WANTI ROSITA SARI
2022 · Book · Open Access
Selulitis adalah inflamasi jaringan subkutan dimana prroses inflamasi, yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan/atau streptococcus pada jaringan subkutan, yang biasa nya disebabkan oleh luka minor yang terkontaminasi. Selulitis yang tidak diobati dapat menyebabkan toksemia sistemik, kejadian berulang dapat menyebabkan limfedema kronis yang dapat menjadi faktor predisposisi infeksi berulang. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada masyarakat yang di rawat dengan selulitis. Kajian ini merupakan pnelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada Tn. B. peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkh proses keperawatan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosis keperawatan Pada Tn. B yaitu nyeri akut, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, dan defisit perawatan diri. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan empat diagnosa keperawatan dapat teratasi dua diagnosa keperawatan.
AISYAH APRILIANTI
2022 · Book · Open Access
Asuhan Keperawatan pada By. S dengan diagnosa medis Pneumonia di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Tarakan. Aisyah Aprilianti, Alfianur, Nurman Hidaya Pneumonia adalah suatu radang paru yang disebabkan oleh bermacam-macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur dan benda asing. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk memperoleh pengalaman dan dan gambaran perawatan klien By. S dengan Pneumonia secara komperhensif dengan menggunakan proses keperawatan. Metode penulisan adalah deskriptif melalui studi kasus dengan teknik penggumpulan data, melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Pemberian Asuhan Keperawatan Menggunakan Langkah-Langkah Proses Keperawatan Yang Meliputi: Pengakajian, Diagnosis Keperawatan, Intervensi, Implementasi dan Evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencangkup Identitas Klien, Riwayat Kesehatan Terdahulu dan Sekarang, Pemeriksaan fisik dan Pengkajian Kesehatan Secara Keseluruhan. Diagnosis Keperawatan yang ditemukan pada By. S adalah Bersihan jalan napas tidak efektif, Gangguan pola tidur. Intervensi yang telah dilakukan dengan Kriteria Hasil yang telah disusun berdasarkan Prioritas Masalah. Evaluasi hasil tindakan Keperawatan menunjukkan bahwa masalah Keperawatan yang Penulis Rumuskan dalam Diagnosis Keperawatan yang didapat adalah 2 diagnosis, 1 masalah tidak teratasi, Bersihan jalan napas tidak efektif dan 1 diagnosis teratasi, Gangguan pola tidur.
ROSWANA
2022 · Book · Open Access
Penyakit Dengue Hemorrhagic Fever atau yang lebih dikenal dengan istilah (DHF) merupakan masalah kesehatan di Indonesia dimana seluruh wilayah Indonesia mempunyai risiko untuk terjangkit penyakit DHF, virus ini sudah tersebar luas dikawasan tinggal penduduk diseluruh Indonesia. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasikan asuhan keperawatan komprehensif pada An.C dengan penyakit DHF. Metode penulisan ini yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialam, kesehatan sekarang dan secara keseluruhan. Diagnosis keperawatan yang didapatkan yaitu hipovolemia, risiko syok, defisit pengetahuan. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosis keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dari ketiga diagnosis tersebut terdapat satu masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan yang telah dilakukan dan terdapat dua diagnosis yang belum teratasi karena belum sesuai dengan tujuan.
MAILIANA
2022 · Book · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA BY. F DENGAN PNEUMONIA DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK TARAKAN ABSTRAK Pneumonia adalah suatu proses inflamasi pada alveoli paru-paru disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan aspirasi. Kasus pneumonia banyak terjadi pada anak-anak usia balita. Tujuan penulisan ini adalah agar penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada By. F dengan masalah Pneumonia. Metode penulisan ini adalah deskriptif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pada pasien Pneumonia masalah keperawatan yang muncul yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, gangguan pertukaran gas. Masalah keperawatan pada pasien kelolaan ditemukan tiga yaitu, bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, menyusui tidak efektif. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan dari kriteria hasil yang diharapkan. Berdasarkan tiga diagnosa keperawatan tersebut masalah dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan.
