NOVA SUSANTI
2026 · Book · Open Access
Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.
NURDIANA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efisiensi modal kerja dan investment opportunity set dalam meningkatkan profitabilitas dengan pertumbuhan perusahaan sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor consumer non-cylicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 81 perusahaan sehingga seluruh data observasi sebanyak 405. Pada proses pengolahan analisis data dilakukan uji outlier menggunakan aplikasi SPSS sehingga data pengamatan menjadi 344. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi modal kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap profitabilitas, investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, efisiensi modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan, investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan memediasi secara positif signifikan pengaruh efisiensi modal kerja terhadap profitabilitas dan pengaruh investment opportunity set terhadap profitabilitas. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori manajemen modal kerja, teori skala ekonomi dan teori pertumbuhan dalam memaksimalkan profitabilitas perusahaan. Secara praktis, temuan ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi operasional, pemanfaatan peluang investasi, dan optimalisasi pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
BARNABAS B. JOHAN PALI
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap inovasi kinerja aparatur dengan ketahanan organisasi sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan terhadap aparatur sektor publik untuk mampu beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan di tengah dinamika lingkungan organisasi yang kompleks dan berubah dengan cepat. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan transformasional dan ketahanan organisasi menjadi faktor penting yang diduga mampu mendorong terciptanya inovasi kinerja aparatur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah pejabat struktural dan pimpinan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan organisasi. Ketahanan organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Lebih lanjut, ketahanan organisasi berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan inovasi kinerja aparatur, yang menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap inovasi tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kemampuan organisasi dalam beradaptasi, bertahan, dan belajar dari perubahan.
RUSLAN
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan system reward terhadap loyalitas atlet Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Tarakan serta menguji peran kepuasan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 230 atlet KORMI Kota Tarakan, dengan sampel sebanyak 150 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas atlet dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. System reward juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas atlet dengan nilai signifikansi sebesar 0,019. Sementara itu, kepuasan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas atlet dengan nilai signifikansi sebesar 0,550. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas atlet lebih dominan dipengaruhi oleh faktor kompetensi individu dan sistem penghargaan organisasi. Selanjutnya, kepuasan tidak terbukti mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan system reward terhadap loyalitas atlet. Dengan demikian, pengaruh kompetensi dan system reward terhadap loyalitas bersifat langsung tanpa melalui kepuasan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas atlet dan penerapan sistem penghargaan yang adil, transparan, dan berkelanjutan sebagai strategi utama dalam memperkuat loyalitas atlet pada organisasi olahraga masyarakat.
WILLSON SIMON
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kontribusi PAD sektor pariwisata dan kontribusi PAD sektor perdagangan terhadap kemandirian fiskal Pemerintah Kota Tarakan selama periode 2020–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Data yang digunakan berupa data sekunder runtut waktu triwulanan selama lima tahun sehingga diperoleh 20 observasi. Sumber data berasal dari Laporan Realisasi Anggaran dan rekapitulasi pendapatan daerah Pemerintah Kota Tarakan. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD Kota Tarakan cenderung meningkat selama periode pengamatan, dengan kontribusi sektor pariwisata yang relatif lebih besar dibandingkan sektor perdagangan. Meskipun demikian, tingkat kemandirian fiskal masih berada pada kategori sangat rendah karena rasio PAD terhadap total pendapatan daerah tetap berada di bawah 25 persen. Secara parsial, kontribusi PAD sektor pariwisata dan kontribusi PAD sektor perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian fiskal. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian fiskal. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kemandirian fiskal Kota Tarakan tidak cukup hanya ditopang oleh perubahan komposisi dua sektor tersebut di dalam PAD, tetapi memerlukan optimalisasi sumber-sumber PAD lainnya serta pengurangan ketergantungan pada penerimaan di luar PAD.
LISDA AMELIA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan internal terhadap efektivitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berbasis kinerja di Provinsi Kalimantan Utara, dimana variabel moderasinya adalah kapasitas sumber daya aparatur. Penganggaran berbasis kinerja dirancang untuk memastikan bahwa outcome dari penganggaran tersebut menghasilkan capaian yang terukur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, tata kelola keuangan yang efektif memerlukan penerapan transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan internal yang kuat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada Aparatur Sipil Negara dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan sampel penelitian 200 orang. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji hubungan langsung maupun hubungan moderasi antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan APBD berbasis kinerja. Pengawasan internal juga berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, kapasitas sumber daya aparatur memperkuat hubungan antara transparansi dan akuntabilitas dengan efektivitas penganggaran berbasis kinerja. Namun demikian, efek moderasi kapasitas aparatur terhadap hubungan antara pengawasan internal dan efektivitas APBD tidak signifikan.
