Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 199 dari 342

PERAN KONSELOR DALAM PENGEMBANGAN KARIER SISWA DI SMA HANG TUAH TARAKAN

FATIMAH
2022 · Book · Open Access

PERAN KONSELOR DALAM PENGEMBANGAN KARIER SISWA DI SMA HANG TUAH TARAKAN Fatimah, 2022. “Peran Konselor dalam Pengembangan Karier Siswa di SMA HANG TUAH Tarakan”. Peran konselor merupakan bagaimana orang tersebut menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan posisinya dan profesinya, Sedangkan pengembangan, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang akan menghasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif peserta didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran konselor dalam pengembangan karir siswa di SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan informan penelitian terdiri dari 2 orang guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa peran konselor dalam pengembangan karier siswa di SMA Hang Tuah Tarakan konselor PA sudah berperan dalam pengembangan karier siswa, sedangkan konselor RA belum sepenuhnya berperan. Adapun indikator penelitian tahapan-tahapan pelaksanaan bimbingan karier, yaitu pemahaman diri, nilai-nilai, pemahaman lingkungan, hambatan dan mengatasi hambatan, merencanakan masa depan.

HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

AYU AFRIDAH
2022 · Book · Open Access

Ayu Afridah. 2022. Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Minat Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Dibimbing oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyesuaian diri dengan minat belajar pada siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Penyesuaian diri merupakan proses bagaimana individu mencapai keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 siswa kelas VII 3 dan VII 4 di SMP Negeri 2 Tarakan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial, dan uji korelasi product moment dibantu aplikasi IMB Statistikal Product and Service Solution SPSS versi, 20.0 for windows. Hasil penelitian diketahui nilai korelasi rhitung antara penyesuaian diri dengan minat belajar menunjukan angka sebesar 0,221 dan rtabel dengan angka sebesar 0,244, dengan demikian tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dengan minat belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022.

Penilaian Signifikan Indek Tumbuhan Obat Suku Dayak Lundayeh Desa Pa Kemut Kecamatn krayan Barat kabupaten Nunukan dan Potensinya Sebagi Konten Biologi.

ARNOLDOS YANSEN
2022 · Book · Open Access

PENILAIAN SIGNIFIKAN INDEK TUMBUHAN OBAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DESA P A KEMUT KECAMATAN KRAYAN BARAT KABUPATEN NUNUKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI KONTEN BIOLOGI Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk megetahui nilai indek tumbuhan obat Suku Dayak Lundayeh Desa Pa Kemut dan potesinya sebagai konten Biologi, ada pun dalam mentukan nilai indek ada 7 cara atau kriteria menurut Pioreni (2001) yakni : (QI) Quotation index atau indek kutipan, (AI) Availability index yaitu ketersedian indek¸(FUI) Frequency of use index adalah indek frekuensi indek penggunaan, (PUI) Part used index yaitu indek bagian yang digunakan, (MFFI) Multi functional food use index yaitu indek penggunaan multi fungsi, (TSAI) Taste score appreciation index yaitu indek apresiasi skor rasa, (FMRI) Food medicinal role index adalah indek peran obat dalam makanan. Hasil atau data diambil oleh peneliti melaluai wawacara dan angket kepada 30 responden yang berasal dari Desa Pa Kemut yang megetahui Jenis Tumbuhan obat yang berkhasiat dapat menyembuhkan dengan hasil terdapat 30 jenis tumbuahn obat yang terdiri dari 20 famili yakni: Zingiboraceae terdiri dari 3 jenis tumbuhan, Asteraceae terdiri dari 2 tumbuhan, Solonaceae terdiri dari 2 jenis tumbuhan, serta Orehidoreceae, Iridaceae, Cucurbitaceae, Rubiceae, Thymelaceae, Simaropaceae, Pondanaceae, Fabaceae, Manaceae, Annouaceae, Arecaceae, Meliaceae, Xanthorrhueaceae, Araceae, Myrtaceae, dan Napehthaceae dan terdapat 3 jenis tumbuhan yang tidak diketahui nama familinya yakni tumbuhan temabar, temawar dan akar beling. Pada nilai indek terdapat satu famili tumbuhan obat memilki nilai indek tertinggi yaitu myrtaceae dari jenis Psidium guajava dengan nilai indek yaitu 237,6 dan ada juga terdapat nilai indek terendah menurut perhitugan megunakan 7 kriteria yakni dari famili Thymelaeceae dari spesies Phaleria macrocarpa dengan nilai indek yakni 66

