Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 185 dari 342

Pancasila sebagai Misi Gereja

Dr. I Made Priana
2023 · Book · Open Access

Pancasila adalah agama sipil Indonesia. Sebagai agama sipil Indonesia Pancasila merupakan misi Indonesia untuk membangun peradaban yang dijiwai oleh kesatuan, kemanusiaan, dan kesetaraan demi Indonesia sejahtera. Misi Pancasila yang demikian ini senyatanya adalah misi gereja, sebab perutusan yang Yesus Kristus percayakan kepada gereja untuk mewartakan kerajaan Allah di bumi, yakni menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, kemanusiaan, dan kesetaraan demi bumi bersukacita dalam damai sejahtera. Sebagai bagian integral dari Indonesia sekaligus sebagai penghayat akan nilai-nilai kerajaan Allah yang Yesus bawa, gereja Indonesia patut membangun misi yang mengaktualisasikan Pancasila yang adalah jiwa Indonesia dan roh kerajaan Allah. Dalam membangun misi yang mengaktualisasikan Pancasila yang demikian itu, gereja Indonesia perlu: pertama, berteologi ke-Indonesia-an agar gereja Indonesia memahami bahwa Indonesia adalah karya penyelamatan Tuhan sehingga dengan bangga dan sukacita ia merawatnya. Kedua, berspiritualitas humanis agar gereja Indonesia menginsafi bahwa agama itu hanyalah jalan belaka bukan tujuan sehingga dalam beragama ia mampu berperilaku untuk membiarkan Tuhan menjadi Tuhan dan sembari itu sanggup menghormati sesamanya manusia. Ketiga, beretika sambung rasa agar gereja Indonesia menyadari bahwa hanya kepedulian sosial yang akan melahirkan kesetaraan sehingga ia menyukai dan mempraktikkan pola hidup cukup demi semua hidup cukup.

Menggali dan Menemukan Roh Pancasila Secara Kontekstual

I Gusti Ngurah Santika; S.Pd.; M.Pd
2023 · Book · Open Access

Kehadiran buku ini dimaksudkan sebagai referensi yang memudahkan mahasiswa dalam mencerna materi kuliah Pendidikan Pancasila yang penulis ampu. Karena berdasarkan pengalaman penulis selama ini, mahasiswa menemui berbagai kendala dalam memahami Pancasila. Adapun faktor utama yang ditenggarai menghambat dan mempersulit struktur kognitif mahasiswa dalam meresapi Pancasila, yaitu materinya yang kurang kontekstual dan terlampau filosofis. Dua faktor tersebut tanpa disadari telah mengaburkan pandangan obyektif mahasiswa terhadap kelebihan Pancasila dibanding ideologi lainnya. Hal itu berimplikasi negatif pada persepsi mahasiswa, yang merasa tidak memperoleh manfaat apapun setelah mempelajari Pancasila. Parahnya lagi, mahasiswa keliru menginternalisasikan Pancasila dalam kepribadiannya. Pemahaman yang keliru tentunya mengantarkan mahasiswa pada aras implementasi dan aktualisasi Pancasila yang gagal pula. Pada tataran praktisnya, Pancasila tidak termaknai dengan baik dalam kehidupan mahasiswa. Kegagalan mahasiswa dalam meng-integrasikan Pancasila dengan pola pikir, sikap, dan perilakunya menandakan telah terjadinya pergeseran orientasi yang mengarah pada kemunduran peradaban bangsa Indonesia. Tidak dapat dibayangkan betapa mengerikannya kondisi Indonesia, bila Pancasila yang notabene ideologi bangsa tidak mengakar kuat sebagai fondasi intelektual generasi penerusnya.