NUR ARISKA ALIWU
2022 · Book · Open Access
Dengue hemorragic fever (DHF) atau yang umum dikenal dengan demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemik pada wilayah tropis dan sebagian wilayah subtropis. Kejadian infeksi dengue lebih tinggi pada anak dibandingkan pada dewasa selain itu persentase yang memerlukan perawatan rumah sakit lebih tinggi pada anak asia dibandingkan ras lainnya. Tujuan karya tulis ini adalah agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan secara komprehensif pada An. D dengan penyakit DHF. Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Proses asuhan keperawatan yang telah dilakukan meliputi: pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implemntasi dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat penyakit terdahulu dan sekarang, pemeriksaan fisik dan pengkajian kesehatan secara keseluruhan. Diagnosis keperawatan yang ditemukan adalah bersihan jalan nafas tidak efektif, termoregulasi tidak efektif, risiko perdarahan, dan defisit pengetahuan tentang DHF. Intervensi yang telah dilakukan dengan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosis keperawatan sebagian dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan dan kriteria hasil yang diharapkan. Dari empat diagnosis tersebut masalah dapat tertasi, masalah dapat teratasi sebagian dan masalah belum teratasi. Penulis telah memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan secara komperhensif pada An. D dengan diagnosis DHF.
RINA APUI
2022 · Book · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. R DENGAN DIANGNOSIS MEDIK GNAPS DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. JUSUF SK TARAKAN ABSTRAK Glomerulonefritis akut pasca-streptokokus (GNAPS) masih menjadi permasalahan global terutama di negara berkembang. Pemahaman mengenai karakteristik GNAPS pada anak penting untuk meningkatkan kewaspadaan klinis dan sebagai data dasar untuk penelitian lanjutan. Tujuan umum yang ingin dicapai pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah memperoleh gambaran secara nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian Asuhan Keperawatan pada An. R dengan Glomerulonefritis akut pasca sterptokokus (GNAPS). Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah menggunkan metode deskriptif tipe studi kasus dan studi litelatur yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisa data, dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian seluruh langkah proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukan untuk gejala utama GNAPS tidak ditemukan karena klien sudah berada di rumah sakit selama 2 minggu dan penulis mengkaji 1 hari sebelum pulang dan ditemukan gejala penyerta seperti perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin. Penyusuanan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimplementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukan sebagian masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan proses Asuhan Keperawatan penulis telah mendapatkan gambaran nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian yang dilakukan pada An.R. Hal ini berarti proses keperawatan dapat dijalankan dengan baik oleh perawat.
ENDAH WAHYUNINGTYAS
2022 · Book · Open Access
Demam dengue saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada masyarakat. Demam dengue juga merupakan penyebab kematian pada anak jika tidak ditangani dengan cepat. Demam dengue dapat menyerang semua kelompok usia terutama pada anak, karena pada anak sistem pertahanan tubuh belum sempurna. Asuhan keperawatan yang komprensif diperlukan untuk mencegah penyakit demam dengue dan meminimalkan resiko komplikasi. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses asuhan keperawatan pada anak yang dirawat dengan demam dengue. kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. M. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencangkup lima langkah proses keperawatan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan merupakan kesenjangan pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. M yaitu, termoregulasi tidak efektif, risiko konstipasi, gangguan pola tidur, defisit pengetahuan. Intervensi dan implementasi keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil empat diagnosa keperawatan yang dapat teratasi tiga diagnosa. Dapat disimpulkan bahwa perawat telah mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik.
ADITIYA NUR RAHMAWATI
2022 · Book · Open Access
Demam typoid adalah penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi, yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh atau panas yang panjang, penyakit ini dapat menyebar pada orang lain dengan media makanan atau air liur yang telah terkontaminasi oleh bakteri. Tujuan umum yang ingin dicapai pada penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran secara nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian Asuhan Keperawatan Pada An “N” Dengan Demam Typoid. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif tipe studi kasus dan studi literatur yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisa data, dan menarik kesimpulan. Adapun penulisan laporan tugas akhir ini didapat dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Dalam seluruh proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa An. N hanya mengalami gangguan buang air besar, sedangkan gejala lain tidak ditemukan. Didapatkan tiga diagnosis keperawatan pada An. N yaitu konstipasi berhubungan dengan ketidakcukupan asupan serat, risiko defisit nutrisi dibuktikan dengan faktor psikologis keengganan untuk makan, dan defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien. Seluruh intervensi dapat diimplementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan sebagian masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa penulis bisa melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan secara nyata berupa pengkajian, menentukan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi kepada An.N. Kata kunci: Demam Typoid, Asuhan Keperawatan
SITTI FIZRAINI POMALINGO
2022 · Book · Open Access
Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak adalah gastroenteritis akut. Gastroenteritis akut merupakan peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi (buang air besar) lebih dari tiga kali sehari disertai dengan perubahan konsistensi bentuk tinja menjadi cair dengan tanpa darah atau lendir. Tujuan penulisan ini agar penulis dapat memahami konsep dan teori serta memperoleh pengalaman nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan pada An. D dengan penyakit Gastroenteritis Akut. Pemberi asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang mencakup identitas klien, riwayat keseluruhan. Adapun terdapat kesenjangan antara teori dengan laporan kasus pada pengkajian dan penegakkan diagnosa. Diagnosa keperawatan yang ditemukan Defisit Nutrisi, Defisit Pengetahuan, Defisit Perawatan Diri. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan penegakkan diagnosa. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan diagnosa keperawatan yang dirumuskan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan terdapat dua diagnosa belum teratasi yaitu diagnosa Defisit Nutrisi dan Defisit Perawatan Diri. Diharapkan keluarga klien mampu mengigatkan An. D selalu menggosok gigi sebelum atau sesudah dan mengingatkan An. D mencuci tangan memakai sabun sebelum atau sesudah.