INVENTARISASI TUMBUHAN OBAT SUKU TIDUNG DI DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS SEBAGAI PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA KELAS X

RACHMAN FAIZAL
2022 · Book · Open Access

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh Suku Tidung di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kalimantan Utara. (2) Mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat Suku Tidung. (3) Mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat Suku tidung dalam penyusunan perangkat pembelajaran Biologi di SMA Kelas X. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah masyarakat yang berkompeten dalam pengetahuan tumbuhan obat dengan penentuan sampel menggunakan teknik snowball sampling untuk memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan jenis-jenis Tumbuhan Obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku tidung di desa mansalong kecamatan lumbis sebanyak 30 jenis yang tergolong kedalam 18 famili. Famili tanaman yang umum digunakan yaitu Famili Zingiberaceae. Bagian organ yang banyak digunakan yaitu daun sebanyak 29%. Hasil penelilitian dianalisis kedalam perangkat pembelajaran kurikulum 2013. Dari hasil analisis yang dilakukan, hasil penelitian dapat dimasukkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran mengenai kingdom plantae pada kompetensi dasar 3.7 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan kedalam divisio berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi.

Kecemasan Siswa kelas VI dalam pembelajaran matematika di SDN 026 Tarakan

DWI ANGGI RABIUL AWALIA
2022 · Book · Open Access

Kecemasan matematika atau Math Anxiety bisa terlihat pada siswa kelas VI di SDN 026 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan siswa kelas VI dalam pembelajaran matematika di SDN 026 Tarakan, dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI di SDN 026 Tarakan. Sampel penelitian ini sebanyak 46 siswa yang diambil menggunakan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui penyebaran angket kecemasan matematika, dan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarakan analisis data, Hasil dari penelitian ini ialah siswa yang berada pada kategori kecemasan rendah tidak ditemukan dengan jumlah 0 siswa dan persentase (0%), untuk siswa dengan kecemasan sedang sebanyak (93.5%) berjumlah 43 siswa, serta untuk siswa dengan kecemasan tinggi sebanyak (6.5%) berjumlah 3 siswa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kecemasan siswa kelas VI dalam pembelajaran matematika di SDN 026 Tarakan di dominasi pada kategori sedang.

DESKRIPSI MISKONSEPSI SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 031 TARAKAN

VANI ANGGRAINI
2022 · Book · Open Access

JENIS PENELITIAN INI MENGGUNAKAN PENELITIAN KULITATIF YANG DILAKSANAKAN DI SD NEGERI 031 TARAKAN PADA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2020/2021. PENELITIAN INI DIFOKUSKAN PADA MISKONSEPSI SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 031 TARAKAN. SUMBER DATA DALAM PENELITIAN INI YAITU BERSUMBER PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 031 TARAKAN. TEKNIK PENGUMPULAN DATA YANG DIGUNAKAN BERUPA TES MISKONSEPSI PADA MASALAH PECAHAN, WAWANCARA, DAN DOKUMENTASI. HASIL PENELITIAN INI, PENELITI MENGELOMPOKKAN KE DALAM 3 KELOMPOK TIPE JAWABAN YANG SERUPA. DALAM PENELITIAN INI, PENELITI MEMBAHAS 3 SUBJEK YANG MEWAKILI SETIAP KELOMPOK DENGAN MISKONSEPSI YANG UNIK DAN BERBEDA-BEDA. MISKONSEPSI DIALAMI OLEH SISWA A, SISWA B, DAN SISWA C DI MANA MEREKA MENGALAMI MISKONSEPSI PENGERTIAN YANG TIDAK AKURAT TENTANG SUATU KONSEP, PEMAKAIAN KONSEP YANG KURANG TEPAT ATAU SALAH, DAN SISWA MENGALAMI KEBINGUNGAN KARENA TIDAK MENGUASAI KONSEP PENDUKUNG.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN NOMINEE SEBAGAI SARANA PENGUASAAN HAK MILIK TANAH OLEH WARGA NEGARA ASING

