Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 218 dari 342

Permainan Ludo-Ku sebagai Media Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 7 Tanjung Selor

KASMIA
2022 · Book · Open Access

PENGEMBANGAN PERMAINAN LUDO-KU SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH SMP NEGERI 7 TANJUNG SELOR ABSTRAK Kasmia. 2022. Penelitian ini adalah pengembangan permainan Ludo-Ku dan untuk menghasilkan produk permainan Ludo-Ku sebagai media Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 7 Tanjung Selor. Penelitian pengembangan ini diadaptasi menggunakan desain penelitian pengembangan Borg and Gall dalam Sugiyono (2015) yang dilaksanakan sampai pada tahap ke enam dan disesuaikan dengan penelitian pengembangan. Media ini merupakan salah satu media yang akan digunakan untuk membantu guru Bimbingan dan Konseling (guru BK) dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan skor yang diperoleh dari validator ahli desain sebesar 97 atau 81% berada pada kategori sangat layak, nilai skor dari validator ahli materi sebesar 112 atau 76% berada pada kategori layak. Adapun hasil penelitian dari respon guru menunjukkan skor yang diperoleh yaitu 97%, 93%, 100%, dan 94% berada pada kategori sangat layak. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Permainan Ludo-Ku sebagai Media Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 7 Tanjung Selor sangat layak dan baik dijadikan dan dugunakan sebagai media layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Pertama (SMP/Sederajat).

PENGEMBANGAN MEDIA APLIKASI SI CERDIK (CERDAS MENDIDIK) PADA MATERI CAMPURAN HETEROGEN DAN CAMPURAN HOMOGEN DI KELAS V SDN 049 TARAKAN

ERINNA PUTRI MAHARANI
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran berupa aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik) yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran, yang ditinjau dari validasi media, materi dan juga bahasa. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik). Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media diperoleh persentase sebesar 92%, ahli materi sebesar 90%, ahli bahasa 90%. Hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik) berada pada kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba ketertarikan siswa terhadap media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik) memperoleh persentase sebesar 84% pada uji coba terbatas, dan 94% pada uji coba pemakaian produk akhir. Hasil dari uji coba terbatas dan juga uji coba pemakaian menunjukkan bahwa siswa merasa sangat tertarik terhadap media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik).

SURVEY KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEKERJA KEBERSIHAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DIKOTA TARAKAN

MULYADI
2022 · Book · Open Access

Mulyadi. 2022. Survey Komunikasi Interpersonal Pekerja Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Dikota TarakanDibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.,I.,M.Pd, selaku Pembimbing Utama, dan Ibu Emma Juwita Magdalena Sirait, M.Pd selaku Pembimbing Anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemahaman pekerja dinas lingkungan hidup mengenai komunikasi intepersonal di Kota Tarakan. Komunikasi Interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan secara akrab dan sangat mengenal antara orang-orang secara tatap muka yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung agar orang lain dapat memahami apa yang diinginkan dan disampaikan individu.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja kebersihan dinas lingkungan hidup kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel populasi total sebanyak 32 pekerja. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Dan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pekerja kebersihan dinas lingkungan hidup terhadap komunikasi intepersonal, mencapai 84,3% atau dapat dikatakan cukup, artinya pemahaman pekerja dinas lingkungan hidup mengenai komunikasi intepersonal di Kota Tarakanperlu di tingkatkan dan dikembangkan lagi karena banyaknya pekerja yang memiliki pemahaman yang cukup mengenai komunikasi intepersonal.

Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas VI-A SDN 043 Tarakan pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat

DIAH NUR NOVIANA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam memahami materi operasi hitung bilangan bulat negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SDN 043 Tarakan dalam memahami materi operasi hitung bilangan bulat negatif. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas VI-A SDN 043 Tarakan yang berada di Kelurahan Karang Harapan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 4 peserta didik mewakili subjek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan yang dialami peserta didik dalam memahami materi operasi hitung bilangan bulat negatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan memahami simbol bilangan negatif dialami oleh subjek S1 karena memahami terkait konsep bilangan negatif. Subjek S2 mengalami kesulitan dalam memahami simbol bilangan negatif karena subjek S2 tidak mengetahui bagaimana bentuk dari tanda negatif, serta subjek S2 tidak mengetahui bahwa dalam bilangan bulat terdapat bilangan negatif dan positif. Sedangkan subjek S3 dan subjek S4 tidak mengalami kesulitan dalam memahami simbol bilangan negatif. Kesulitan dalam memahami konsep yang dialami oleh subjek S1, S2, S3 dan S4 karena subjek belum mampu menentukan rumus yang harus digunakan pada operasi hitung bilangan negatif. Selain itu pada materi operasi hitung bilangan negatif yang melibatkan soal cerita, keempat subjek mengalami kesulitan memahami konsep karena subjek tidak mampu memahami maksud soal sehingga kesulitan dalam mengubah soal menjadi kalimat matematika. Akibatnya, keempat subjek tersebut mengalami kesulitan saat melakukan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal. Kesulitan dalam memahami prosedur yang dialami oleh subjek S1, S2, S3, dan S4 terjadi karena keempat subjek belum memahami konsep operasi hitung bilangan bulat negatif. Selain itu, keterampilan berhitung subjek yang masih kurang menyebabkan terjadinya kesulitan dalam memahami langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan operasi hitung bilangan negatif.

SURVEI PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

JUSTIKA FAUZAN LESTARI
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMA Negeri 2 Tarakan. Bimbingan kelompok adalah suatu layanan yang memungkinkan sejumlah peserta didik secara bersama-sama melalui dinamika kelompok dan memperoleh bahan dari narasumber kemudian membahas secara bersama-sama yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey yang bersifat deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran skala, dan instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala bimbingan kelompok. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMA Negeri 2 Tarakan mencapai 53% (Tinggi), yang berarti bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok di SMA Negeri 2 Tarakan sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tahapan yang ada.

Analisis Kesalahan Siswa Kelas VIB Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Bangun Ruang di SDN 043 Tarakan

WIDIANA BINTA AFDHILA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIB di SDN 043 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini melibatkan 23 siswa kelas VIB SDN 043 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes soal dan wawancara mendalam terhadap 8 siswa yang mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 23 siswa yang mengalami kesalahan-kesalahan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (a) kesalahan membaca terjadi apabila siswa tidak mengetahui cara membaca satuan volume dan luas alas, (b) kesalahan memamahi terjadi karena siswa tidak memahami beberapa kata dalam soal, siswa tidak mampu memilih dan menemukan informasi yang terdapat dalam soal, dan siswa tidak mampu memahami informasi yang disampaikan secara tersirat. (c) Kesalahan transformasi terjadi karena ketidakpahaman subjek dalam menentukan metode penyelesaian, siswa menggunakan strategi yang tidak tepat karena tidak memahami soal dan subjek hanya menghafal rumus tanpa mengetahui konsepnya, (d) kesalahan keterampilan proses terjadi karena siswa melakukan kesalahan pada tahap sebelumnya, siswa tidak menghafal dan tidak mampu mengoperasikan perkalian, siswa tidak mampu menjalankan tahapan dalam menyelesaikan masalah, perhatian siswa teralihkan pada soal lain, siswa tidak mengetahui perhitungan akar pangkat 3, siswa tidak menggunakan informasi dengan lengkap, dan ketidakhati telitian siswa dalam menuliskan operasi hitung, (e) kesalahan penulisan jawaban akhir terjadi karena kesalahan yang dilakukan sebelumnya terutama pada tahap keterampilan proses dan siswa tidak terbiasa menuliskan kembali jawaban akhir sesuai dengan bentuk soal. Kesalahan yang berbeda ini harusnya ditindak lanjuti oleh guru dengan memberikan perlakuan yang berbeda kepada siswa berdasarkan kesalahan yang dilakukan. Untuk penelitian selanjutnya yang mungkin dilakukan adalah merancang strategi bagi guru dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pada jenis-jenis kesalahan pemahaman dan kesalahan keterampilan proses karena memiliki persentase kesalahan yang tinggi.