ENJEL PUSPASARI
2022 · Book · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.F DENGAN DIAGNOSA MEDIK PNEUMONIA DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H JUSUF SK TARAKAN ABSTRAK Pneumonia merupakan radang paru yang disebabkan oleh bakteri dengan gejala panas tinggi disertai batuk berdahk, napas cepat (frekuensi nafas >50x/menit), sesak, dan gejala lainnya seperti sakit kepala dan gelisah, dan nafsu makan berkurang. Tujuan umum yang ingin dicapai pada penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran secara nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan pada An “F” dengan pneumonia. Metode penulisan laporan tugas akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif tipe studi kasus dan studi literatur yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisa data, dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian seluruh langkah proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukkan gejala utama yang ditemukan pada An. F, dan juga gejala penyerta tidak semua ditemukan. Didapatkan tiga diagnosa keperawatan pada An. F dengan diagnosa utama adalah Hipertermia berhubungan dengan proses pnyakit. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimpelementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan sebagian masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kasus dengan teori pada setiap langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, penyusunan renacana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Hal ini berarti proses keperawatan dapat dijalankan dengan baik oleh penulis. Dari semua diagnosis yang telah dingkat semuanya telah teratasi. Kata kunci:Pneumonia, asuhan keperawatan.
SITI RUQIAH
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Diagnosa Medik Demam Dengue Di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf Sk Tarakan Penyakit Demam Dengue di Indonesia masih merupakan salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh virus Dengue melalui perantara gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan komprehensif pada An.A dengan penyakit Demam Dengue. Metode penulisan adalah deskritif, tipe studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialami dan sekarang, pengkajian kesehatan secara keseluruhan. Diagnosa yang ditemukan adalah termoregulasi tidak efektif, risiko hypovolemia, gangguan rasa nyaman. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnose keperawatan dapat teratasi sesuai yang telah ditetapkan dari kriteria hasil yang diharapkan. Dari tiga diagnosa tersebut masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan.
NATALIA GEGA LURON
2022 · Book · Open Access
Pneumonia adalah kondisi dimana seseorang mengalami infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru orang tersebut. Penyakit pneumonia ini membuat kantung udara di paru-paru terisi oleh nanah, sehingga dikategorikan berbahaya. Kematian balita disebabkan oleh pneumonia dan diperkirakan telah membunuh 1,4 juta balita setiap tahunnya. WHO (World Health Organization) menyebutkan pneumonia merenggut nyawa lebih dari 800.000 balita setiap tahunnya, atau sekitar 2.200 per harinya dan angka tersebut lebih dari 153.000 bayi baru lahir. Tujuan penulis adalah agar dapat menerapkan, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, memecahkan masalah pada klien. Dalam menyusun tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi keperawatan, kepustakaan. Didapatkan tiga diagnosa pada An. J diagnosa keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif, risiko defisit nutrisi, defisit pengetahuan. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang ditetapkan. Dari ketiga diagnosa tersebut terdapat tiga diagnosa yang teratasi sesuai tujuan yang telah ditentukan.
TITIN ENJILA SARI
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An.A dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawatan Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dari tanggal 24 sampai 26 April 2022. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An.A dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An.A Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari empat diagnosis keperawatan satu teratasi Resiko ketidakseimbangan elektrolit dibuktikan dengan muntah, satu teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan kurangnya asupan makan, satu teratasi Nausea berhubungan dengan ditensi lambung, dan Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi tentang asupan Nutrisi.
