungan tersebut ibu mengeluhkan sakit pada pinggang bagian bawah. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 11 Mei 2021 dengan keluhan perut terasa kencang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Usia kehamilan 37 minggu 5 hari. Kala 1 berlangsung selama 12 jam, kala II berlangsung 12 menit, Kala III berlangsung selama 8 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Asuhan nifas Ny. F dilakukan pada 6 jam postpartum berjalan dengan normal. Tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 2.900 gram dan panjang badan 48 cm, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. F, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya penyulit dan terdapat kesenjangan dengan teori Fitriana yaitu pada kala 1 hanya terjadi dalam 12 jam antara teori dengan praktik asuhan kebidanan pada Ny. F.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.F DI PUSKESMAS KARANG REJO

JUMRIANI
2021 · Book · Open Access

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Penetapan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. F. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 23 April 2021 di Puskemas Karang Rejo Tarakan dengan Ny. F sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 38 minggu 4 hari. Penatalaksanaan asuhan kehamilan, persalinan, masa nifas dan bayi baru lahir sesuai dengan kebutuhan selama masa hamil, nifas dan bayi sesuai dengan standar asuhan kebidanan. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak ditemukan adanya masalah yang serius tetapi terdapat kesenjangan antara teori dan hasil pemeriksaan yaitu ukuran TFU yang tidak sesuai dan lama waktu kala I namun ibu dan bayi dalam keadaan baik. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP. Diharapkan hasil laporan asuhan kebidanan ini dapat menjadi sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswi tentang asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir sehingga dapat dilakukan upaya pengembangan tulisan laporan asuhan kebidanan komprehensif selanjutnya

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. I DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

RIRIN SATRIANI
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. I G3P2A0 melakukan kunjungan sebanyak 1 kali pada usia kehamilan 38 minggu. Asuhan yang diberikan yaitu tepat pada tanggal 21 April 2021 dan tidak ditemukan adanya kesenjangan pada hasil pemeriksaan kehamilan. Pada asuhan persalinan Kala 1 berlangsung kurang lebih selama 3 jam kala II berlangsung 15 menit, kala III berlangsung selama 8 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam tidak ditemukan adanya kesenjangan selama proses persalinan kala I, II, III dan IV. Masa nifas Ny. I berlangsung normal mulai dari kunjungan 6 jam pada tanggal 21 April 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan 1 kali. Kunjungan bayi baru lahir dilakukan sejak 0 - 3 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 2600 gram bayi lahir spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, dan bayi juga sudah melakukan IMD.

Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.A di puskesmas Juata

PUPUT NOVIANTI
2021 · Book · Open Access

Ashankebidanankomprehensifmerupakansuatuupayauntukpelayanankebidanan yang diberikan kepada ibu hamil,bersalin,bayi baru lahir,masa nifas dan keluarga berencanan untuk upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal melalui pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanan ,pelaksanaan, evaluasi pelayanan kebidanan secara promotif,preventif,kuartif dan rehabilitas secara menyeluruh. Tujuan melakukanasuhan pelayanan kebidanan secara komprehensif sesuai standar pelayanan kebidanan pada Ny. A sejak masa hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dan melakukan pendokumentasian asuhan kebidanan dalam bentuk SOAP. Kunjungan antenatal care sebanyak 2 kali ,kunjungan pertama pada usia kehamilan 37 Minggu 4 Hari dan, kunjungan kedua pada usia kehamilan 38 Minggu 5 Hari ,pada tanggal 21 April 2021 jam 07:00 pasien Ny.A datang di puskesmas juata menggelukan perut mulas dan tembus belakang,dan lansung dilakukan pemeriksaan dalam,dan didapatkan hasil sudah bukan lengkap,Ketuban pecah spontan dan segera dilakukan persiapan bersalin pada Ny.A, Pada jam 07:06 Bayi Ny. A lahir spontan,jenis kelamin perempuan,berat badan bayi Ny.A 2.800 gram,panjang badan bayi Ny.A 47 cm,lingkar kepala bayi Ny.A 30 cm,dan lingkar dada bayi Ny.A 31 cm,lubang anus ada,lubang vagina ada,lubang uretra, setelah dilakukan pemeriksaan fisik sepintas bayi Ny.A segera dilakukan IMD,tidak ada robekan jalan lahir pada Ny.A,Kala IV 2 jam postpartum pada Ny.A. Tanda-tanda vital 120/80 mmHg, Nadi 80x/menit, Pernafasan 24x/menit, TFU2 jari dibawah pusat,Kontraksi Uterus Baik,keras dan bulat ,Kandung kemih kosong, dapat disimpulkan Persalinan pada Pasien Ny.A dalam keadaan Normal tidak terdapat masalah, dan pasca bersalin atau pun Masa nifas pada Ny.A berjalan normal dan Fisiologi.