Penyelenggaraan Bimbingan Karir di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan Tahun Ajaran 2021-2022

MASLIANI
2022 · Book · Open Access

PENYELENGGARAAN BIMBINGAN KARIR DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN TAHUN AJARAN 2021-2022 ABSTRAK MASLIANI. 2022. Penyelenggaraan Bimbingan Karir di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan Tahun Ajaran 2021-2022 di bimbing oleh Hendra Pribadi, S.Pd., M.Psi dan Suriata, M.Pd. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan bimbingan karir yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan oleh guru bimbingan dan konseling. Penyelenggaran bimbingan karir adalah suatu proses bantuan, layanan, pendekatan terhadap individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerja, merencanakan masa depan yang sesuai dengan bentuk kehidupan yang diharapkan mampu menentukan dan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil sehingga mampu mewujudkan dirinya secara bermakna. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data dengan cara observasi secara langsung, wawancara yang bertujuan memperoleh informasi, dokumentasi bertujuan untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian. Adapun yang menjadi informan penelitian yaitu guru bimbingan dan konseling. Teknik analisis data data dalam penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian penyelenggaraan bimbingan karir di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan disusun dalam suatu paket tertentu, yaitu paket bimbingan karir menunjukan bahwa dalam pelaksanaan paket bimbingan karir memang tidak terlaksana secara spesifik di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan, namun ada beberapa paket bimbingan karir yang terlaksana seperti paket lima yaitu paket merencanakan masa depan, dan kegiatan bimbingan karir dilaksanakan secara instruksional dimana pada saat proses pembelajaran dimana dipadukan dengan kegiatan belajar mengajar, dan kegiatan bimbingan karir dilaksanakan dalam bentuk pengajaran unit yang memiliki jam khusus yang berikan oleh sekolah.

PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV B DI SDN 032 TARAKAN

HERNIWATI
2022 · Book · Open Access

PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV B DI SDN 032 TARAKAN ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV B SDN 032 Tarakan dikarenakan minimnya penggunaan model pembelajaran yang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV B SDN 032 Tarakan melalui penerapan model Teams Games Tournament Berbasis Lesson Study. Langkah model teams games tournament meliputi penyajian kelas, belajar dalam kelompok, permainan, pertandingan dan penghargaan kelompok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV B SDN 032 Tarakan berjumlah 17 orang dan objek penelitian yaitu hasil belajar siswa. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yang meliputi 3 tahapan yaitu Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas IV B SDN 032 Tarakan setelah diterapkannya model pembelajaran Teams Games Tournament berbasis lesson study. Berdasarkan indikator keberhasilan yang ingin dicapai persentase nilai aspek kognitif siswa mencapai 70% dari nilai KKM, aspek persentase afektif dan psikomotor siswa yaitu 75%. Data yang telah dikumpulkan menunjukkan bahwa presentase kognitif hasil belajar siswa pada lembar kerja siswa (LKS) siklus I sebesar 46,66% dan meningkat menjadi 100% pada lembar kerja siswa (LKS) siklus II. Selain itu di peroleh data pada penilaian afektif dan psikomotor siswa juga mengalami peningkatan. Pada siklus I presentase penilaian afektif siswa sebesar 91,99% dan meningkat kembali menjadi 94,66% pada siklus II, sedangkan persentase aspek psikomotor siswa pada siklus I sebesar 67,11% dan meningkat menjadi 83,11% pada siklus II.

PENERAPAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 BUNYU

LISANTRI
2022 · Book · Open Access

Perubahan pelaksanaan sistem pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka (offline) berubah menjadi pembelajaran secara daring (online) menyebab-kan banyak siswa melakukan perilaku prokrastinasi akademik. Upaya yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah pemberian layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring. Konseling kelompok sebagai salah satu bentuk konsel-ing dengan memanfaatkan kelompok untuk membantu, memberi umpan balik dan pengalaman belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bunyu. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pre-test posttest design. Dengan populasi sebanyak 59 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling sebanyak 10 orang siswa menurut teori Roscoe (dalam Sugiyono 2015). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala prokrastinasi akademik yang diadaptasi dari Ghaida (2019) berdasarkan teori Ferrari, Johnson & McCown (1995). Teknik analisis data dari hasil hipotesis paired sample t-test yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikan 0.001 0,05 dan nilai t hitung 60.374 > t tabel 1.833. Sehingga penerapan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Negeri 2 Bunyu.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI PAHLAWANKU BERBASIS GOOGLE SITES DI KELAS IV SDN 032 TARAKAN

LALU AKBAR ZAB
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran Aplikasi Pahlawanku ditinjau dari validasi Ahli bahasa, ahli materi dan ahli media, serta kemenarikan ditinjau dari angket respon guru dan angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) Analysis (Analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (Implementasi); 5) Evaluation (Evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, angket respon guru dan angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 92,5%, ahli bahasa sebesar 81,25 dan ahli media sebesar 85,41% dengan kategori sangat layak. Hasil dari angket respon guru sebesar 96,87%, angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 98% dan pada uji coba lapangan sebesar 98,47% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, respon guru, respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka, media pembelajaran Aplikasi Pahlawanku dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.

SURVEY PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI MTS DDI TARAKAN TAHUN AJARAN 2022

HERAWATI SAFITRI
2022 · Book · Open Access

Masa remaja dikenal sebagai masa dimana penuh masalah, masa remaja adalah masa transisi dalam rentang kehidupan manusia yang menghubungkan masa kanak-kanak dan masa dewasa. Dalam hal ini bimbingan dan konseling sangat diperlukan mengingat bahwa dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari berbagai persoalan dan permasalahan yang dapat menghambat pengembangan hakekat manusia yang berasal dari kondisi prasarana, sarana, dan kelembagaan masyarakat, kelembagaan pendidikan, perkembangan dan teknologi dan kondisi individu itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di MTs DDI Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian survey yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 90 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa yang diambil adalah siswa yang pernah mengikuti bimbingan kelompok dan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di MTs DDI Tarakan, secara garis besar berjalan dengan baik dengan nilai presentase (90,3%) dan sisanya merespon dengan cukup dan kurang. Adolescence is know as a problematic period. Adolescence is the transition in human life connecting childhood with adulthood. In this case, guidance and counseling are greatly needed given that human life cannot be separated from various problems and issues which may inhibit human nature’s development from the cinditions of infrastructures, facilities, and community condition. The objective of this research was to examine the effectiveness of group guidance service implementation at MTs DDI Tarakan. This research used quantitative approach with descriptive survey research. The research used was 90 students. The research samples were 31 students who had participated in group guidance using purposive sampling technique. The data were analyzed using descriptive statistical analysis technique. The research results showed that the group guidance service implementation at MTs DDI Tarakan had generally been very effective with percentage value of (90.3%) and remainder responded it was effective and less effective.

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI MAGNET KELAS VI DI SDN 012 TARAKAN

RIRIN ARISTA SURYANI
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan multimedia interaktif ditinjau guru dan angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) Analysis (Analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (Implementasi); 5) Evaluation (Evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, angket respon guru dan angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas VI-B SDN 012 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 92% dan ahli media sebesar 80% dengan kategori sangat layak. Hasil yang diperoleh dari angket respon guru sebesar 96%, angket respon siswa uji coba terbatas sebesar 98,66%, dan pada angket respon siswa uji coba lapangan sebesar 94,66% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, angket respon guru, dan angket respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka, multimedia interaktif dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Hubungan Antara Minat Baca Siswa Terhadap Hasil Belajar di Kelas V SDN 023 Tarakan

RIZKI AMALIA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca siswa terhadap hasil belajar di kelas V SDN 023 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif Korelasional yang dilaksanakan pada bulan Desember semester ganjil tahun ajaran 2021-2022. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 023 Tarakan yang berjumlah 79 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan bantuan Software SPSS versi 24.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara minat baca siswa terhadap hasil belajar di kelas V SDN 023 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi Product Moment diperoleh nilai rhitung 0,595 ˃ rtabel 0,220 pada taraf signifikan 5%. Besar korelasi antara minat baca siswa terhadap hasil belajar di kelas V SDN 023 Tarakan berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh hasil sebesar 35,40% sedangkan sisanya sebesar 64,60% ditentukan oleh variabel lain.

