Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 192 dari 342

ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL PADA SISWA KELAS V DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SEDERHANA DI SDN 049 TARAKAN

ELSA FEBIOLA FERNANDA
2023 · Book · Open Access

Salah satu kemampuan yang digunakan dan perlu dikembangkan dalam mempelajari materi geometri adalah kemampuan spasial. Kondisi siswa yang cenderung mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal geometri bangun ruang dengan bentuk yang berbeda-beda disebabkan saat proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah tanpa menghadirkan wujud dari materi bangun ruang yang sedang dibahas sehingga siswa terbiasa menyelesaikan masalah bangun ruang berdasarkan contoh yang sudah diberikan oleh guru.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial siswa kelas V SDN 049 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui tes soal kemampuan spasial, wawancara, dan dokumentasi. Sebanyak 26 siswa kelas V-B mengisi lembar tes kemampuan spasial kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan matematika. Sebanyak 6 orang dipilih secara acak sebagai subjek dalam penelitian ini untuk mewakili kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan ketegori kemampuan tinggi memenuhi 3 indikator kemampuan spasial, yaitu kemampuan persepsi, kemampuan visualisasi, dan kemampuan rotasi. Siswa dengan kategori kemampuan sedang hanya mampu memenuhi 1-2 indikator kemampuan spasial yaitu kemampuan persepsi dan kemampuan visualisasi. Siswa dengan kategori kemampuan rendah belum mempu memenuhi semua indikator kemampuan spasial yang digunakan dalam penelitian ini.

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian dan Pembagian Materi Pecahan di Kelas V B SDN 052 Tarakan

RISKA AGUSTINA
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian dan pembagian pecahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas V B SDN 052 Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan. Penelitian ini melibatkan 22 siswa kelas V-B SDN 052 Tarakan yang berada di jalan TMMD RT. 11, kelurahan Karang Harapan. Data dikumpulkan melalui tes soal dan wawancara dengan 6 siswa mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 22 siswa. Data analisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita perkalian dan pembagian pecahan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan : a)siswa kesulitan pada perkalian bilangan, hal ini terjadi karena pada operasi hitung dalam menyederhanakan bilangan pecahan sehingga mendapatkan hasil akhir yang salah, kesulitan dalam memahami maksud dari soal sehingga membuat siswa melakukan kesalahan dalam penulisan jawaban dan ketidaktahuan siswa mengenai perkalian sehingga membuat siswa mengalami kesulitan pada saat melakukan operasi hitung sehingga mengakibatkan siswa kesulitan dalam membuat kesimpulan. b)siswa kesulitan pada pembagian, hal ini terjadi karena siswa tidak paham dengan konsep yang digunakan, tidak paham maksud dari soal sehingga siswa kesulitan dalam melakukan operasi hitung pecahan pembagian sehingga menyebabkan siswa kesulitan dalam membuat kesimpulan.

PERSEPSI GURU PJOK SDN 003 TARAKAN TERHADAP PEMBELAJARAN PJOK DIMASA PANDEMI COVID-19

SAT MUHARAM
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PJOK SDN 003 Tarakan terhadap pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif yang berfokus pada persepsi guru PJOK SDN 003 Tarakan terkait proses pembelajaran PJOK, sarana dan pra sarana pembelajaran PJOK dan Evaluasi pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19. Sumber data berupa data primer yang didapatkan dari informan yaitu, Kepala Sekolah dan Guru bidang studi PJOK SDN 003 Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) persepsi guru PJOK terhadap proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 menyatakan bahwa proses pembelajaran masih berjalan kurang efektif. (2) persepsi guru terhadap sarana pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 menyatakan bahwa masih ada kekurangan yang didapati berupa ketersediaan jaringan internet, sulitnya peserta didik memahami materi pembelajaran karena penyampaian menggunakan video dan aplikasi WhatsApp, (3) persepsi guru terhadap evaluasi pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 menyatakan bahwa pembelajaran kurang efektif dikarenakan nilai peserta didik mengalami peningkatan karena adanya bantuan dari orang tua peserta didik dalam proses pengerjaan tugas yang diberikan oleh guru.