KRISTIANTO TRIWIBOWO
2022 · Book · Open Access
Abstrak Plankton terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu plankton tumbuhan (fitoplankton) dan plankton hewani (zooplankton). Plankton merupakan salah satu organisme di suatu perairan yang sangat penting dalam menentukan kesuburan pada suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas plankton yang terdiri dari kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi dengan kondisi kualitas perairan di Sungai Malinau Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 hingga 28 Desember 2019. Pengambilan sampel plankton dilakukan 3 stasiun pengamatan yaitu stasiun 1 Tikungan Sungai Malinau di Desa Malinau Hulu, stasiun 2 Percabangan Sungai Malinau di Desa Malinau Seberang, dan stasiun 3 Kawasan Penambangan Pasir dan Kerikil Malinau Kota. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Kelimpahan Fitoplankton didapatkan berkisar 1-9 sel/L. Kelimpahan zooplankton didapatkan berkisar 2-5 Ind/L. Indeks keanekaragaman fitoplankton berkisar 0,996-1,446. Indeks keanekaragaman zooplankton berkisar 0,524-1,097. Indeks keseragamaan fitoplankton berkisar 0,849 – 0,957. Indeks keseragamaan zooplankton berkisar 0,757 – 0,973. Indeks dominansi fitoplankton berkisar 0, 278 – 0, 406. Indeks dominansi zooplankton berkisar 0,343 – 0,525. Kelimpahan plankton di Sungai Malinau termaksuk dalam kategori rendah.
WIDIAWATI
2022 · Book · Open Access
Air adalah elemen yang sangat penting dalam proses budidaya perairan, akan tetapi media air dalam budidaya rentang tercemar oleh berbagai aktivitas. Salah satu alternatif yang digunakan adalah Resirkulasi Akuakultur Sistem (RAS) yaitu filter kitosan yang berasal dari zat kitin limbah perikanan seperti cangkang kepiting dan kulit udang, yang ramah lingkungan serta efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi kitosan dalam filter RAS dan untuk mengetahui konsentrasi kitosan yang optimal sebagai filter terhadap kualitas air dan pertumbuhan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu ikan air tawar yang mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah yang diharapkan dapat menyumbang peningkatan produksi, ikan nila juga mendapat perhatian dari masyarakat dunia, yang menitik beratkan pada peningkatan gizi masyarakat berkembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari empat perlakukan dan tiga ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari variasi konsentrasi kitosan yaitu kontrol, kitosan 0 mg, kitosan 50 mg, kitosan 100 mg. Hasil penelitian menunjukan setiap perlakuan berpengaruh nyata pada panjang mutlak dan bobot mutlak, serta tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup (SR) dan laju pertumbuhan spesifik (SGR). Perlakuan P3 dengan konsentrasi kitosan 50 mg merupakan konsentrasi yang optimal pada filter dalam sistem RAS.
MIFTAHUL JANNAH
2022 · Book · Open Access
Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Upaya yang dilakukan untuk menekan AKI dan AKB salah satunya dengan asuhan kebidanan komprehensif yang mencakup asuhan kebidanan dimulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan masa nifas. Tujuan laporan tugas akhir ini adalah menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N dengan menggunakan dokumentasi SOAP. Pengkajian dilakukan pada Ny. N G3P2A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 1 kali di Puskesmas Karang Rejo pada usia kehamilan 38 minggu 1 hari pada Tanggal 5 April 2022 Pukul 09.55 WITA. Persalinan pada tanggal 9 april 2022 di usia kehamilan 38 minggu 5 hari. Kala I berlangsung 8 jam 55 menit, Kala II berlangsung 7 menit, Kala III berlangsung 5 menit dan Kala IV berlangsung 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar Asuhan Persalinan Normal (APN) dan tidak ditemukannya komplikasi. Masa nifas Ny. N berjalan dengan normal, kunjungan nifas dilakukan 4 kali. Dilakukan pada 6 jam postpartum, 3 hari postpartum, 10 hari postpartum dan 32 hari postpartum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi dan pengeluaran lochea berjalan secara fisiologis. Terdapat bendungan ASI pada hari ketiga postpartum dan dapat teratasi. Asuhan pada bayi baru lahir dilakukan 3 kali. Kunjungan dilakukan sejak 6 jam kelahiran sampai usia bayi 10 hari. Bayi lahir spontan dengan BB 3.750 gram, PB 51 cm, JK laki-laki, cukup bulan, menangis kuat, tidak ada kelainan kongenital.Berdasarkan asuhan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. N, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukannya penyulit maupun kesenjangan antara teori dan asuhan yang telah diberikan.