OLIVIA CELINE HERESTA
2022 · Book · Open Access

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN NOMINEE SEBAGAI SARANA PENGUASAAN HAK MILIK TANAH OLEH WARGA NEGARA ASING ABSTRAK Didalam hal memiliki tanah di Indonesia orang asing ataupun badan hukum asing secara tegas tidak diperbolehkan memiliki hak atas tanah, melainkan hanya diperbolehkan untuk memiliki tanah di Indonesia dengan Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan Hak Sewa Bangunan. Hal ini secara garis besar sudah di atur dalam Pasal 41&42 Undang-undang Pokok Agraria tahun 1960. Selain itu Perjanjian nominee memenuhi syarat subyektif suatu perjanjian namun jelas melanggar syarat obyektif suatu perjanjian karena causanya atau sebabnya adalah palsu atau terlarang karena perjanjian itu mengakibatkan dilanggarnya Pasal 26 ayat (2) UUPA. Lebih lanjut di dalam Pasal 1335 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dirumuskan bahwa suatu perjanjian yang dibuat dengan suatu causa yang palsu atau terlarang tidak mempunyai kekuatan hukum. Oleh karena perjanjian nominee adalah perjanjian yang tidak sah karena telah melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya dalam hal ini adalah ketentuan Pasal 21 ayat (1) dan ketentuan Pasal 26 ayat (2) UUPA, maka perjanjian nominee adalah perjanjian yang batal sejak semula, karena perjanjian nominee dibuat secara tidak sah, maka tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, Hal ini merupakan ujung tombak dari perlindungan dan kepastian hukum terhadap hak kepemilikan atas tanah.

English Teachers' Problems in Implementing the Authentic Assessment the Seventh Grade of SMPN 1 Tarakan

RESTY OCTAVIANI
2022 · Book · Open Access

The present study aimed at (1) describing the implementation of authentic assessment (2) teachers’ problems in implementing the authentic assessment. The researcher methodology used was qualitative research to obtain the data. Data collectiom techniques in this research were observations, interview, questionnare, and documentation. The subject of this research was teacher english for grade seventh of SMPN 1 Tarakan. The result showed that (1) Preparation, the preparation stage was carried out to determined the criteria for a minimum passing grade, made a test blueprint, prepared lesson plans, set learning indicators, learning objectives, assessment techniques, and scoring rubrics. Assessment process, the assessment process stage was carried out using a written test in the form of multiple choice questions, short filling, essay, and rearrangement to assess students' cognitive. Meanwhile, the teacher used project assessment in the form of written text to assess students' psychomotor aspect. Assessment result, the assessment result stage was carried out by provided corrections on students' tasks, gave scores directly, and conducted a remedial program. Reflection, the reflection stage was carried out by analyzes the difficulty level of the questions after conducting an assessment to improve the quality of learning. (2) The teachers' problems in the assessment context was caused by students' lack of mastery of vocabulary, the differences in students' ability make it difficult for teachers to give the tasks, students' lack of confidence in displaying their skills, and time constraints. The teachers' problems in the role of students was caused by the teacher did not apply “collaborative” characteristics, passive character of students in the learning process. Futhermore students who do not support marked by students who are less responsible and independent in carrying out tasks, and who have low learning enthusiasm. The teachers' problems in the scoring procedures caused by the teacher did not apply “criteria known by students” in learning activities, so the students did not know how the teacher assessed their tasks. The teachers’ problems in the process of implementing the authentic assessments was caused by time constrait and selecting material for the students.

Pengembangan Media Teka-Teki Silang (TTS) Materi Tema 3 SUbtema 1 Pembelajaran 1 Pada Siswa Kelas II Di SDN 029 Tarakan

UTARI PUTRI AZNUR
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran berupa Media Teka-Teki Silang (TTS) yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran, yang ditinjau dari validasi media, materi, dan juga bahasa. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketertarikan guru terhadap media Teka-Teki Silang (TTS). Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari atas 5 tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media diperoleh persentase sebesar 82%, ahli materi sebesar 96%, ahli bahasa 100%. Hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa media Teka-Teki Silang (TTS) berada pada kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba ketertarikan guru terhadap media Teka-Teki Silang (TTS) memperoleh persentase sebesar 78% pada uji coba terbatas, dan 89% pada uji coba pemakaian produk akhir. Hasil dari uji coba terbatas dan juga uji coba pemakaian menunjukkan bahwa guru merasa sangat tertarik terhadap media pembelajaran Teka-Teki Silang (TTS).