STUDI TENTANG PELAKSANAAN BIMBINGAN KELUARGA DALAM PROSESI PERNIKAHAN ADAT TIDUNG ULUN PAGUN DI KABUPATEN TANA TIDUNG

MARWAH SAPUTRI
2022 · Book · Open Access

Studi Tentang Pelaksanaan Bimbingan Keluarga Dalam Prosesi Pernikahan Adat Tidung Ulun Pagun Di Kabupaten Tana Tidung oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Pelaksanaan bimbingan keluarga merupakan upaya pemberian bantuan kepada para individu, sebagai pemimpin atau anggota keluarga agar mereka mampu menciptakan keluarga yang utuh dan harmonis, memberdayakan diri, dapat menciptakan dan menyesuaikan diri dengan norma keluarga, serta berperan atau berpartisipasi aktif dan mencapai kehidupan keluarga yang bahagia. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tradisi prosesi pernikahan adat tidung dan memahami pelaksanaan bimbingan keluarga terhadap prosesi pernikahan adat tidung. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat suku tidung yang telah melakukan tradisi pernikahan adat tidung yaitu AF dan MI. Instrumen dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Nilai-nilai dari tradisi pernikahan Adat Suku Tidung mencakup nilai; 1) Permohonan izin dari keluarga, 2) nilai-nilai pengharapan (langgeng, keturunan yang baik, penerimaan/pengakuan 3) Nilai cinta, 4) nilai Ketabahan dan pengorbanan. 5) Nilai-nilai kejujuran, 6) Kerjasama dan gotong royong, 7) Tanggungjawab dan keseriusan, 8) Do’a restu, 9) Kesepakatan dan perjanjian, 10) Kebersamaan, kekeluargaan dan silaturahmi, 11) Kesadaran, keinginan dan keinsafan meninggalkan kebiasan yang tidak bermanfaat. Study of Implementation Family Guidance in The Tidung Marriage Process Tradition Ulun Pagun in Tana Tdung District guided by Siti Rahmi, S.Sos.I,.M.Pd and Suriata, M.Pd. Implementation of family guidance is efforts to provide assistance for individuals, as a leader or family members to make them create intact and harmonious family, empower yourself, can create and adjust oneself with family norm, and play a role or actively participate and achieve a happy family life. The purpose of this research to know the tradition of Tidung marriage process and understand the implementation of family guide for the Tidung marriage process. The research used qualitative method. The subject in this research is AF and MI who have done the traditional Tidung marriage process. The instrument of the research are interviewed, observation, and documentation. Value for the Tidung tradition include: 1) Permit application from family, 2) Value of hope (lasting, good lineage, acceptance/recognition), 3) Value of love, 4) Value of patience and sacrifice, 5) Value of honesty, 6) Cooperation and mutual cooperation, 7) Responsibility and sincerity, 8) Blessing, 9) Agreement, 10) Togetherness, family, friendship, 11) Awareness, desire and cognition abandon unwholesome habits.

Peran Guru dalam Menghadapi Kesulitan Belajar Siswa Kelas IV-A pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 031 Tarakan