Flashback Pancasila, tinjauan historis terbentuknya nilai-nilai dasar bernegara sejak era kerajaan VIII M

Ridwan Saidi
2023 · Book · Open Access

Penulis: Ridwan Saidi. Editor: Chamal Hamid Lahirnya lima nilai Pancasila dari sebuah proses sejarah panjang bangsa sejak dua milenium lalu. Buku ini membahas dinamika perjuangan power system di seluruh Indonesia dalam pembentukan keIndonesiaan yang sebagiannya tidak ditampilkan dalam buku-buku resmi tentang sejarah Indonesia, sehingga tampilan sejarah Indonesia terkesan Java oriented, malah justru buku-buku sejarah tersebut menampilkan power system fiktif seperti Sri Wijaya dan Tarumanegara. Sehingga lahirnya nilai-nilai Pancasila dilepaskan hubungannya dengan sejarah. Rata-rata buku-buku resmi tentang sejarah Indonesia bersifat a-histori. Flashback Pancasila meletakkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam persfektif sejarah. <RIDWAN SAIDI>

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Jamaludin Jamaludin; Diah Puji Nali Brata; Dinar Sugiana Fitrayadi; Sardjana Orba Manullang; Salamun Salamun; Nurul Fadilah; Windawati Pinem; Syafrizal Syafrizal; Moad Moad
2023 · Book · Open Access

Buku ini memposisikan diri sebagai upaya strategis untuk membangun kemampuan warga negara dalam wacana berpikir kritis dan merefleksikan kajian teori dan praktik secara das sein dan das sollen tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, maka upaya strategis yang penulis tawarkan tersebut untuk menciptakan warga negara yang Pancasilais dan warga negara Indonesia yang ber kemapanan masa depan sebagai estafet peradaban bangsa. Dengan meningkatkan daya berpikir kritis menjadi bekal bagi warga negara terhadap persoalan dan tantangan Pancasila dari era ke era sekaligus merefleksikan tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan berpikir dan alasan mengapa Pancasila dijadikan sebagai jawaban atas segala persoalan bangsa dan negara, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dapat diwujudkan dan diimplementasikan dalam kualitas kehidupan secara individu maupun sosial. Adapun isi pembahasan atau konten yang termuat pada buku ini terdiri dari beberapa kajian, yaitu; Pengantar Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan; Pancasila Dalam Konteks Historis; Pancasila Dalam Konteks Politis; Pancasila Dalam Konteks Filsafat; Pancasila Dalam Konteks Demokrasi; Kewargaan Global (Etnisitas, Nasionalis dan Kosmopolitian); Politik Kewargaan (Kritik dan Partisipasi Publik); Hak Asasi Manusia dan Kewargaan; Isu-Isu Kewargaan (Radikalisme dan Intoleransi).

Prosiding Kongres Pancasila IV

Moh. Mahfud MD; Taufiq Ismail; Sri Sultan Hamengkubuwana X; Hamdan Zoelva; Ahamd Syafii Maarif; Muhammad Jazir ASP; Harjono; Arief Hidayat; A.R. Wetik; Achmad Sodiki; Sri-Edi Swasono; Siswono Yudo Husodo; Harjiyanto Y. Thohari; Heri Santoso; Daud Aris T
2023 · Book · Open Access

