NUR YUSTIKA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif menghasilkan data diskriptif berupa tuturan lisan. Metode penelitian kualitatif adalah metode yang dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Penelitian ini difokuskan pada analisis tindak tutur pada Raudhatul Athfal As Syifa. Bentuk dan makna tuturan yang diteliti meliputi, (1) tuturan direkif permintaan (2) tuturan direktif pertanyaan (3) tuturan direktif perintah (4) tuturan direktif larangan (5) tuturan direktif pemberian izin (6) tuturan direktif menasehati. Pada penelitian ini jenis data berupa kata, kalimat, ungkapan berdasarkan tuturan anak- anak di Raudhatul Athfal As Syifa Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tuturan lisan dari informan penelitian. Tahap awal pada penelitian ini yaitu melakukan observasi dalam mencari informasi terkait permasalahan yang ingin diteliti, selanjutnya peneliti kembali untuk melakukan penelitian. Dalam penelitian ini instrument yang digunakan adalah laptop dan handphone untuk memudahkan peneliti dalam tahap pencatatan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik simak bebas libat cakap, transkripsi data, dan teknik catat. Dari hasil penelitian, bentuk dan makna tindak tutur direktif pada percakapan di Raudhatul As-Syifa Tarakan yang ditemukan adalah tindak tutur direktif permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin dan menasehati. (1) Pada tindak tutur direktif permintaan ditemukan 11 data yang mengandung tuturan permintaan (2) pada tindak tutur direktif pertanyaan ditemukan 22 data tyang mengandung tuturan pertanyaan (3)Pada tuturan perintah ditemukan 6 data yang mengandung tuturan perintah (4) Pada tuturan larangan ditemukan 2 data yang mengandung makna tuturan larangan (5) Pada tindak tutur direktif pemberian izin ditemukan 3 data yang mengandung tuturan pemberian izin (6) Pada tindak tutur direktif menasehati ditemukan 2 data yang mengandung makna tuturan menasehati. Total semua data tindak tutur direktif adalah 46 data tuturan.
RATNA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini menggunakan kajian semantik dan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian kebahasaan. Data yang digunakan berupa kata, ungkapan, istilah atau kalimat yang diambil dari kolom komentar akun “lambe turah” yang diunggah dalam rentan waktu tanggal 1 desember hingga 30 desember 2022 dan ditemukan 39 data. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu baca, simak dan catat dan menggunakan teknik analisis data model Miles dan Hurberman. Berdasarkan hasil temuan penggunaan jenis sindiran yang paling banyak digunakan berbentuk sinisme dan bentuk sindiran yang jarang digunakan yaitu berbentuk Antifrasis. klasifikasi data temuan menunjukkan bahwa ditemukan 6 jenis sindiran dengan tujuan dan cara penyampaian yang berbeda yaitu terdapat 5 data jenis sindiran ironi, terdapat 13 data jenis sinisme, terdapat 7 data jenis sarkasme, terdapat 8 data jenis satire, terdapat 4 data jenis innuendo, dan 2 data jenis antifrasis
NURAJIEMA
2023 · Book · Open Access
.
ACHMAD DEIMAR MUS'UF
2023 · Book · Open Access
Karya sastra adalah hasil dari pemikiran seseorang yang telah dia alami dalam kehidupan lalui dituangkan dalam karya sastra (cerpen). tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur intrinsik, yang merupakan unsur yang membangun dari dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur intrinsik didalam cerpen melankolia bunga-bunga karya Inung Setyami , metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan menghasilkan atau memperolehdata deskriptif berupa kata-kata tertulis dari karya sastra bergendre prosa seperti cerpen, novel, dan juga roman. melalui sebuah karya sastra, seorang pengarang cerpen dapat mengungkapkan pendapatnyatentang keadaan yang ada disekitar kehidupannya. Begitu banyak pelajaran tentang kehidupan yang dapat diambil dalam suatu karya sastra. Karya sastra juga dapat diartikan sebagai suatu hasil dari pengolahan jiwa seorang pengarang melalui proses perenungan yang begitu panjang melalui hakikat kehidupan, suatu karya sastra ditulis dan dihasilkan dengan penuh perasaan dan juga sentuhan jiwa yang dibentuk imajinasi tentang pengalaman hidup dari seorang pengarang. secara umum cerita pendek (cerpen) adalah karangan nasihat yang bersifat fiktif dan menceritakan peristiwa didalam kehidupan, pelakunya relatif singkat tetapi padat atau dengan kata lain, cerpen adalah sebuah cerita narasi yang menceritakan peristiwa singkat dengan unsur-unsur yang terbatas dari unsur pembentuknya.
AHMAD SULFIANNUR
2023 · Book · Open Access
.
MUHAMAD YUSRIZAL
2023 · Book · Open Access
.
RIZQI
2023 · Book · Open Access
Setiap bahasa di dunia termaksud bahasa Bugis pasti memiliki tata bahasa atau gramatikal yang disebut dengan sintaksis. salah satunya adalah berdasarkan peran subjeknya yang terbagi menjadi dua, yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif yang berbeda dari tata bahasanya yang belum dipelajari lebih lanjut. Kemudian, peneliti mengambil kesempatan ini untuk membahas kalimat aktif dan kalimat pasif dalam bahasa bahasa daerah bugis dialek Bone.penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data lisan yang diambil langsung dari penutur asli Bugis bone. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode distribusional dengan Teknik bagi unsur langsung (BUL) Teknik lanjutan yang dipakai peneliti dalam penelitian ini adalah dengan teknik lesap.. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik mendengarkan dan teknik mencatat. kalimat aktif bahasa Bugis dialek Bone fungsi subjek adalah satu-satunya fungsi yang harus ada dalam kalimat. Kehadiran objek dalam kalimat aktif disesuaikan dengan bentuk verba sebagai predikat dalam sebuah klausa. Jika dalam bentuk transitif maka kehadiran fungsi Objek harus ada. Berbeda dalam bentuk Intransitif yang tidak memerlukan objek.dalam bentuk kalimat pasif Subjeknya berasal dari objek kalimat aktif . Objek kalimat aktif berubah menjadi oblik dalam bentuk pasif. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kalimat aktif dan pasif bahasa Bugis dialek bone memiliki penanda pada kalimat aktif kalimat aktif verba yang menempati fungsi Predikat jika terbentuk dari kata turunan maka berprefiks ma- dan diikuti dengan huruf awal kata kerja yang double. Pasif dimarkahi dengan prefiks na-/ta. Pasif yang di markahi dengan ta-, diikuti dengan kata kerja dengan awalan yang double.
NABILA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan suku Dayak Agabag, agar diketahui oleh masyarakat lain bukan hanya suku Dayak Agabag itu sendiri yang mengetahui serta untuk mengetahui makna tradisi kebudayaan suku Dayak Agabag yang terdapat pada upacara hukum adat Antugi yang akan dilaksanakan di Desa Pagar Kecamatan Sembakung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan Antugi adalah dengan cara memasukkan tangan ke dalam air yang mendidih. Folklor Lisan : Mantra (Uwok). Folklor Sebagian Lisan: Upacara Rakyat (Antugi), Memberi Makan roh leluhur (Anyambah). Bukan Lisan: Pakaian Adat, Beras Kuning (Bagas Asilow), Kain Kuning (Ken Asilow), Tempurung Kelapa (Tampulung Piasau), Batang Pisang (Batang nu Punti), Kain Merah (Ken Alagang), Kunyit. Kata Kunci : Antugi, Dayak Agabag, Folklor Lisan, Folklor Sebagian Lisan, Foklor Bukan Lisan.
FITRIANI YULIUS
2023 · Book · Open Access
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Intergrade Reading and Composition dan media 3D botol pintar pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti memperoleh sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa masih kurang paham mengenai materi yang diberikan, siswa kesulitan dalam memahami model dan media pembelajaran. Sehingga berpengaruh terhadap nilai keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Maka perlu dilanjutkan ke siklus II untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis teks eksposisi melalui model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa dan situasi pembelajaran ketuntasan aktivitas siswa 74,99 pada siklus I, dan meningkatkan menjadi 91,40 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 9,38% dan meningkat menjadi 90,62% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 78,12% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 90,62% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi menggunakan model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar telah menguasai pembelajaran menulis teks eksposisi dengan baik selain itu siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam teks eksposisi dengan bahasanya sendiri.
BENIPTUS TIKULILING
2023 · Book · Open Access
.
PERIYANDI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bemaksud menjawab dua pertanyaan terkai pengakuan masyarakat di kabupaten tana tidung. Pertama Bagaiman Bagaimana urgensi pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Tana Tidung? Kedua Bagaiman prosedur pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Tana Tidung? Pasal 18 B (2) Undang-undang Dasar 1945 menyatakan bahwa hukum adat diakui oleh negara, yaitu negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan masyarakat dan negara kesatuan Republik Indonesia dengan undang-undang. Masyarakat adat adalah bagian dari negara Indonesia dan statusnya berpengaruh dalam pembangunan politik, sosial, ekonomi, hukum dan hak asasi manusia untuk keamanan dan ketahanan nasional. Tipe penelitian ini melakukan penelitian hukum dengan metode penelitian hukum empiris, artinya penelitian hukum dilakukan dengan bekerjanya hukum di masyarakat di Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini mengunakan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi (Sociological Approach). Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan yaitu. Data primer dan data skunder. Data primer di peroleh dari hasil wawancara, observasi dan pengamatan di lapangan. Data skunder di peroleh dari buku, jurnal, dan artikel. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa belum ada pengakuan masyarakat hukum adat di Kabupaten Tana Tidung, tetapi secara lisan dan turun temurun masyarakat adat, di kabupaten Tana Tidung sudah terbentuk sejak dahulu, itulah yg di lestarikan oleh Pemangu Adat, Ketua Adat Dan Lembaga Adat. Kedua prosedur pengakuan hukum adat harus melalui Masyarakat Adat, pemangku adat dan Lembaga adat. Kesimpulan dalam penelitian ini masyarakat, pemangku adat, ketua adat, dan Lembaga adat di Kabupaten Tana Tidung membutuhkan pengakuan berupa undang-undang hukum adat.
DEVI PUTRI PERMATASARI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan model pembelajaran think talk write pada media pembelajaran monosa (monopoli bahasa) kepada siswa kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan pada tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan rubrik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu juga pengambilan data diambil dari penilaian aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil penelitian rubrik kognitif siswa yang tuntas sebesar 40% sedangkan siswa yang tidak tuntas sebesar 60%. Kemudian, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,25% yang tuntas sedangkan untuk siswa tidak tuntas sebesar 18,75%. Hal tersebut dikarenakan pada siklus I kemampuan keterampilan berbicara siswa pada teks deskripsi bagian dan penggunaan Bahasa masih kurang dan pada siklus II kemampuan keterampilan berbicara siswa bagian penggunaan Bahasa mengalami peningkatan, rubrik afektif pada siklus I untuk siswa yang tuntas sebesar 71,76% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 28,24%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II untuk siswa yang tuntas sebesar 93,75% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 6,25%, hal tersebut karena pada siklus I masih banyak siswa kurang percaya diri, namun pada siklus II rubrik tersebut mengalami peningkatan.
SELPI
2023 · Book · Open Access
Peneliti ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan model discovery learning dengan media monopus pada siswa kelas VIII-6 SMPN 12 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 12 Tarakan pada semester I Tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 12Tarakan yang berjumlah 32 Siswa yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaa, tindakan, observasi, refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning dengan media monopus dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 12 Tarakan. hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus, pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa ranah afektif sebesar 68%, ranah kognitif sebesar 78%, dan ranah psikomotorik 53%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar siswa ranah afektif meningkat menjadi sebesar 100% hasil ini dikarenakan siswa telah menanamkan karakter atau sikap yang baik di dalam pembelajaran. Selanjutnya ranah kognitif sebesar 100% hal ini dikarenakan siswa telah dapat menyesuaikan judul dan isi,pemilihan diksi, permajasan, pengimajian/pencitraan, dari ranah psikomotorik 90%, siswa telah mampu untuk membuat puisi. Pada nilai ketuntasan 100% dapat dilihat berdasarkan jumlah siswa yang telah mencapai KKM dengan nilai standar KKM 75 hingga nilai 90. Peroleh nilai yang didapatkan oleh siswa berdasarkan hasil dari skor yang diperoleh dikali 100 dan dibagi dengan skor maksimal. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model pembelajaran discovery learning dengan media monopus dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis puisi.
MIKAEL ARAN
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kekerabatan bahasa dayak punan dan bahasa dayak kenyah lepo tau menggunakan linguistik historis komparatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik leksikostatistik. Metode dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan trigulansi. Teori yang digunakan adalah linguistik historis komparatif yang memiliki peran utama salah satunya adalah menjelaskan hubungan kekerabatan suatu bahasa dengan bahasa yang lainnya di suatu wilayah yang ditentukan dengan menggunakan daftar kosa kata dasar Morris Swades yang berjumlah 200 kata. Kata kerabat (kognat) dalam Bahasa Dayak Punan dengan Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau terdapat 40 kosa kata dasar Swadesh, terdapat 5 pasangan kata yang identik, 20 pasangan kata yang memiliki korespondensi fonemis, 6 pasangan kata yang memiliki kemiripan secara fonetis, 9 pasangan kata yang memiliki satu fonem berbeda dan 160 pasangan kata yang tidak berkerabat. Persentase kata kerabat antara Bahasa Dayak Punan dan bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau yaitu 20 % yang merupakan bahasa yang tunggal pada 5.327 ± 460 tahun yang lalu. Bahasa Dayak Punan dan Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau merupakan bahasa yang tunggal pada 5.787 – 4.867 tahun yang lalu. Bahasa Dayak Punan dan Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau mulai berpisah dari suatu bahasa proto antara tahun 1.103 SM – 2.844 SM (dihitung dari tahun 2023). Hasil penelitian menunjukan bahwa Bahasa Dayak Punan dengan Bahasa Dayak Kenyah Lepo Tau termasuk ke dalam kategori bahasa (language).
MUHAMMAD USMAN
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan sikap peserta didik terhadap pembelajaran bahasa Indonesia pada masa transisi daring ke luring di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 35 siswa serta 1 (satu) guru mata pelajaran bahasa Indonesia pada kelas XI. IPS 2 di SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif dengan menggunakan persentase dan tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada masa transisi daring ke luring masuk kedalam kategori tinggi, kategori tinggi diperoleh berdasarkan hasil penelitian dan tabel penelitian yang dijabarkan secara rinci yaitu sebanyak 2 peserta didik (6%) dengan kategori sangat setuju, 14 peserta didik (40%) dengan kategori setuju, 10 peserta didik (29%) dengan kategori cukup setuju, 6 peserta didik (17%) dengan kategori tidak setuju, dan 3 peserta didik (9%) dengan kategori sangat tidak setuju, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia pada masa transisi daring ke luring sangat jauh berbeda dari anggapan yang pernah melekat dalam benak peserta didik yang mana dapat dilihat bahwa peserta didik merasa sangat senang dan antusias terhadap pembelajaran bahasa Indonesia secara luring yang diberlakukan di SMA Negeri 2 Tarakan dengan pembelajaran luring siswa lebih mudah mendapatkan sumber pembelajaran, dapat lebih aktif bertanya serta mengeluarkan argumen kemudian siswa lebih leluasa untuk berinteraksi satu sama lain, serta siswa lebih menjaga pola sehat di lingkungan sekolah. Namun yang disayangkan ada beberapa siswa yang memang masih ketergantungan dan sulit menghilangkan kebiasaannya dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar seperti; tertidur saat proses pembelajaran berlangsung, kedapatan bermain game online, dan menganggap guru sebagai teman sebaya.
JONLI
2023 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sapaan dalam bahasa Dayak Tana’ Lun di Desa Long Bawan Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan dengan menggunakan kajian Sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sapaan berdasarkan nama diri, kekerabatan, dan sapaan berdasarkan kata ganti. Dan sumber data dari penelitian ini ialah masyarakat suku Dayak Tana’ Lun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penilitian ini adalah teknik observasi dan teknik simak libat cakap. Adapun hasil dari penelitian ini ialah: sapaan nama diri terdapat 4 data, sapaan dalam kekerabatan terdapat 24 data dan sapaan dalam kata ganti terdapat 7 data. Data keseluruhan dari penelitian ini ialah terdapat 35 data.
DEWI RATNASARI
2023 · Book · Open Access
PANTANGAN DAN LARANGAN RITUAL KEMATIAN SUKU DAYAK LUNDAYEH DALAM LINGKUNGAN ADAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA KALIAMOK (KAJIAN FOLKLOR) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna Pantangan Dan Larangan Ritual Kematian Suku Dayak Lundayeh Dalam Lingkungan Adat Berbasis Kearifan Lokal di Desa Kaliamok melalui kajian folklor. Metode penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskripsi. penyajian data, di sajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata maupun kalimat. Sumber penelitian ini adalah informan yang memiliki pengetahuan tentang pantangan dan larangan ritual kematian suku Dayak Lundayeh. Data dalam penelitian ini berupa penggalan kalimat dari hasil wawancara, rekam dan catat serta observasi langsung di lapangan. Hasil dalam penelitian ini terdapat beberapa data yaitu, neteng agung, ngiju butung, mudut lungun, mere tebaya, nated butung , nanem butung, irau kuman, data-data tersebut berjumlah 34 data yang tergolong dalam folklor lisan, folklor sebagian lisan, dan folklor bukan lisan, antara lain folklor lisan 8 data, folklor sebagian lisan 22 data, folklor bukan lisan 4 data. Dari hasil data dapat disimpulkan bahwa terdapat mitos dalam folklor pantangan dan larangan ritual kematian suku Dayak Lundayeh dalam lingkungan adat berbasis kearifan lokal di Desa Kaliamok. Karena dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat banyak sekali kata, kalimat dan yang susah ditangkap menggunakan teori-teori dalam lingkup pendidikan atau banyak hal yang susah ditangkap oleh akal manusia namun dipercayai kebenarannya oleh masyarakat suku Dayak Lundayeh.
AJI PURWOKO
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita fantasi dengan menerapkan metode Picture and Picture berbantu media Gambar hero mobile legends pada siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan desain atau tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian siswa sebanyak 25 yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan, pengumpulan data mengunakan tes menulis cerita fantasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode picture and picture berbantu media gambar hero mobile legends dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita fantasi pada siswa kelas VII-2 SMP Negeri 11 Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I hasil tes kemampuan menulis cerita fantasi siswa hanya 15 siswa (60%) siswa yang tuntas, kemudian mengalami peningkatan sebesar 20% pada siklus II sehingga jumlah siswa yang tuntas menjadi 20 siswa (80%). Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan yaitu 75% dengan nilai kemampuan menulis cerita fantasi 75.Aspek kemampuan menulis cerita fantasi telah mencapai indikator keberhasilan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan katagori baik.
DEDY
2023 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna simbol budaya pada tarian Busak Baku suku Dayak Lundayeh di Desa Pelita Kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data pada penelitian ini berupa simbol-simbol tarian Busak Baku suku Dayak Lundayeh di Desa Pelita Kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Sumber data dalam penelitian ini adalah tarian Busak Baku suku Dayak Lundayeh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya adalah observasi, dokumentasi, wawancara, dan menulis/mencatat. Kemudian analisis data yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah, mengumpulkan data, identifikasi data atau menafsirkan data, dan mendeskripsikan atau menafsirkan data dalam bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah data simbol budaya dalam tarian busak baku suku Dayak Lundayeh. Jumlah data dalam penelitian ini adalah 24 data, diantaranya yaitu Fata, Abe, Bane, Lekusulau, Beret, Bakad dan Tekip, Kering, Tawak, Sape, Tayen, Agung, uwan, Telingut, Rongbasung, Keratung, Apar, abet ulu Deley, Bakad Delei, gerakan proses tumbuhnya tumbuhan busak baku, gerakan proses bercocok tanam, gerakan gotong royong, gerakan mekarnya busak baku. Seluruh data ini akan dianalisis oleh peneliti dengan menggunakan teori segitiga makna dari Charles Sandres Pierce.
RAMLAH SAMHIR
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna yang terkandung dalam tarian gong suku Dayak Kenyah Uma Lung melalui studi semiotik yang menusuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data tersebut diperoleh dari komunitas Dayak Kenyah Uma Lung di Setulang, Kecamatan Malinau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Teknik analisis data digunakan untuk mengumpulkan data yang telah direkam dan didokumentasikan dan kemudian menggambarkan arti ikon, simbol, dan indeks yang terkandung dalam gerakan, pakaian, aksesori, alat musik, properti tarian, warna, objek, dan motif dan kemudian memberikan kesimpulan. Masing-masing data ini dikategorikan menjadi ikon yang memiliki kemiripan dengan objek asli dari 35 data, simbol yang merupakan tanda berdasarkan peraturan dan perjanjian dari 16 data, dan indeks yang merupakan terjadinya tanda karena sebab dan akibat dari 3 data. Data yang dikumpulkan kemudian dipelajari menggunakan teori makna segitiga Pierce, yaitu tanda, objek, dan interpretan, untuk menemukan maknanya. Dari hasil data komprehensif yang diperoleh, ada sebanyak 54.