PENGARUH TEKNIK CLIENT CENTERED TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMP N 10 TARAKAN

ABDULLAH SIDIK
2023 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan konseling kelompok dengan teknik Client Centered berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa di SMP N 10 Tarakan. Kedisiplinan siswa merupakan suatau tingkah laku yang dapat ditunjukan dengan menaati aturan-aturan yang berlaku yang dapat ditunjukan dengan menaati aturan-aturan yang berlaku yang telah disepakati bersama. Penelitian ini di lakukan di SMP N 10 Tarakan, penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan siswa kelas VII yang populasinya berjumlah 60 siswa dan penarikan sampel yang digunakan simple raandom sampling yang sampelnya berjumlah 12 siswa. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif,analisis inferensial, dan skala kedisiplinan siswa dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Adapun uji Wilcoxon signed rank test versi 24.0, hasil analisis berdasarkan tes statistik dari uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Zhitung -3.063, kemudian nilai Asymptotic sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.002 ˂ 0.05, Terdapat pengaruh teknik Client Centered terhadap kedisiplinan siswa di SMP N 10 Tarakan. Hal tersebut terlihat pada skor Pretest yang di peroleh Pada pemberian pretest dari 12 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 6 (50%) siswa memiliki tinggkat kedisiplinan sangat kurang, 6 (50%) siswa memiliki tingkat kedisiplinan kurang. Pada pemberian posttest terdapat 6 (50%) siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan sangat tinggi, 6 (50%) siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi.

Deskrispi Implementasi Nilai Sila Ketiga Persatuan Indonesia Pada Siswa Kelas VI Al-Fath di SD Muhammadiyah 2 Tarakan

DENNY KURNIAWAN
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Muhammdiyah 2 Tarakan tahun ajaran 2021/2022. Sumber data informan dari penelitian ini yaitu guru kelas VI Al-fath, peserta didik, kepala sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada saat di lapangan, peneliti terlebih dahulu meminta izin kepada informan ataupun pihak sekolah untuk menentukan waktu wawancara dan sistem wawancara. Peneliti melakukan wawancara secara tatap muka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas VI Al-fath telah mengimplementasikan nilai nilai Pancasila sila Persatuan Indonesia yang terlihat sikap kebersamaan, cinta tanah air dan bangsa, serta menghargai perbedaan, namun beberapa peserta didik masih belum mengetahui dan menghafal lagu-lagu kebangsaan, misalnya lagu “Indonesia Raya”. Selain itu,didalam kelas belum terdapat gambar-gambar pahlawan Nasional.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART WINDOW PADA TEMA 7 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1 KELAS I SDN 018 TARAKAN

ARMAN
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan media pembelajaran Smart Window ditinjau dari hasil angket validasi, ketertarikan siswa ditinjau dari angket ketertarikan siswa, dan respon guru ditinjau dari angket respon guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dibuat untuk menjawab permasalahan yang terdapat di kelas pada saat proses pembelajaran karena masih terdapat siswa yang kurang tertarik belajar tanpa adanya media pembelajaran sebagai pendukung pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa dan 4 guru kelas I SDN 018 Tarakan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket validasi ahli media, ahli materi dan ahli bahasa, angket ketertarikan siswa, angket respon guru dan dokumentasi. Berdasarkan angket validasi, angket ketertarikan siswa, angket respon guru, menunjukkan bahwa hasil skor persentase angket validasi media sebesar 96%, skor persentase angket validasi materi sebesar 100%, skor persentase validasi ahli bahasa sebesar 94%, dan skor persentase angket ketertarikan siswa sebesar 99,7%, serta skor persentase angket respon guru sebesar 93,5%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Smart Window pada Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1 Kelas I SDN 018 Tarakan sangat layak dan sangat menarik digunakan di dalam proses pembelajaran.

Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VA di SDN 050 Tarakan

SHERELL ANN
2023 · Book · Open Access

Keterampilan berbicara dalam mata pelajaran bahasa Indonesia mengarahkan setiap siswa untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara lisan dengan baik dan benar di hadapan publik. Keterampilan berbicara tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dengan kemampuan lainnya yaitu, membaca, menulis dan menyimak. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui keterampilan berbicara siswa kelas VA pada materi teks eksplanasi. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data yang dilakukan yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa keterampilan berbicara yang dialami oleh siswa pada materi teks eksplanasi yaitu kurangnya rasa percaya diri siswa, kesulitan dalam menggunakan kosakata yang tepat, kurangnya pemahaman materi, serta kurangnya pemahaman mengenai intonasi dan ekspresi ketika berbicara. Dalam kegiatan keterampilan berbicara terdapat beberapa aspek yang diamati yaitu: kelancaran, kosakata, pemahaman isi, intonasi dan ekspresi.

ANALISIS KEMAMPUAN NUMBER SENSE SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

HESTI DIAHPRATIWI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan number sense siswa dalam menyelesaikan persoalan matematika pada materi konsep bilangan bulat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 3 siswa yang diambil secara acak pada kelas IV SD Muhammadiyah 1 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes soal number sense berbentuk pilihan ganda dan uraian serta pedoman wawancara. Analisis data menggunakan empat indikator number sense untuk mendeskripsikan number sense siswa yaitu 1) Mampu mengenali nilai bilangan, hubungan antar bilangan, mengurutkan dan representasi bilangan; 2) Mampu memiliki kepekaan bilangan terhadap operasi bilangan dan hubungan antar operasi bilangan; 3) Mampu memiliki intuisi dalam memperkirakan suatu bilangan dan 4) Mampu menggunakan berbagai strategi dalam menyelesaikan perhitungan yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data dan pembahasan maka ditarik kesimpulan bahwa secara keseluruhan subjek memenuhi empat indikator number sense. Namun terdapat dua subjek yang tidak memenuhi indikator number sense yaitu pada indikator “Mampu memiliki kepekaan terhadap operasi bilangan dan hubungan antar operasi bilangan” hal ini terjadi karena subjek tidak mengerti kaidah dalam menyelesaikan operasi hitung bilangan terutama operasi hitung perkalian dan pengurangan. Selanjutnya, indikator number sense muncul saat dilakukan intervensi pada saat wawancara. Hal ini dikarenakan subjek baru menyadari atau timbul kepekaan terhadap persoalan dengan cara memberikan persoalan yang berbeda namun tidak jauh dari konteks persoalan tersebut.

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING DI KELAS V-F SDN UTAMA 2 TARAKAN

BAYRIL CHOLIB ARIEF ARAHMAN
2023 · Book · Open Access

Sejak awal kemunculan COVID-19 di Indonesia pada awal bulan maret 2020, virus COVID-19 telah memberikan dampak terhadap berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat Indonesia terutama berdampak pada bidang pendidikan. Pembelajaran yang mulanya dilakukan secara luring, selama pandemi COVID-19 pembelajaran dilakukan secara daring. Salah satu platform yang dapat digunakan dalam penyampaian materi selama pembelajaran daring adalah dengan menggunakan aplikasi whatsapp yang dimana guru mengharapkan siswa dapat memahami materi dan mendapatkan hasil belajar yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi whatsapp terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di kelas V-F di SDN Utama 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Aplikasi Whatsapp dan variabel terikat (dependent) Hasil Belajar. Taknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan aplikasi whatsapp terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di kelas V-F SDN Utama 2 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t diperoleh bahwa hasil analisis pengujian thitung sebesar 1,543. Karena nilai thitung ttabel yaitu 1,543 1,703 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis o (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kemudian dari hasil uji koefisien determinasi pada regresi dapat diketahui bahwa nilai R-square 0,081, yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (Penggunaan Aplikasi Whatsapp) terhadap variabel terikat (Hasil Belajar Siswa) adalah sebesar 8,1% sedangkan sisanya 91,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II-D DI SDN 033 TARAKAN