Kongres Pancasila IV ini merupakan rangkaian dan kesinambungan dari Kongres Pancasila sebelumnya, yaitu Kongres Pancasila I tgl 1 Juni 2009 di Yogyakarta; Kongres Pancasila II tgl. 1 Juni 2010 di Denpasar; dan Kongres Pancasila III tgl.1 Juni 2011 di Surabaya. Dari tiga kali Kongres Pancasila tersebut telah banyak dihasilkan rumusan-rumusan deklarasi yang sangat berkualitas dan bermakna. Atas dasar hasil-hasil yang telah dicapai dari Kongres Pancasila sebelumnya itu, maka pada Kongres Pancasila IV kali ini dipilih dan ditetapkan tema “Strategi Pelembagaan Nilai-nilai Pancasila dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia”. Tema ini dipilih dengan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: Saat ini tidak ada lembaga khusus pengawal Pancasila. Padahal, diakui atau tidak Pancasila adalah dasar Negara Indonesia. Keadaan ini dinilai jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan masa sebelum reformasi. Saat itu, MPR mempunyai berbagai wewenang, dan salah satunya “memelihara” Pancasila. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila itu menyebabkan Pancasila kehilangan dasar legitimasi kenegaraannya. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila, berimplikasi pada tidak adanya mekanisme yang jelas dalam mensosialisasikan Pancasila. Peran tersebut saat ini nampaknya berusaha dimainkan oleh MPR dengan slogan kebanggaannya “4 Pilar Hidup Bernegara” yang mensejajarkan posisi Pancasila dengan NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Terlepas dari ketidaktepatan konsep dasar yang ada dalam slogan itu, kita mengakui bahwa MPR memiliki niat baik untuk membumikan Pancasila. Saat ini tidak ada rambu-rambu pengimplementasian Pancasila yang jelas dan baku. Padahal, rambu-rambu itu mutlak diperlukan agar dapat diperoleh hasil yang optimal. Dengan kata lain, rambu-rambu itu perlu segera diadakan. Mempertimbangkan hal-hal diatas, kiranya perlu ada upaya serius untuk membentuk atau menunjuk lembaga khusus pengawal Pancasila, yang nantinya diberi wewenang, antara lain untuk menyusun rambu-rambu pengimplementasian Pancasila tersebut secara tepat, terstruktur, dinamis dankontekstual.

Pendidikan Pancasila

TONI NASUTION; M.Pd
2023 · Book · Open Access

Dalam buku ini ditemukan kajian membahas mengenal Identitas Nasional, Konsep dasar Pendidikan Pancasila, latar belakang lahirnya Pancasila, makna lambang garuda Pancasila, buku Pancasila dalam konteks perjuangan bangsa serta pancasila sebagai ideologi nasional untuk kepentingan pendidikan serta disajikan secara ilmiah dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Ancaman Radikalisme dalam Negara Pancasila

Ignasius Jonan; Abhan; Puspitasari; J. Kristiadi; Satya Arinanto; Sulistyowati Irianto; Ari Nurcahyo; Agnes Sri Poerbasari; Hendrawan Supratikno; Fathudin Kalimas; Nafik Muthohirin; Margareta Astaman; Bahtiar; Arteria Dahlan; Wibi Andrino; Siprianus Edi
2023 · Book · Open Access

Buku ini dapat menjadi “alarm” bagi kita bersama. Menimbang fenomena pelbagai aksi yang merongrong Pancasila di ruang publik. Demonstrasi berlabel agama, dugaan makar, kekerasan kelompok intoleran hingga kejahatan terorisme. Ancaman disintegrasi bangsa menjadi nyata yang tidak dapat dipandang enteng. Mencari solusi dari persoalan ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen bangsa Indonesia. Keragaman bahasan dalam buku ini menunjukkan setidaknya tiga hal besar, pertama, bahwa dinamika kehidupan berbangsa merupakan sebuah proses konstruksi sosial dalam kurun waktu yang panjang. Kedua, konstruksi sosial yang terbentuk dalam masyarakat menemukan arena baru, yaitu media sosial sebagai tempat mengukuhkan habitus yang sudah terbentuk. Ketiga, Pancasila sesungguhnya dapat menjadi titik awal dalam memahami realitas bangsa, untuk merajut bina damai. Kumpulan tulisan terpilih ini merupakan salah satu bentuk upaya menggugah dan memperkuat kesadaran akan pentingnya Pancasila dalam kehidupan nasional kita, saat ini, dan masa mendatang. Selamat membaca!