Asuhan kebidanan komprehensif pada NY. S di puskesmas juata

MANSRIANI
2021 · Book · Open Access

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DIPUSKESMAS JUATA ABSTRAK Data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Kalimantan Utara Angka Kematian Ibu AKI pada tahun 2017 mencapai 24 kasus kematian itu terjadi baik saat proses persalinan, melahirkan termasuk pasca melahirkan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena kesehatan ibu. Oleh karena itu, salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny. S di Puskesmas Juata pada tanggal 29 Maret 2021, dengan menggunakan metode pendokumentasian menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Dalam pengkajian ini, penulis menggunakan Metode asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 2 kali kunjungan meliputi, 2 kali kunjungan pada trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 1 kali kunjungan yang meliputi, 6 jam post partum, hingga bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan pada 0-3 jam. Ny. S Selama masa kehamilan dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi tidak mengalami icterus dan berjalan dengan normal. Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. E DI PUSKESMAS JUATA

MUSDALIFA
2021 · Book · Open Access

ASUHAN KOMPREHENSIF PADA NY. E DI PUSKESMAS JUATA ABSTRAK Data World Health Organization (WHO) mengenai status kesehatan nasional pada capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menyatakan secara global sekitar 830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan, dengan tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 216 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2018) Sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah kehamilan, persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Tingginya AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, karena dapat memberi gambaran perkembangan derajat kesehatan dan juga digunakan sebagai indicator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan pelayanan kebidanan komprehensif yang merupakan asuhan kebidanan yang berkelanjutan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan dan kesejahteraan ibu dan bayi, serta menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 18 Maret 2021 di Puskemas Juata Tarakan dengan Ny. E sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 38-39 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang dilakukan 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 39-40 minggu. Kunjungan nifas dilakukan 6 jam dan kunjungan bayi baru lahir 3 jam. Pelaksanaan asuhan kehamilan dan asuhan persalinan normal (APN). Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir.Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada kunjungan nifas dan bayi tidak ditemukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP. Kata kunci : Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas, Komprehensif

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. R DI PUSKESMAS JUATA

RAHAYU
2021 · Book · Open Access

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan. Peran Bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir. Tujuan laporan tugas akhir ini dilakukan untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny. R dengan standar pelayanan sejak hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan menggunakan metode SOAP. Laporan tugas akhir ini menggunakan metode observasional deskriptif dan pendekatan studi kasus pada Ny.R. Pengumpulan data menggunakan instrument penelitian dengan kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup. Hasil dari pengkajian yang dilakukan terhadap Ny. R G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 37 minggu 3 hari dan pada usia kehamilam 39 minggu 3 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 30 Maret 2021, pukul 10.45 WITA. Umur kehamilan 40 minggu 3 hari. Kala 1 berlangsung selama 1 jam 30 menit, kala II berlangsung 30 menit, Kala III berlangsung selama 11 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. R berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 30 Maret 2021. Pada asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan dan tidak teridentifikasi adanya masalah. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan dan tanpa ada identifikasi masalah apapun. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 3 jam. Bayi lahir berjenis kelamin peremuan dengan berat badan 2700 gram normal, panjang badan 50 Cm spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Kesimpulan dari laporan tugas akhir ini yaitu asuhan kebidanan telah dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan pada Ny. R dan berlangsung normal tanpa adanya masalah atau komplikasi.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.R DENGAN MASALAH ISOLASI SOSIAL MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

ARNI AMELIA
2021 · Book · Open Access

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.R DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN Abstrak Arni Amelia: Asuhan Keperawatan Pada Tn. R Dengan Masalah Utama Isolasi sosial: Menarik Diri Di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Isolasi sosial merupakan kondisi kesendirian yang di alami oleh individu dan dipersepsikan disebabkan orang lain dan sebagai kondisi yang negatif dan mengancam. Berdasarkan data rekam medik di Puskesmas Sebengkok Tarakan tahun 2021 yang mengalami isolasi sosial sebanyak 12 orang. Tujuan umum pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. R dengan masalah utama isolasi sosial: Menarik Diri di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi, hasil: studi kasus yang didapatkan adalah tiga diagnosa keperawatan yang dapat di tegakkan pada Tn.R yaitu isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: berpakaian. Kesimpulan penulis mendapatkan proses pemecahan masalah pada Tn.R dengan tiga diagnosa isolasi sosial: menarik diri, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: berpakaian, ada satu diagnosa yang dapat teratasi sehingga rencana tindak lanjut di pertahankan namun satu diagnosa yang belum teratasi, rencana tindak lanjut harus di lanjutkan oleh Tn.R sehingga indikator dapat tercapai. Saran: Dianjurkan pada perawat untuk menjadwalkan kegiatan terapi aktivitas pada pasien dengan masalah isolasi sosial agar dapat membantu proses penyembuhan. Kata Kunci: isolasi sosial: menarik diri, asuhan keperawatan, diagnosa.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn. T DENGAN DIAGNOSA MEDIK DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