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

IMRAN
2022 · Book · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : efektivitas pembelajaran daring menggunakan Google Classroom pada mata pelajaran matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Pertanyaan yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah: 1) Apakah pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan google classroom dalam pembelajaran Matematika di kelas VIII terbukti efektif? 2) Apa kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring menggunakan google classroom pada pembelajaran google classroom dalam pembelajaran Matematika di kelas VIII? 3) Hal apa saja yang perlu diperbaiki agar pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan google classroom berjalan dengan lebih baik? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru Matematika Kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa data deskriptif kualitatif model interaktif dari Milles dan Michael Huberman yang terdiri dari tiga jalur kegiatan bersamaan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran daring dalam google classroom dalam pembelajaran Matematika di kelas VIII kurang efektif. 2) Kelebihan pembelajaran daring dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas II A adalah tetap bisa dilaksanakan walaupun dalam kondisi pandemi. 3) Kurang efektifnya Pembelajaran daring menggunakan google classroom dalam pembelajaran Matematika kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan menjadi tantangan untuk guru dalam hal peningkatan kreativitas. Di era digital seperti ini guru dituntut untuk lebih kreatif, terlebih dalam menggunakan media, metode, atau strategi pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring, guru dapat membuat media pembelajaran yang memudahkan siswa memahami materi yang disampaikan oleh guru. Dan juga mengimbangi interaksi dengan siswa menggunakan aplikasi tambahan seperti google meet ataupun zoom meeting.

ANALISIS RISIKO PRODUKSI AYAM RAS PEDAGING (Broiler) DI KELURAHAN JUATA LAUT KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN (Studi Kasus Usaha Ternak Ayam Broiler Pola Kemitraan Bapak Witoyo)

BAHARUDIN BUNGA
2022 · Book · Open Access

Peternakan ayam broiler merupakan salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan. Hanya saja dalam pengembangannya peternak cenderung mengalami fluktuasi pendapatan dimana hal ini dipengaruhi oleh fluktuasi tingkat kematian dan FCR ayam broiler. Tujuan penelitian adalah: 1. mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi, 2. untuk menilai ukuran risiko produksi, dan 3. untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam mengatasi risiko produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis risiko produksi dimana dalam analisis risiko produksi menggunakan analisis variance, standar deviation, coefficient variation, probabilitas dan VaR. Hasil dari penelitian ini adalah sumber risiko pada peternakan Bapak Witoyo terbagi menjadi 3 yakni sumber risiko ayam broiler afkir, waktu pemanenan, dan serangan penyakit. Sumber risiko ayam broiler afkir memiliki tingkat probabilitas terendah senilai 17,11% dengan dampak kerugian terkecil senilai Rp. 3.800.644. Disusul oleh sumber risiko waktu pemanenan dengan tingkat probabilitas sebesar 27,76% dan dampak kerugian sebesar Rp. 6.699.852 dan sumber risiko dengan tingkat probabilitas terbesar adalah sumber risiko serangan penyakit yakni senilai 54,78% dan memiliki dampak kerugian terbesar yakni Rp. 25.531.115. Setiap sumber risiko harus dilakukan manajemen penanganan risiko yang tepat agar dapat meminimalisir kemungkinan rugi pada masa yang akan datang. Alternatif manajemen risiko produksi yang diterapkan oleh peternakan Bapak Witoyo berdasarkan hasil pemetaan sumber-sumber risiko produksi yaitu dengan melakukan strategi preventif dan mitigasi. Strategi preventif digunakan untuk mengatasi sumber risiko ayam yang afkir dan keterlambatan masa panen sedangkan untuk strategi mitigasi digunakan untuk mengatasi sumber risiko terhadap serangan penyakit.