EKA NOVIANA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman hukum konsumen dan upaya perlindungan hukum yang diberikan terhadap konsumen yang dirugikan akibat perbedaan harga antara rak dan kasir di minimarket Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum empiris yang melihat keberlakuan hukum sebagai bentuk nyata dengan menelaah permasalahan yang ada dan menggambarkan pemahaman konsumen serta mekanisme perlindungan hukum yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen telah memahami hak dan kewajiban terkait transparansi harga, namun penerapannya dalam transaksi sehari-hari masih terbatas karena rendahnya kesadaran hukum, sehingga sulit memperjuangkan hak saat terjadi kerugian. Perlindungan hukum yang diberikan terhadap konsumen terdiri dari dua bentuk yaitu represif bentuk penyelesaian sengketa melalui pengaduan langsung ke pemilik usaha atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), serta preventif yaitu perlindungan hukum yang bertujuan untuk mencegah kerugian sebelum terjadi dengan cara melakukan sosialisasi hak konsumen oleh pihak yang berwenang dan melakukan pengecekkan rutin diminimarket. Kurangnya sosialisasi yang dilakukan terkait hak konsumen kepada konsumen Kota Tarakan dan kurangnya dukungan pemerintah daerah untuk memfasilitasi sosialisasi sehingga pelaksanaan hukum perlindungan konsumen kurang efektif, karena itu mekanisme pengawasan dan penyelesaian masalah tidak bisa berjalan baik tanpa partisipasi aktif dari konsumen itu sendiri.
NASWA ADHE FEBRIAN
2026 · Book · Open Access
Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) membuka peluang penyalahgunaan baru dalam bentuk pencemaran nama baik digital, khususnya melalui teknologi deepfake yang mampu memanipulasi wajah, suara, dan identitas seseorang secara realistis sehingga sulit dibedakan dari konten asli. Regulasi yang ada yaitu Pasal 27A UU ITE dan Pasal 433 KUHP Nasional belum secara khusus mengatur penyalahgunaan AI, sehingga muncul celah hukum yang dimanfaatkan pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan kriminologi terhadap pencemaran nama baik melalui sarana AI serta fungsi kriminologi terhadap pertanggungjawaban pidana atas perbuatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejahatan ini diminati dan terus berulang karena seseorang mempelajari manipulasi konten melalui komunitas digital yang menormalisasi perilaku tersebut, didukung teknologi AI yang mudah diakses, gratis, dan tersedia tutorialnya, serta didorong oleh motif ekonomi, balas dendam, rendahnya empati, dan anonimitas ruang siber yang melemahkan kontrol moral pelaku. Kriminologi berfungsi dalam pertanggungjawaban pidana melalui analisis motif pelaku sebagai dasar penilaian mens rea, pembuktian unsur kesalahan melalui analisis pola perilaku digital, penentuan pihak yang bertanggung jawab mulai dari pembuat konten, penyebar, hingga platform digital yang lalai, serta sebagai landasan ilmiah pembaruan hukum pidana yang lebih responsif terhadap perkembangan kejahatan berbasis AI. Penelitian ini menyarankan agar masyarakat meningkatkan literasi digital, penegak hukum mengoptimalkan kapasitas forensik digital, lembaga legislatif bersama pemerintah segera membentuk regulasi khusus yang mengatur penyalahgunaan AI dan deepfake dalam revisi UU ITE maupun KUHP Nasional, serta Penyedia Sistem Elektronik (PSE) dibatasi dan diawasi ketat oleh negara guna mencegah penyebaran konten manipulatif di ruang digital.
BAGUS PRAWIRO
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan mengenai tinjauan terhadap penerapan asas Final and Binding dalam pembatalan putusan arbitrase oleh Pengadilan Negeri Tarakan. Pertama apakah masih ada upaya hukum yang dapat dilakukan terhadap putusan arbitrase dalam perkara No. 45097/X/ARB BANI/2022. Kedua apakah pembatalan putusan arbitrase oleh Pengadilan Negeri Tarakan selaras dengan prinsip Final and Binding sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Metode yang digunakan adalah analisis yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa putusan arbitrase bersifat final dan mengikat sebagaimana Pasal 60, pembatalan masih dimungkinkan secara terbatas berdasarkan Pasal 70. Namun, dalam perkara No. 45097/X/ARB-BANI/2022, Pengadilan Negeri Tarakan mengabulkan pembatalan di luar unsur limitatif yang ada pada Pasal 70. Pada tingkat banding, Mahkamah Agung menyatakan unsur Pasal 70 tidak terpenuhi dan memutus perkara pada tingkat pertama dan terakhir sehingga putusan BANI kembali berlaku, maka selanjutnya tidak tersedia lagi upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para pihak. Kedua, Praktiknya Pengadilan Negeri Tarakan membatalkan putusan arbitrase dengan melampaui batas kewenangan, Studi kasus Putusan No. 76/Pdt.Sus-Arb/2024/PN Tar. menunjukkan hal ini dimana hakim Pengadilan Negeri Tarakan mengoreksi substansi pokok perkara yang menjadi kewenangan absolut Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), sehingga adanya perluasan kewenangan yang tidak sejalan dengan prinsip Final and Binding, serta berpotensi membuka ruang bagi pihak yang kalah untuk menempuh jalur litigasi sebagai bentuk pengulangan sengketa. sehingga pada kesimpulan Pengadilan Negeri Tarakan tidak menerapkan prinsip Final and Binding.
NUR AYU SINTYA WULANDARI
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini ditujukan guna menganalisis bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SDN 008 Nunukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa yang dipilih berdasarkan hasil tes dengan nilai terendah serta rekomendasi guru, sedangkan guru kelas berperan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada empat aspek utama yaitu perception, attention, memory, dan processing speed. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya konsentrasi, keterbatasan kemampuan mengingat materi, lambatnya memproses informasi, kurangnya rasa percaya diri, serta minat belajar yang rendah. Di samping itu, faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media belajar, serta lingkungan kelas yang kurang kondusif turut memperkuat terjadinya kesulitan belajar. Kesimpulan dari penelitian ini ialah kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran yang lebih variatif, interaktif, dan kontekstual, seperti media visual, diskusi, permainan edukatif, serta pengulangan materi yang bermakna.
GALUH
2026 · Book · Open Access
Studi ini ditujukan guna mendeskripsikan peran guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V-B Di SDN 006 Tarakan. Kemampuan berpikir kritis siswa ialah salah satu keterampilan penting yang harus di kuasai dan dipahami oleh siswa dalam menghadapi tantangan pada abad ini. Guru memegang peranan strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui proses pembelajaran. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di salah satu sekolah dasar kota Tarakan. Temuan studi menjunkan bahwa guru memegang peran krusial untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui strategi pembelajaran yang efektif, seperti penggunaan pertanyaan terbuka, didkusi, dan permainan yang merujuk pada pemecahan masalah. sebagai demonstrator, guru menunjukan sikap-sikap yang dapat menginspirasi siswa agar mempratikkan hal-hal yang sama bahkan semakin baik. Sebagai pembimbing, guru mengorientasikan agar suasana kelas menjadi ruang diskusi/debat, menggunakan pendekatan studi kasus dalam memberikan materi dan mengembangkan kemampuan analisis. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, pujian dan penghargaan kepada siswa yang aktif. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan serta memotivasi siswa untuk berpikir kritis. Guru wajib mempunyai kompetensi pedagogik dan professional yang mumpuni guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
YOHANES BID
2026 · Book · Open Access
PROBLEMATIKA BAGI KEPOLISIAN DALAM MEMBERANTAS TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN KEBUTUHAN POKOK DI PEBATASAN LONG NAWANG Yohanes Bid Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyelundupan kebutuhan pokok di wilayah perbatasan Long NAWANG, Kabupaten Malinau, yang menjadi tantangan serius bagi aparat Kepolisian dalam melaksanakan tugas penegakan hukum. Kondisi geografis yang sulit dijangkau, keterbatasan sarana dan prasarana, serta lemahnya koordinasi antarinstansi terkait telah menimbulkan berbagai problematika dalam upaya pemberantasan tindak pidana penyelundupan di wilayah perbatasan tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana mekanisme penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan kebutuhan pokok di perbatasan Long NAWANG; dan (2) apa saja problematika yang dihadapi Kepolisian dalam memberantas tindak pidana penyelundupan kebutuhan pokok di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data yang digunakan berasal dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan pendapat para ahli hukum, serta bahan hukum tersier yang menunjang analisis. Analisis dilakukan dengan menelaah ketentuan hukum positif yang mengatur tindak pidana penyelundupan dan kewenangan Kepolisian dalam penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan kebutuhan pokok di perbatasan Long NAWANG dilakukan berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya, Kepolisian menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sumber daya, belum optimalnya koordinasi lintas instansi, serta belum adanya kebijakan terpadu dalam pengawasan di wilayah perbatasan. Kondisi ini menyebabkan penegakan hukum belum berjalan efektif dan berkeadilan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas kelembagaan Kepolisian, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta pembentukan kebijakan strategis yang mendukung sistem pengawasan terpadu di wilayah perbatasan guna meminimalisir tindak pidana penyelundupan kebutuhan pokok.