Dekonstruksi Pemahaman Pancasila

Ilham Yuli Isdiyanto
2023 · Book · Open Access

"Saya ucapkan "selamat dan apresiasi"kepada Penulisnya, Saudara Ilham Yuli Isdiyanto, SH, MH, dengan harapan untuk terus melanjutkan kajian berbasis kearifan lokal sebagai penerus gagasan alternatif sekaligus menjawab kegelisahan Prof Mubyarto dan Prof. Kuntowijoyo yang telah meletakkan dasar-dasar Pancasila sebagai ilmu sosial yang membumL" Hamengku Buwono X. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta "Satu hal yang berbeda pada Ilham dibandingkan ilmuwan lain adalah kepedulian dan kejeliannya dalam melihat perlunya membangun sistem hukum Indonesia itu berdasarkan Pancasila. Buku karya Ilham ini dapat dipandang sebagai pintu pembuka, dan ancang-ancang untuk perwujudan sistem hukum berparadigma Pancasila." Prof. Dr. Sudjito,. SH., Msi. Guru Besar Fakultas Hukum UGM "Buku ini hadir di saat yang tepat: saat Pancasila dibutuhkan kembali. Sebagai karya praktisi yang sangat seksama dalam melakukan refleksi keilmuan, buku ini menyediakan alasan yang lebih mengena, mengapa kita harus berpancasila dengan percaya diri. Alur penuturannya yang mengalir, dan telaahnya multidisipliner yang disajikan di sini menjadikan semakin menyadari: siapa kita." Prof. Drs. Purwo Santoso,. MA., Ph.D. Guru Besar Ilmu Politik UGM "Setiap karya untuk memperluas dan mempertajam pemahaman tentang Pancasila dan dimensi praksisnya perlu mendapat apresiasi yang semestinya. Karya ini adalah salah satu dari renungan dan penelitian seorang penulis muda yang dimaksud." Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif. Anggota Dewan Pengarah BPIP "Buku ini sangat kaya informasi dan kritis dalam menganalisis sejarah Pancasila, sejak zaman Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga saat ini. Di samping itu, kajian buku ini berbeda dengan sejumlah literatur yang mengkaji Pancasila, karena penulis juga melakukan refleksi dialektis Pancasila dan rekonstruksi pemikiran Pancasila terhadap hukum nasional. Yang seringkali ditulis orang Iain tentang Pancasila adalah sosok Soekarno, yang dipandang sebagai pencetus Pancasila. Kajian difokuskan pada sejarah perumusan, kedudukan hukumnya, serta muatan-muatan filsafati yang terkandung di dalamnya. Perspektif yang berbeda inilah kekayaan yang ada dalam buku saudara Ilham " Prof. Dr. Ni'matul Huda, SH. MHum. Guru Besar Hukum Tata Negara Ull "Dewasa ini tidak banyak anak-anak bangsa terutama generasi muda yang menaruh minat untuk mengkaji dan menulis tentang Pancasila. Oleh karena itu tulisan Ilham Yuli Isdiyanto ini sangat menarik dan layak diapresiasi, terutama dalam memperkaya khazanah kajian filosofi bangsa. Selain itu yang layak dihargai selain sebagai penulis muda tentang Pancasila, juga karakteristik kajiannya yang cukup kreatif dan inovatif dengan melakukan suatu dekonstruksi terhadap pemahaman atas Pancasila terutama dalam hubungannya dengan Jati Diri Hukum Indonesia." Prof. Dr. Kaelan, MS. Guru Besar Filsafat UGM

POST-REFORMASI MEREKONSTRUKSI SEMANGAT PANCASILA DAN REFORMASI BERBASIS ONLINE

CAKTI INDRA GUNAWAN SE.; MM.; Ph.D
2023 · Book · Open Access

Buku ini merupakan paham baru yang bernama post-reformasi dimana penulis menemukan ide orisinal tentang penguatan nilai-nilai Pancasila dan Reformasi. Buku ini menjadi dasar peningkatan SDM di indonesia berbasiskan Pancasila dan menawarkan konsep integrasi online sesuai dengan tuntutan Revolusi Industri 4.0. Buku ini dapat menjadi acuan referensi pemerintah dan rakyat Indonesia mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan, korupsi , perekonomian, hukum, dan lain-lain.