RAHIMAH
2022 · Book · Open Access
Pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang berkualitas membutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai bidan diharapkan mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam pelayanan kebidanan, termasuk asuhan kebidanan yang diberikan oleh bidan. Oleh karena itu asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny. Y G6P5A0 adalah dengan melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 6 kali pada usia kehamilan 37 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan pada tanggal 17 Mei 2022 pukul 21.10 WITA. Usia kehamilan 39 minggu 3 hari, Pada kala I, II, III, IV, tidak ditemukan celah dan berjalan normal. Ibu Y berjalan normal mulai dari kunjungan 6 jam terhitung tanggal 18 Mei 2022. Pada asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan dan tidak ditemukan masalah. Tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, selama nifas berjalan secara fisiologis tidak ada celah. Perawatan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan dan tanpa adanya identifikasi masalah, serta dilakukan untuk menjaga bayi tetap hangat, melakukan IMD dan melakukan imunisasi awal yaitu HB0. Pengamatan pada bayi baru lahir dilakukan mulai 1 jam setelah lahir hingga 11 hari. Bayi lahir berjenis kelamin perempuan dengan berat badan normal 3.700 gram, panjang badan spontan 50 cm, dan tidak ditemukan komplikasi.
WAHYU CHRISTIAREN
2022 · Book · Open Access
AKI dan AKB merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan Asuhan Komprehensif untuk memberikan pelayanan berkualitas untuk membantu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak. Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 2 Juni 2021 di BPM Rubiyah Kota Tarakan dengan Ny. R sebagai responden untuk melaksanakan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat usia kehamilan klien 41 minggu. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 41 minggu. Kala I berlangsung selama ±3 jam, kala II berlangsung selama 10 menit, kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN) dan tidak ditemukan adanya masalah. Masa nifas Ny. R berjalan dengan normal. dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 03-Juni 2022. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisilogis, observasi Bayi lahir dengan berat badan 2.600 gram dan panjang 50 cm, bayi lahir spontan, tidak ada masalah dan bayi telah melakukan IMD selama 60 menit bayi setelah lahir. Asuhan kebidanan komprehensif telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Asuhan kebidanan secara COC adalah salah satu upaya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)
FEMI DWI CAHYANTI
2022 · Book · Open Access
AKI dan AKB merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan Asuhan Komprehensif untuk memberikan pelayanan berkualitas untuk membantu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak. Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 14 Mei 2021 di Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan dengan Ny. R sebagai responden untuk melaksanakan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat usia kehamilan klien 38 minggu. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Kala I berlangsung selama ±3 jam, kala II berlangsung selama 15 menit, kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN) dan tidak ditemukan adanya masalah. Masa nifas Ny. R berjalan dengan normal. dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 19 Mei 2022. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisilogis, observasi Bayi lahir dengan berat badan 2.900 gram dan panjang 49 cm, bayi lahir spontan, tidak ada masalah dan bayi telah melakukan IMD selama 60 menit bayi setelah lahir. Asuhan kebidanan komprehensif telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Asuhan kebidanan secara COC adalah salah satu upaya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)
MEZUIN MARTHIANUS
2022 · Book · Open Access
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. R DI PUSKESMAS JUATA ABSTRAK Pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang berkualitas membutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai bidan diharapkan mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam pelayanan kebidanan, termasuk asuhan kebidanan yang diberikan oleh bidan. Oleh karena itu asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny. R G2P1A0 adalah dengan melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 1 kali pada minggu ke-40. Asuhan yang dilakukan pada persalinan pada tanggal 27 Mei 2022 pukul 16.45 WITA. Usia kehamilan 40 minggu. Tahap pertama berlangsung selama 40 menit dan tahap kedua berlangsung selama 5 menit. Tahap III berlangsung selama 7 menit, dan tahap IV berlangsung selama 2 jam. Pada tahap I, II, III, IV, tidak ditemukan celah dan berjalan normal. Ny. R berjalan normal mulai dari kunjungan hari ketiga mulai tanggal 30 Mei 2022. Pada asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan dan tidak ditemukan masalah. Tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, selama nifas berjalan secara fisiologis tidak ada celah. Perawatan bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan dan tanpa adanya identifikasi masalah, serta dilakukan untuk menjaga bayi tetap hangat, melakukan IMD dan melakukan imunisasi awal yaitu HBO.Pengamatan pada bayi baru lahir dilakukan mulai 1 jam setelah lahir sampai 3 jam. Bayi lahir berjenis kelamin perempuan dengan berat badan normal 2900 gram, panjang badan spontan 48 cm, tidak ditemukan komplikasi, tidak ditemukan kelainan kongenita, bayi juga melakukan IMD.