Catherine Nover
2026 · Book · Open Access
Perkembangan teknologi digital yang mendorong perubahan perilaku konsumen dalam melakukan pembelian tiket bioskop secara online, khususnya melalui aplikasi TIX ID. Meskipun aplikasi ini menawarkan kemudahan dan berbagai fitur menarik, masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya memanfaatkannya. Hal ini menunjukkan adanya faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, seperti promosi, electronic word of mouth (E-WOM), dan kepercayaan (trust). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi, electronic word of mouth, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian tiket bioskop melalui aplikasi TIX ID di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 180 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) serta pengujian hipotesis melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan electronic word of mouth (E-WOM) tidak berpengaruh signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin menarik promosi yang diberikan serta semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen, maka semakin besar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian. Promosi dan kepercayaan menjadi faktor utama dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen, sementara E-WOM belum memberikan pengaruh yang berarti.
FATIMAH
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pelatihan Berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap Kepuasan Kerja yang di mediasi oleh Motivasi pada Guru di SMK Negeri 2 Kota Tarakan. SMK Negeri 2 Kota Tarakan merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan unggulan di Kota Tarakan yang berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi dan industri, serta memiliki beberapa program keahlian seperti Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel sebanyak 98 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis AI berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja dan motivasi kerja. Motivasi kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan tidak mampu memediasi hubungan tersebut. Nilai R² yang rendah menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang terbatas. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian Pelatihan Berbasis AI dalam konteks pendidikan vokasi dengan hasil yang menunjukkan bahwa teknologi tidak secara langsung meningkatkan Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja tanpa dukungan organisasi dan kesiapan individu.
FARIDAH SYAHIRA
2026 · Book · Open Access
ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN FARIDAH SYAHIRA Budi Hasyim, S.E., M.Sc., P.hD Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana kecerdasan emosional, tingkat stres kerja, serta kepuasan kerja memengaruhi komitmen organisasi pada karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui teknik survei, dengan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dan stres kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepuasan dalam bekerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan komitmen dibandingkan variabel lainnya. Secara umum, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan kondisi kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta upaya peningkatan kesejahteraan karyawan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen organisasi. Adapun kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengujian ketiga variabel secara parsial dalam sektor perbankan, khususnya pada BRI Cabang Tarakan, sekaligus memberikan bukti empiris bahwa tidak seluruh faktor psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi.
ANDI FAJRIANSYAH
2026 · Book · Open Access
Fenomena Abnormal Low Dividend semakin relevan dikaji seiring meningkatnya adopsi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) di pasar modal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja ESG dan kendala keuangan terhadap Abnormal Low Dividend, serta menguji peran kendala keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 46 perusahaan IDX ESG Leaders (IDX ESGL) periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan Linear Probability Model (LPM) berbasis Random Effect Model (REM) dengan Cluster Robust Standard Errors dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap Abnormal Low Dividend (p = 0,995), yang diduga disebabkan oleh homogenitas skor ESG dalam sampel serta keseragaman perilaku dividen selama pandemi COVID-19. Kendala keuangan yang diproksikan dengan Kaplan-Zingales Index terbukti berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,00103; p = 0,029), artinya semakin tinggi tekanan finansial perusahaan, semakin besar probabilitas terjadinya Abnormal Low Dividend. Kendala keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara kinerja ESG dan Abnormal Low Dividend (p = 0,170), dan diklasifikasikan sebagai quasi moderation. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi keuangan perusahaan merupakan determinan utama kebijakan dividen, bahkan pada perusahaan berkomitmen ESG tinggi sekalipun. Temuan ini diharapkan menjadi pertimbangan bagi investor maupun manajemen dalam menyeimbangkan kebijakan keberlanjutan dengan kemampuan distribusi laba.
SHENDLY CALISTHA BULAWAN
2026 · Book · Open Access
.
MEISITRI FINA
2026 · Book · Open Access
NURENI
2026 · Book · Open Access
ELLA PURNAMA SARI
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan pada mekanisme Perlindungan Hukum bagi pihak yang dirugikan akibat kelalaian Notaris dalam menjalankan tugasnya. Walaupun Notaris merupakan pejabat publik yang berkewajiban menerbitkan Akta sebagai alat bukti yang kuat, namun pada kenyataannya sering ditemukan kesalahan yang berdampak pada kerugian pihak. Melalui metode penelitian yuridis normatif, studi ini menggunakan landasan teori perlindungan hukum Philipus M. Hadjon serta konsep tanggung jawab Hans Kelsen untuk menganalisis berbagai regulasi dan keputusan Mahkamah Agung untuk menemukan solusi hukum yang tepat. Hasil studi ini menunjukkan adanya dua kualifikasi perlindungan bagi korban, yaitu perlindungan preventif yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Notaris, serta perlindungan represif yang membuka peluang bagi korban untuk menuntut ganti rugi melalui gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Kesimpulan dari penelitian ini merupakan dari kelalaian Notaris menyebabkan konsekuensi fatal yang menyebabkan Akta menjadi degradasi nilai pembuktian dan menjadi Akta di bawah tangan. Sehingga kehilangan kekuatan dan pembuktian yang pada akhirnya mencederai prinsip kepastian hukum di masyarakat.