Uji efektivitas perangkap botol plastik berwarna terhadap hama lalat buah Bactrocera spp. (Diptera: Tephritidae) pada areal budidaya tanaman cabai

SURIANTI SAMUEL
2022 · Book · Open Access

UJI EFEKTIVITAS PERANGKAP BOTOL PLASTIK BERWARNA TERHADAP HAMA LALAT BUAH Bactrocera spp. (DIPTERA: TEPHRITIDAE) PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN CABAI Abstrak Faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas tanaman cabai yakni adanya gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT). Hama Bactrocera spp merupakan hama yang menyerang buah-buahan musiman, dan memiliki dinamika populasi sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas perangkap berwarna terhadap hama lalat buah, dan membandingkan perangkap berwarna yang efektif untuk mengendalikan hama lalat buah pada tanama cabai, serta menguraikan peran zat pemikat yang ditambahkan kertas berwarna dalam memikat lalat buah jika ditambahkan. Penelitian ini menggunakan metode uji perbandingan perangkap berwarna, serta pengujian perangkap berwarna yang ditambahkan senyawa pemikat dengan masing-masing ulangan sebanyak 15 kali pada tiga lokasi tanaman cabai yang berbeda. Perbandingan jumlah individu lalat per perangkap dianalisis menggunakan Uji-F dan Uji Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 (dua) spesies lalat buah yakni Bractocera dorsalis dan Bractocera umbrosa pada pengujian perangkap berwarna. Perangkap warna kuning lebih memerangkap lalat buah lebih tinggi dibandingkan dengan warna hijau dan putih, dengan rata-rata 0.24 individu/perangkap/hari. Penambahan senyawa pemikat lalat buah (methyl eugenol) pada perangkap berwarna mampu meningkatkan jumlah lalat buah yang terperangkap, dengan rata-rata 2.84 individu/perangkap/hari. Sedangkan, perangkap kuning yang ditambahkan senyawa pemikat memerangkap lalat buah lebih tinggi dari perangkap lainnya. Hasil ini menunjukkan faktor yang mempengaruhi kehadiran lalat buah lebih utama disebabkan faktor kimia (adanya senyawa pemikat) dibandinhgkan faktor fisik berupa cahaya yang ditimbulkan dari warna. Kata Kunci: Lalat Buah, Perangkap Warna. Tanaman Cabai

TINDAK TUTUR DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT MENGENAI COVID-19 DI KOTA TARAKAN (KAJIAN PRAGMATIK)

KHUSNUL KHOTIMAH
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan yang berada di wilayah Amal, Kampung 1, Bom Panjang, Lingkas, serta simpang tiga. Jenis penilitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat dua puluh sembilan sumber data, dan empat puluh dua data yang didalamnya terdapat tindak tutur. Pertama, tindak tutur lokusi, peneliti menemukan sebanyak 9 tuturan, di antaranya, 2 data tindak tutur lokusi yang berupa pernyataan, salah satu tindak tutur lokusi pernyataan ialah kalimat “Kita Sambut Tahun Baru 2022 Dengan Rasa Optimisme Kita Akan Menang Melawan Covid-19” yang terdapat di wilayah Bom Panjang. 7 data tindak tutur lokusi berupa pemberitahuan, salah satu tindak tutur lokusi pemberitahuan ialah kalimat “Wastafel Tempat Cuci Tangan” yang terdapat di wilayah kampung 1. Kedua, tindak tutur ilokusi, peneliti menemukan sebanyak enam belas tuturan, di antaranya, 13 data tindak tutur ilokusi yang berupa ajakan dan meminta, salah satu tindak tutur ilokusi ajakan ialah kalimat “Ayo kuatkan imun kita dengan ikut vaksin, ayo lawan covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru. 3 data tindak tutur ilokusi yang berupa perintah, salah satu tindak tutur ilokusi perintah ialah kalimat “Lindungi diri dan keluarga kita dari serangan covid-19, tetap patuhi 5 M”, yang terdapat di wilayah Bom Panjang. Ketiga, tindak tutur perlokusi, peneliti menemukan sebanyak tujuh belas tuturan berupa daya pengaruh atau memberikan dampak kepada lawan tutur, salah satu tindak tutur perlokusi memberi daya pengaruh ialah kalimat “Tata cara mencuci tangan yang baik untuk mencegah covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru.