YAYANG DEWI RISMAWATI
2023 · Book · Open Access

Kesulitan membaca permulaan adalah kondisi dimana siswa mengalami keterhambatan dalam membaca yang disebabkan oleh beberapa faktor dari dalam maupun luar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II-d di SDN 033 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan, observasi, wawancara terhadap siswa serta guru kelas II-d dan dokumentasi. Sebanyak 9 siswa kelas II-d menjadi calon subjek penelitian untuk mengikuti tes awal kemampuan membaca permulaan. Pemberian tes awal kepada calon subjek tersebut dengan berdasarkan hasil tes kemampuan membaca yang berada dalam kategori perlu bimbingan, yang pernah dilakukan guru kelas II-d pada bulan November tahun 2021 di semester genap tahun ajaran 2021/2022. Selanjutnya peneliti memilih 4 siswa yang dari hasil tes awal kemampuan membaca permulaan berada dalam kategori perlu bimbingan untuk dilakukan tes kemampuan membaca permulaan, observasi, dan wawancara. Lalu peneliti juga melakukan wawancara kepada guru kelas II-d untuk mengkonfirmasi kesulitan membaca yang dialami siswa. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tidak lancar dalam membaca, siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca seperti: penghilangan huruf, penggantian kata, dan siswa tidak memperhatikan tanda baca ketika membaca. Kemudian siswa juga kesulitan membedakan huruf yang mirip seperti “p” dengan “q” serta “m” dengan “w”’. Siswa juga belum dapat mengenal huruf alfabet secara keseluruhan. Lalu ada juga siswa yang masih melakukan kesalahan ketika melafalkan gabungan huruf konsonan vokal konsonan. Kemudian ada juga siswa yang kesulitan melafalkan suku kata dan kata yang didalamnya terdapat huruf digraf atau huruf diftong, sehingga siswa melakukan kesalahan pada saat membaca. Selanjutnya dikarenakan siswa telah melakukan kesalahan lebih dari batas yang ditentukan pada saat membaca kalimat, sehingga peneliti menyudahi tes dan tidak melanjutkan ke bagian membaca pemahaman.

Strategi Penerapan Pendidikan Karakter Guna meningkatkan Mutu Lulusan di SDN 029 Tarakan

HASMAYANTI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini berfokus pada strategi penerapan pendidikan karakter dan dampak pendidikan karakter hadap mutu lulusan di SDN 029 Tarakan. jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 029 Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penerapan pendidikan karakter telah diterapkan yaitu 1) integrasi melalui mata pelajaran dengan menunjukan sikap tanggung jawab pembuatan perangkat pembelajaran seperti pembuat silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang di dalamnya terdapat Pendidikan karakter, 2) integrasi melalui pembelajaran tematik yaitu pembelajaran berpusat kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat pendidikan karakter seperti religius, disiplin, tanggung jawab, toleransi, mandiri, 3) integrasi melalui penciptaan suasana berkarakter dan pembiasaan telah diterapkan sebaik mungkin yang terbukti dengan adanya kegiatan rutin seperti upacara bendera, mengecek kedisiplinan siswa, imtak dan siraman rohani, bekerja sama dalam membersihkan dan menjaga lingkungan sekolah, hal tersebut sesuai dengan budaya sekolah, 4) integrasi melalui kegiatan ekstrakurikuler telah diterapkan sebaik mungkin sesuai dengan situasi dan kondisi yang di dalamnya terdapat pendidikan karakter. Adapun dampak strategi pendidikan karakter yaitu a) prestasi akademik, dimana peserta didik memiliki nilai kognitif yang baik yang dapat dilihat dari hasil penilaian tengah semester dan nilai rapor peserta didik, b) prestasi non akademik, hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya piala-piala yang diperoleh peserta didik dalam perlombaan. Kata Kunci: Strategi, Pendidikan Karakter, Mutu Lulusan

DAMPAK PERILAKU SOSIAL REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI KOTA TARAKAN

INDRI FITRIANI
2023 · Book · Open Access

Dampak Perilaku Sosial Remaja Dari Keluarga Broken Home di Kota Tarakan oleh Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing utama dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota. Broken home merupakan kondisi keluarga yang tidak terdapat lagi keharmonisan didalamnya dan tidak seperti layaknya keluarga yang rukun, damai, tentram, mencurahkan kasih sayang serta cinta, yang terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah karena perselingkuhan, dimana hal tersebut akan berdampak pada perilaku sosial remaja yang merupakan korban dari keluarga broken home . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perilaku sosial remaja dari keluarga broken home di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang yaitu informan A, AM dan R yang merupakan remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa bentuk perilaku sosial remaja dari keluarga broken home karena perselingkuhan orang tua bervariasi diantaranya remaja memiliki sifat mudah memaafkan dan tidak mudah memaafkan orang tua yang telah berselingkuh, remaja suka bergaul dengan teman sebaya dan tidak suka berkumpul dengan orang tua yang telah berselingkuh, memiliki sifat ramah dan rasa simpatik yang tinggi terhadap orang lain, dan cenderung terlibat tawuran antarpelajar dan kebut-kebutan di jalan atau balap liar.

ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DI RUMAH PADA SISWA KELAS III-A SD NEGERI 034 TARAKAN

FEBRINA
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini berfokus pada analisis peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah dan faktor penghambat dari orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SD Negeri 034 Tarakan. Informan penelitian adalah guru wali kelas, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Proses analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa orang tua siswa di SD Negeri 034 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai motivator, dengan pemberian motivasi kepada anak berupa nasehat positif dan dorongan semangat, memberikan hadiah ketika anak semangat dalam belajar serta mengingatkan anak belajar dan mengerjakan tugas sekolah. (2) sebagai fasilitator, dengan mempersiapkan seluruh perangkat peralatan belajar yang dibutuhkan anak dalam belajar, menyiapkan bekal anak saat sekolah dan menciptakan atmosfer belajar bagi anak. Adapun faktor penghambat dari peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah diantaranya adalah latar belakang pendidikan orang tua, jenis pekerjaan orang tua, minat anak yang terkadang susah untuk diajak belajar dan kondisi ekonomi orang tua yang kurang mendukung. Namun orang tua selalu berusaha untuk tetap memberikan pendampingan belajar secara maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua dari siswa kelas III-A SD Negeri 034 Tarakan telah melaksanakan perannya dalam mendampingi anak belajar di rumah sebagai motivator dan fasilitator. Walau tidak dipungkiri masih terdapat kendala dalam melaksanakan perannya secara maksimal terutama untuk menyediakan fasilitas belajar, khususnya bagi orang tua yang memiliki ekonomi menengah ke bawah.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI ORGAN PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS V SDN 018 TARAKAN

ABDUL RAHMAN
2023 · Book · Open Access

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI ORGAN PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS V SDN 018 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran multimedia interaktif ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi,ahli bahasa dan ahli praktisi, serta kemenarikan ditinjau dari dan respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1) Analysis (Analisis); 2) Design (Perancangan); 3) Development (Pengembangan); 4) Implementation (Implementasi); 5) Evaluation (Evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, dan angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 018 Tarakan Hasil validasi yang diproleh dari ahli media sebesar 82% dengan kategori sangat layak, ditinjau dari kemampuan media pembelajaran multimedia interaktif dalam menarik perhatian siswa dan sebagai media yang dapat digunakan secara berulang-ulang dalam pembelajaran. Dan hasil Validasi ahli bahasa sebesar 98%, Dan hasil validasi ahli materi sebesar 90% dengan kategori sangat layak ditinjau dari contoh-contoh penjelasan pada media pembelajaran multimedia interaktif yang telah relevan dengan kompetensi yang harus dikuasai siswa dan jabaran materi yang telah cukup memenuhi tuntutan kurikulum. dan ahli praktisi sebesar 96% dengan kategori sangat layak, ditinjau dari kemudahan siswa dalam mengoperasikan media pembelajaran multimedia interaktif, memberikan pemahaman dan kesan yang menarik bagi siswa. Selanjutnya hasil respon siswa uji coba terbatas sebesar 94% dengan kategori sangat menarik, ditinjau dari penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif yang membuat siswa merasa senang sehingga siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri. Dan hasil respon siswa uji coba pemakaian sebesar 96% dengan kategori sangat menarik, ditinjau dari penggunaan media pembelajaran powerpoint interaktif yang membuat siswa tertarik untuk belajar dan memahami materi pembelajaran. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi, respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba pemakaian, maka media pembelajaran multimedia interaktif dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.