Filsafat dan Ideologi Pancasila: Teori, Kajian dan Isu Kotemporer

Drs. Wartoyo; M.Pd
2023 · Book · Open Access

Buku referensi ini memuat pembahasan terkait Filsafat dan Ideologi Pancasilia, dilihat dari sudut pandang teori, kajian dan dilengkapi dengan isu-isu kotemporer. Sejarah perjalanan Pancasila diuraikan demi memahami pijakan dasar terkait paradigma Pancasilia. Wawasan terkait dinamika perilaku Pancasila yang ada di Indonesia, semakin melengkapi konten buku referensi ini. Tema buku ini dianggap sebagai tema penting untuk dipelajari oleh berbagai kalangan. Pancasila yang begitu dalam diharap mampu menambah wawasan nusantara sekalligus meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air.

Pendidikan Nilai Moral Berbasis Pancasila

Dr. Sutoyo; M.Pd ; Dr. Anita Trisiana; S.Pd; MH; Dr. Siti Supeni; SH; M.Pd
2023 · Book · Open Access

Buku berjudul "Pendidikan Nllai moral berbasis Pancasila" ini merupakan luaran penelitian kolaboratif yang dilakukan Universitas Slamet Riyadi dengan Universitas Utara Malaysia. Di datam buku ini, diuraikan hasil penelitian dan analisis mendalam terkait dalam Pancaslia. Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara merupakan konsep penting untuk dipahami. Diuraikan pula terkait Azas pembangunan nasional serta sumber dalam pembangunan nasional Pancasila memiliki nilai-nilai dasar dalam pembangunan nasional yang mampu menjadi jalur dalam pembangunan nilai moral. Untuk melengkapi informasi bagi para pembaca, disajikan pula kendala-kendala dalam pembangunan nilai moral sekaligus langkah-langkah solutif untuk mengatasi kendala pembangunan nilai moral.

Ideologi Pancasila

Muzayin Arifin
2023 · Book · Open Access

Ideology of Pancasila, the state philosophy of Indonesia.

Pancasila sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa

Dr. H. Bambang Sugiyono S.E.; MSi.; ;
2023 · Book · Open Access

Isi Buku ini terbagi menjadi 7 bab. Diawali Bab pertama yaitu Pendahuluan , disajikan secara ringkas tentang pengertian dan pancasila sebagai dasar Filsafat negara, Konteks pengembangan Pancasila diuraikan pada bab 2 ; selanjutnya pada bab 3 yaitu Implementasi Nilai Nilai Pancasila, disajikan secara sederhana bagaimana masyarakat dapat bersatu dalam menghadapi pandemi Covid-19, kemudian dijabarkan bagaimana membangun bangsa dan merajut kebersamaan, serta upaya menumbuhkan kembali budaya daerah dan jati diri bangsa Indonesia. Pada bab ke-4 yakni menguraikan tentang Bhineka Tunggal Ika dalam keberagaman, perekat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, semangat kebhinekaan Generasi Millenial, serta Hak dan Kewajiban warga negara. Selanjutnya bab 5, penulis menjabarkan bagaimana Merawat nilai nilai Kebangsaan, dan menjelaskan mengenai Toleransi dan kerukunan termasuk contoh umum toleransi, Kekuatan dalam keberagaman budaya daerah, serta Semangat kebangsaan indonesia. Dalam Bab VI, menjabarkan tentang Kedaulatan NKRI antara lain menjelaskan bagaimana terjadinya Disintegrasi bangsa dan Peran Pemerintah dalam mengantisipasi Konflik dan Kerawanan Sosial. Selanjutnya diakhiri pada Bab VII sebagai Penutup.