NURHAJJARA
2022 · Book · Open Access

Pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi covid-19 menimbulkan kesulitan belajar yang dialami oleh siswa, oleh karena itu peran guru sangat penting dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam menghadapi kesulitan belajar siswa kelas IV-A di SDN 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 031 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 031 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai pembimbing, yaitu guru telah mengenal siswanya terutama yang mengalami kesulitan belajar sehingga guru dapat memberikan bimbingan belajar seperti bimbingan individu dan kelompok. (2) sebagai fasilitator, yaitu guru telah mengusahakan fasilitas belajar berupa sumber belajar seperti buku paket atau tema dan LKPD sedangkan untuk media belajar guru menggunakan laptop, LCD dan speaker untuk menampilkan media audio visual kepada siswa yang belajar disekolah sedangkan siswa yang belajar daring guru mengirimkan video pembelajaran melalui whatsapp group. (3) sebagai motivator, yaitu guru selalu memberikan penguatan berupa pujian, nasehat dan motivasi yang dilakukan saat pembelajaran daring maupun belajar disekolah. (4) sebagai evaluator, guru mengevaluasi hasil belajar siswa dengan memberikan tugas dan ulangan harian secara daring melalui whatsapp group dan saat pembelajaran di sekolah, guru juga menanyakan hal yang belum dipahami oleh siswa. Guru akan melakukan tindaklanjut terhadap siswa yang nilainya dibawah KKM dengan melakukan remedial.

Survey Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMPN 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022

JEKI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Jeki. 2022. “Survey pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMPN 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022” Skripsi , Program studi Bimbingan dan konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbinag Utama : Suprianto, S,Sos, M.Pd dan Dosen Pembimbing Kedua : Siti Rahmi, S,Sos,I,M.Pd.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Layanan bimbingan kelompok di SMPN 11 Tarakan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey sampel penelitian ini adalah siswa kelas Ix SMPN 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumla 70 siswa. Sehingga digunakan rumus slovin dengan tingkat kepercayaan 90% dan tinggat erol 10% pemilihan sampel dengan cara proportional sampel, karena pengambilan jumblah sampel disetiap kelas ditentukan seimbang dengan banyaknya populasi masing-masing kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skalah dan dekomentasi. Skala yang digunakan menggunakan model skala likert. Teknik amalisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini adalah diperoleh data studi tentang pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMPN 11 Tarakan tahun pelajaran 2021/2022 berdasarkan rekapitulasi hasil penelitian mencapai 28,5 berada pada kategori tinggi. Pencapain persentase pada setiap indikator juga berapa pada kategori tinggi dan sangat tinggi yaitu tahap persiapan 41% berada pada kategori tinggi dan indikator tahap inti 33% berada pada kategori tinggi, indikator Penutup 73% berada pada kategori tinggi, indikator tahap Refleksi 77% berada pada kategori tinggi. Kata Konci: Layanan Bimbingan Kelompok. Covid-19

Deskripsi Permasalahan Guru Di Kelas V SDN 006 Tarakan Pada Mata Pelajaran Matematika Dalam Pelaksanaan BDR (Belajar Dari Rumah)

FENI RISAWANA
2022 · Book · Open Access

DESKRIPSI PERMASALAHAN GURU DI KELAS V SDN 006 TARAKAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DALAM PELAKSANAAN BDR (BELAJAR DARI RUMAH) ABSTRAK Masa pandemi covid-19 telah menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan BDR (Belajar Dari Rumah) pada pembelajaran matematika yang dianggap sulit, hal inilah yang memunculkan permasalahan bagi guru dalam pelaksanaannya. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi oleh guru di kelas V SDN 006 Tarakan pada mata pelajaran matematika dalam pelaksanaan BDR. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 006 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah guru dan siswa kelas V SDN 006 Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru melakukan pembelajaran matematika dengan menerapkan metode yang sama pada semua pembelajaran, hal ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi selama pelaksanaan BDR. Guru menggunakan aplikasi whatsapp sebagai sarana perantara materi ajar. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh guru yaitu, (1) Penyampaian materi pembelajaran dalam video yang dibuat oleh guru dirasa terlalu cepat (2) Guru mengalami kendala pada media pembelajaran dalam proses pembuatan video yang membutuhkan waktu cukup lama, iklan di aplikasi yang muncul menghambat dan mengganggu proses pembuatan video, serta sulitnya menyimpan video dikarenakan memori HP guru penuh.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI TAKU (TAMBAH KURANG) PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN DI KELAS I SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

DINAR NURHAYATI RAMADHANI
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa aplikasi TaKu (Tambah Kurang) yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penilaian kelayakan media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 100%, ahli materi 90%, ahli praktisi 98%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas sebesar 95% dan uji coba kelompok luas sebesar 92,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas dan kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang).