MARIAM JONI
2021 · Book · Open Access

Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit kronis progresif dimana tubuh tidak mampu untuk melakukan metabolisme lemak, protein dan karbohidrat yang mengarah pada hiperglikemia (kadar glukosa darah yang tinggi). Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit kronis progresif dimana tubuh tidak mampu untuk melakukan metabolisme lemak, protein dan karbohidrat yang mengarah pada hiperglikemia (kadar glukosa darah yang tinggi). Adapun Tujuan Khusus dari penulisan Laporan Tugas Akhir ini, yaitu: Melakukan proses keperawatan pada Tn. T dengan diagnosa Diabetes Melitus di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dengan menerapkan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi, melakukan pendokumentasian Asuhan Keperawatan pada Tn. T dengan diagnosa medis Diabetes Melitus tipe 2 di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, membandingkan antara teori dan praktik Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan Diabetes Melitus tipe 2 di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan Asuhan Keperawatan pada Tn. T dengan diagnosa Diabetes Melitus di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, melaksanakan pemecahan masalah pada Tn. T dengan diagnosa Diabetes Melitus tipe 2 di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Dari hasil pengkajian asuhan keperawatan pada Tn. T dengan penyakit Diabetes Melitus dapat dilakukan beberapa kesimpulan yang berkaitan dengan landasan teori dan tujuan yang telah ditetapkan. Penulis melakukan asuhan keperawatan melalui setiap tahap dari proses keperawatan yang terangkai mulai dari pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, perencanaan tindakan, pelaksanaan keperawatan dan evaluasi. Penulis melaksanakan seriap tahapan sesuai dengan tingkat pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh penulis.

Asuhan keperawatan pada tn.T dengan masalah utama isolasi sosial: menarik diri di puskesmas sebengkok tarakan

DARMIKA
2021 · Book · Open Access

Skizofrenia adalah suatu gangguan jiwa berat yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realitas (halusinasi atau waham), afek yang tidak wajar atau tumpul, gangguan kognitif (tidak mampu berpikir abstrak) serta mengalami kesukaran melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.T. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “T”. Hasil pengkajian klien terdapat 4 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Gangguan konsep diri: harga diri rendah gangguan pola tidur. Terdapat 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, gangguan konsep diri: harga diri rendah. Intervensi pada diagnosa Isolasi sosial: menarik diri ada beberapa yang terlaksana, pada diagnosa kedua yaitu Gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran ada beberapa diagnose yang terlaksana, pada diagnosa ketiga yaitu Gangguan konsep diri: Harga diri rendah terlaksana semua. Faktor penghambat intervensi tidak terlaksana yaitu klien melaut dan pulang malam serta kurang terlibatnya peran keluarga sehingga klien sangat kelelahan dan klien tidak mempunyai waktu banyak untuk melakukan intervensi yang diberikan, adapun faktor pendukung sehingga ada beberapa intervensi yang terlaksana semua klien dapat menerapkan apa yang klien tulis dan klien sangat koperatif. Kesimpulan: penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Saran: Perlu adanya kerjasama yang baik antar mahasiswa dan klien serta keluarga untuk turut melibatkan dan membantu proses penyembuhan klien serta memberikan dukungan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.T DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKOPNEUMONIA di RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

KHAIRUNISSA RIZKY AMALIA
2021 · Book · Open Access

Bronkopneumonia merupakan radang paru-paru yang menimpa satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan terdapatnya bercak-bercak infiltrat yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda asing. Sering kali ditandai dengan demam disertai kejang dan sesak nafas. Tujuan penulisan adalah memperoleh pengalaman yang nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An.T. Karya tulis ini merupakan penelitian sederhana dengan tipe deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan metode pendekatan proses keperawatan meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Hasil pengkajian didapatkan lima diagnosa pada An.T yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif, pola nafas tidak efektif, defisit nutrisi, gangguan tumbuh kembang dan gangguan pola tidur. Kesimpulan: asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Terdapat kesenjangan antara teori dan kasus. Dari hasil evaluasi ditemukan satu diagnosa yang belum teratasi yaitu gangguan tumbuh kembang. Diharapkan keluarga pasien agar selalu memberikan dukungan penuh untuk mencegah serta menghindarkan pasien dari faktor-faktor penyebab Bronkopneumonia kambuh kembali dan selalu memberikan stimulus agar tumbuh kembang An.T sesuai dengan umurnya.