HUBUNGAN POLA ASUH PERMISIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 TARAKAN TAHUN AJARAN 2022/2023

SITI AISYAH
2023 · Book · Open Access

Hubungan Pola Asuh Permisif Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan Tahun Ajaran 2022/2023”. dibimbing oleh Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Pola asuh permisif adalah gaya pengasuhan terhadap anak yang memberikan kebebasan kepada anak untuk mencari dan menentukan sendiri apa yang mereka inginkan, dimana orang tua tidak menerapkan disiplin dalam belajar, memberikan kebebasan secara penuh kepada anak, tidak pernah mengingatkan anak untuk mengerjakan tugas sekolah, siswa sering menunda-nunda untuk mengerjakan tugas, kebiasaan mencotek hasil dari pekerjaan teman dan siswa lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain ketika berada di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh permisif terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan sebanyak 201 siswa dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala pola asuh permisif yang diadaptasi dari teori Hurlock (2008) dan dokumentasi untuk memperoleh data nilai rata-rata rapot siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS 23.00 for windows. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment, diperoleh nilai koefisien sebesar 0,067, hasil tersebut dibandingkan dengan rtabel = 0,202 pada taraf signifikansi α = 5% atau 0,05 dengan N = 100 maka rhitung = 0,067 rtabel = 0,202, maka hipotesis nihil (Ho) yang berbunyi “tidak ada hubungan antara pola asuh permisif terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Tarakan Tahun Ajaran 2022/2023” diterima.

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBANTUAN POWTOON PADA MATERI ASEAN KELAS VI DI SDN 021 TARAKAN

RINA ARIYANTI
2023 · Book · Open Access

Media tidak dapat dipisahkan dari proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran yang tidak menarik dan variatif membuat peserta didik menjadi bosan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbantuan Powtoon serta mengetahui kelayakan ditinjau dari validasi ahli media dan validasi ahli materi, serta kemenarikan ditinjau dari angket respon guru dan angket respon siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) dengan alur model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yakni Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: pedoman wawancara, lembar validasi, angket respon guru dan angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan dikelas VI B SDN 021 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 80% dan rata-rata persentase skor validasi dari dua validator sebesar 85%. Hasil dari validator media dan materi menunjukan bahwa media video berbantuan Powtoon layak untuk digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran. Hasil dari angket respon guru sebesar 96% dan angket respon siswa setelah menggunakan media video pembelajaran berbantuan Powtoon pada uji coba terbatas memperoleh persentase skor sebesar 95% dan uji coba lapangan memperoleh persentase skor sebesar 95,04% sehingga rata-rata dari angket respon guru dan angket respon siswa uji coba terbatas dan lapangan memperoleh rata-rata skor persentase sebesar 95,34% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli media dan materi, serta angket respon guru dan angket respon siswa uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka, media video pembelajaran berbantuan Powtoon dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.

PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII DI SMPN 11 TARAKAN

HASNAWATI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik assertive training dapat meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. Komunikasi interpersonal merupakan proses penyampaian informasi antara dua orang atau lebih untuk saling mengerti satu sama lain dengan tujuan untuk memberikan suatu perubahan tingkah laku pada individu. Teknik assertive training merupakan latihan tingkah laku dengan membantu individu dalam mengembangkan cara berhubungan yang lebih langsung dalam situasi interpersonal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pre-experimental design dan populasi sasaran yaitu seluruh kelas VIII SMPN 11 Tarakan yang berjumlah 60 siswa. Teknik sampling menggunakan simple random sampling yang sampelnya berjumlah 12 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial instrumen yang digunakan adalah skala komunikasi interpersonal dari (Devito,2021) dengan uji hipotesis uji paired sample t-test dengan SPSS versi 25.0 for windows. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa hasil uji hipotesis nilai signifikansi sebesar (0,000 0,05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik asertive training dapat meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII di SMPN 11 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 12 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian terdapat 5(42%) siswa yang berada pada kategori rendah dalam komunikasi interpersonal dan terdapt 7(58%) siswa yang berada pada kategori sangat rendah. Pada pemberian posttest terdapat 8(67%) siswa berada pada kategori sangat tinggi dalam komunikasi interpersonal dan terdapat 4(33%) siswa berada pada kategori tinggi dalam komunikasi interpersonal.