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPYTERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMP MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

JUMRAH
2022 · Book · Open Access

Prokrastinasi akademik merupakan penundaan yang sering muncul pada siswa yang memiliki efek negatif terhadap proses belajar dan prestasi siswa, dimana siswa sering terlambat mengumpulkan tugas, kadang meminta tambahan waktu, juga tidak bersegera mengerjakan tugas yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada efektivitas konseling kelompok dengan teknik REBT terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas IX di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang berjumlah 18 siswa. Teknik sampling menggunakan probality sampling dengan ukuran jumlah sampel 61% dari populasi sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 11 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial dan uji Wilcoxon signed rank test dengan SPSS versi 24.0. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,003 ˂ 0.05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik REBT efektif terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 11 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 10 (91%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi yang sangat tinggi, 1 (9%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 2 (18%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi kurang, 9 (82%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi akademik sangat kurang Academic procrastination is a delay that often occurs in student which has a negative effect on the learning process and student achievement, where students are often late in submitting assignments, sometimes asking for additional time, and also not rushing to do the assignments given. The purpose of this study was to determine whether there is effectiveness of group counseling with REBT techniques on academic procrastination behavior in class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. This research is an experimental study with a target population of all students of class IX at SMP Muhammadiyah 1 Tarakan consisting of 18 students. The sampling technique used probability sampling with a sample size of 61% of the population so that the number of samples in this study was 11 students. Data processing used descriptive analysis techniques, inferential analysis techniques and the Wilcoxon signed rank test with SPSS version 24.0. Based on data analysis, it was concluded that based on the results of hypothesis testing, the significance value was (0.003 0.05), which means group counseling with REBT technique is effective in academic procrastination behavior of class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. In giving the pretest of the 11 students who were sampled in the study, there were 10 (91%) students who had very high procrastination behavior, 1 (9%) students had high academic procrastination behavior. In the post-test, there were 2 (18%) students who had less procrastination behavior, 9 (82%) students who had very less academic procrastination behavior

HUBUNGAN KELEKATAN (ATTACHMENT) KELUARGA TERHADAP KONTROL DIRI SISWA SMP NEGERI 1 TARAKAN

INTAN NOR'AIN
2022 · Book · Open Access

Siswa yang memiliki kelekatan (attachment) yang baik dengan keluarga dapat mengontrol dirinya dengan baik, begitupun sebaliknya siswa yang memiliki kelekatan (attachment) yang rendah terhadap keluarga tidak akan dapat mengontrol diri nya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kelekatan (attachment) Keluarga dengan Kontrol Diri Siswa SMP Negeri 1 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode korelasional dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa SMP Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 1039 Siswa. Teknik sampling menggunakan random sampling dengan ukuran jumlah sampel 100 dari populasi, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 34 siswa kelas VII, 33 siswa kelas VIII, 33 siswa kelas IX sehingga berjumlah 100 siswa. Pengelolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial, dan uji korelasi product moment dengan SPSS versi. 22.0. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa : (1) Berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikan sebesar (0,0000,05) maka Ha yang berbunyi “ada hubungan antara kelekatan (attachment) keluarga dengan kontrol diri” diterima, memiliki tingkat hubungan cukup kuat dengan persentase sebesar 51,1%. Dengan demikian terdapat hubungan antara kelekatan (attachment) keluarga dengan kontrol diri pada siswa SMP Negeri 1 Tarakan. (2) Dari 100 siswa yang menjadi sampel penelitian, terdapat 7 (7%) siswa memiliki kelekatan (attachment) sangat tinggi, 51 (51%) siswa memiliki kelekatan (attachment) rendah, (3) Pada Kontrol Diri terdapat 8 (8%) siswa memiliki kontrol diri sangat tinggi, 51 (51%) siswa memiliki kontrol diri rendah.