PENGARUH RESILIENSI MATEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN

PUTRIYANTI
2022 · Book · Open Access

PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI PENGARUH RESILIENSI MATEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN. JENIS PENELITIAN YANG DIGUNAKAN PADA PENELITIAN INI ADALAH PENELITIAN DESKRIPTIF DENGAN PENDEKATAN KUANTITATIF. PENELITIAN INI DILAKSANAKAN DI SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN PADA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2021/2022. POPULASI PADA PENELITIAN INI ADALAH SELURUH SISWA KELAS XI MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN. SAMPEL PADA PENELITIAN INI BERJUMLAH 59 SISWA KELAS XI MIA YANG DIAMBIL MENGGUNAKAN TEKNIK SAMPLING JENUH. TEKNIK PENGAMBILAN DATA YANG DIGUNAKAN BERUPA ANGKET. HASIL PENELITIAN INI MENUNJUKKAN BAHWA TERDAPAT PENGARUH RESILIENSI MATEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN, DENGAN PERSAMAAN REGRESI Y= 24,458+0,732 X. BERDASARKAN HASIL PERHITUNGAN KOEFISIEN DETERMINASI DIKETAHUI BAHWA RESILIENSI MATEMATIS MEMBERIKAN PENGARUH SEBESAR 66,6% TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN.

PENGARUH TEKNIK SELF INSTRUCTION TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI MTSN TARAKAN

ANDINA CANTIKA ANSAR ABDJAN
2022 · Book · Open Access

Andina Cantika Ansar Abdjan, 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Self-instruction Terhadap Kepercayaan Diri Siswa MTs Negeri Tarakan. Teknik Self-Instruction merupakan salah satu teknik yang terdapat di dalam pendekatan Cognitive Behavior Modification yang dikembangkan oleh Meinchenbaum. Perilaku maladaptif dipengaruhi oleh pikiran irasional yang menyebabkan verbalisasi diri yang tidak tepat. Inti dari teknik adalah membangun kembali sistem kognisi konseli, namun terpusat pada pola verbalisasi overt (disuarakan secara lantang/ keras) dan covert (disuarakan dalam hati). Kepercayaan diri adalah salah satu aspek kepribadian yang penting pada seseorang. Tanpa adanya kepercayaan diri akan banyak menimbulkan masalah pada diri seseorang. Kepercayaan diri merupakan atribut yang paling berharga pada diri seseorang dalam kehidupanan bermasyarakat. Dikarenakan dengan kepercayaan diri, seseorang mampu mengaktualisasikan segala potensi dirinya. Terdapat 3 indikator dari kepercayaan diri, yaitu: Keyakinan Kemampuan Diri, Optimis, dan Bertanggung Jawab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif dengan pendekatan eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kepercayaan diri kepada 10 siswa kelas VIII menggunakan metode purposive sampling. Hasil uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Z hitung -2.809, kemudian nilai Asympotic Sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.005 0.05. Maka dari itu hipotesis diajukan Hα dapat diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat pengaruh konseling kelompok dengan teknik self-instruction terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan keputusan uji statistik Wilcoxon dan hasil analisis pretes dan posttest dapat disimpulkan bahwa Terdapat Pengaruh Teknik Self-Instruction Terhadap Kepercayaan Diri Siswa MTs Negeri Tarakan.

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

MARSELINA ODILIA ONA ONCU
2022 · Book · Open Access

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Motivasi Belajar Siswa di SD Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Pola asuh orang tua adalah keseluruhan interaksi orang tua dan anak, dimana orang tua memberikan dorongan bagi anak dengan mengubah tingkah laku, pengetahuan, dan nilai-nilai yang dianggap paling tepat bagi orang tua agar anak bisa mandiri, tumbuh, serta berkembang secara sehat dan optimal, memiliki rasa percaya diri, memiliki rasa ingin tahu, bersahabat dan berorientasi untuk sukses. Terdapat 4 indikator dari pola asuh orang tua, yaitu: Otoriter, Permisif, Uninvolved, dan Demokratis. Motivasi belajar merupakan keseluruhan daya penggerak psikis didalam diri siswa yang menumbuhkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan kegiatan belajar, dan memberikan arah kepada kegiatan untuk mencapai tujuan belajar. Terdapat 2 indikator dalam motivasi belajar, yaitu: Motivasi Instrinsik dan Motivasi Ekstrinsik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala pola asuh orang tua dan skala motivasi belajar kepada 35 siswa kelas IV, V, dan VI menggunakan metode sampling total. Hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai korelasi (r hitung) antara Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Belajar sebesar 0,607 dan (r tabel) sebesar 0,279, dengan demikian nilai r hitung > r tabel pada taraf signifikan 5% maka terdapat hubungan yang signifikan antara Pola Asuh Orang Tua dengan Motivasi Belajar Siswa di SD Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Dari hasil korelasi terlihat bahwa korelasi yang terjadi antara kedua variabel adalah korelasi positif, yaitu semakin tinggi Pola Asuh Orang Tua maka akan semakin baik juga Motivasi Belajar pada siswa. Begitu juga sebaliknya semakin rendah Pola Asuh Orang Tua maka akan semakin rendah Motivasi Belajar siswa. Kata Kunci : Pola asuh orang tua, Motivasi Belajar

DEIKSIS DALAM PERCAKAPAN BAHASA TIDUNG PADA MASYARAKAT TIDUNG DI KOTA TARAKAN (KAJIAN PRAGMATIK)

TITIS ANGREINI
2022 · Book · Open Access

Titis Angreini, 2022 skripsi berjudul “Deiksis Dalam Percakapan Bahasa Tidung Pada Masyarakat Suku Tidung Di Kota Tarakan dengan menggunakan Kajian Pragmatik. Dalam penelitian ini rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana bentuk-bentuk deiksis dalam percakapan iBahasa iTidung pada imasyarakat Tidung di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk Deiksis dalam percakapan bahasa tidung pada masyarakat Tidung di kota Tarakan dan juga ingin memberikan pengetahuan bahwa dalam bahasa-bahasa daerah khusunya bahasa tidung terdapat ilmu linguistik dalam kajian pragmatik salah satunya yaitu deiksis. Pada skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalaah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat yang dituturkan oleh masyarakat asli suku tidung yang merupakan laporan hasil wawancaya yang dilakukan antara peneliti dan narasumber. Sumber data dari penelitian ini adalah informan yang bisa dan mengerti Bahasa Tidung. Dalam penelitian ini ada Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti wawancara, merekam suara, menyimak serta mencatat. Hasil dari penelitian yang dilakukan terdapat 30 data yang dimana data tersebut telah di klasifikasikan sesuai dengan 5 jenis deiksis yang ada diantaranya deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana dan deiksis social. Dalam peneltian ini bisa disimpulkan bahwa peristiwa tutur yang menggunakan bahasa tidung atau Bahasa daerah terdapat beberapa deiksis yang terkandung di dalam tuturan yang sesuai dengan konteks tuturan tersebut.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN BUAH JERUK IMPOR SUNKIST DI KOTA TARAKAN

SHAIMAH RADEN SALEH
2022 · Book · Open Access

Buah jeruk merupakan salah satu komoditi buahan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia dan kaya vitamin, mineral, protein, lemak dan serat serta memiliki daya tarik yang khas dengan rasa lezat dan beraroma asam dari dalam buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen jeruk impor di beberapa toko di Kota Tarakan serta untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan buah jeruk impor di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis Deskriftif Kuantitatif dan analisis Regresi. Penelitian ini dilaksanakan di toko atau pedagang buah jeruk impor di kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan teknik non probability sampling (accidental sampling). Dengan pertimbangan bahwa peneliti menggunakan ukuran sampel yang dibutuhkan yaitu 12, sedangkan variabel independent dalam penelitian ini yaitu sebanyak 5 variabel yang terdiri dari: 1) harga buah jeruk impor, 2) harga barang lain 3) pendapatan anggota rumah tangga, 4) jumlah anggota rumah tangga dan 5) selera konsumen. Sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama dari 60 orang konsumen yang diwawancarai terdapat 25 orang laki-laki dan 35 orang perempuan, dimana sebagian besar konsumen tersebut memiliki usia rata-rata 39 tahun dan mayoritas memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta serta memiliki rata-rata pendidikan SMA/sederajat. Kedua bahwa nilai R2 sebesar 42.1 artinya bahwa variabel dalam penelitian ini dapat dijelaskan oleh variabel pendukungnya. Secara persial variabel bebasnya yaitu harga buah jeruk Sunkist(X1), harga barang lain(X2), pendapata rumah tangga(X3), jumlah anggota rumah tangga(X4), serta selera konsumen(X5) merupakan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan buah jeruk (Y) di Kota Tarakan.