PERAN GURU KELAS I DALAM UPAYA PENANAMAN NILAI MORAL PESERTA DIDIK PADA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE-19 DI SDN 017 TANJUNG PALAS

DENDI IRAWAN
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini berfokus pada Peran Guru Kelas I Dalam Upaya Penanaman Nilai Moral Peserta Didik Kelas I SDN 017 Tanjung Palas Di Masa Pandemi Corona Virus Disease-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memilih lokasi penelitian di SDN 017 Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian adalah guru kelas, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan metode dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 017 Tanjung Palas telah menjalankan perannya (1) sebagai pengelola kelas, yaitu Guru Kelas I di SDN 017 Tanjung Palas telah mampu dalam mengelola kelas dengan baik dalam menanamkan nilai moral kepada peserta didiknya. (2) sebagai fasilitator, guru mampu menjalankan perannya sebagai fasilitator dimana beliau dalam setiap mengajar selalu menggabungkan nilai-nilai moral dalam setiap materi yang diberikan kepada peserta didik. (3) sebagai motivator, ditemukan beberapa aspek yang mendukung peran guru sebagai motivator, seperti ; guru mampu menjelaskan tujuan pembelajaran dengan baik dan jelas, memberikan sedikit hadiah kepada siswa yang bertujuan untuk membangkitkan semangat peserta didik, dan memberikan dorongan moral bagi seluruh peserta didik agar memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. (4) sebagai demonstrator, Guru Kelas I SDN 017 Tanjung Palas mampu menampilkan dan menyampaikan ilmu pengetahuan secara menarik dan mudah dicerna sehingga dapat diterima oleh peserta didik kelas I dengan baik. (5) sebagai mediator, Peran guru sebagai mediator dapat diartikan sebagai penengah dalam kegiatan belajar peserta didik, misalnya menengahi atau memberikan jalan keluar dalam kegiatan diskusi peserta didik. (6) sebagai evaluator, peran guru Kelas I SDN 017 Tanjung Palas sebagai evaluator telah melakukan perannya dengan sangat baik. Hal itu telah dicantumkan dalam pokok pembahasan yang peniliti peroleh melalui wawancara maupun observasi secara langsung.

PENGEMBANGAN MEDIA LAPER (LAGU PERKALIAN) DALAM MENGHAFAL PERKALIAN DASAR PADA SISWA KELAS III-A SDN 043 TARAKAN

PITA PABISA
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media LAPER (Lagu Perkalian) yang dapat digunakan dalam membantu siswa menghafal perkalian dasar, yang ditinjau dari validasi media dan bahasa. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap kemenarikan media LAPER (Lagu Perkalian) yang ditinjau dari angket respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development), adapun prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu, Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Kelayakan media LAPER (Lagu Perkalian) diperoleh persentase rata-rata sebesar 100%, dengan kategori sangat layak. Hasil perhitungan kelayakan media LAPER (Lagu Perkalian) ditinjau dari validasi media dengan persentasenya sebesar 100% dan validasi bahasa persentasenya sebesar 100%. Kemenarikan media LAPER diperoleh persentase pada uji coba terbatas sebesar 100% dan uji coba lapangan sebesar 98,88%. Hasil perhitungan dari uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media LAPER (Lagu Perkalian) sangat menarik untuk membantu siswa dalam menghafal perkalian dasar.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI SDN 005 TARAKAN

NURSALINAH
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ditinjau dari validasi ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, serta kemenarikan ditinjau dari angket respon guru dan angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yakni Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni pedoman wawancara, lembar validasi, angket respon guru dan angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas V-C SDN 005 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 80%, ahli media, 81,25%, ahli bahasa 83,33 dan rata-rata persentase skor validasi dari ketiga validator sebesar 81,52%. Hasil validasi dari ahli materi, media dan bahasa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kemudian hasil angket respon guru 93,75%, respon siswa uji coba terbatas sebesar 93,98%, respon siswa uji coba lapangan sebesar 96,11% dan rata-rata persentase skor 94,61%. Hasil angket respon guru dan angket respon siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media dan bahasa, respon guru serta respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran