Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 161 dari 342

Keanekaragaman Makrozoobentos Ekosistem Padang Lamun di Perairan Pulau Balikukup Kabupaten Berau Kalimantan Timur

NORSARINA
2023 · Book · Open Access

KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR Abstrak Pulau Balikukup memiliki keragaman dan kepadatan lamun yang tinggi serta daerah yang luas sebagai habitat makrozoobentos. Sampai saat ini belum tersedia informasi mengenai kekayaan jenis dan keanekaragaman makrozoobentos asosiasi padang lamun tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis, kekayaan, kelimpahan, keanekaragaman (H’), kemerataan (E) dan dominansi (D). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan transek kuadrat sebanyak 40 plot. Jenis lamun yang ditemukan di perairan Pulau Balikukup terdiri dari Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Syringodium isoetifolium, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis dan Halodule uninervis. Kerapatan rata-rata lamun di perairan Pulau Balikukup yang tertinggi dari jenis Halophila ovalis sebanyak 293,6 3 tegakan/m2 dan yang terendah dari jenis Enhalus acoroides sebanyak 26 tegakan/m2 yang berasosiasi dengan 194 jenis makrozoobentos dari 6 kelas 47 famili dengan rata-rata kelimpahan 53,1 ind/m2. Secara umum nilai keanekaragaman makrozoobentos termasuk dalam kategori tinggi, dengan kemerataan yang stabil dan dominansi yang rendah. Model pola gradasi menunjukkan semakin mendekati pulau maka semakin padat/tinggi nilai makrozoobentos, sebaliknya semakin menjauhi pulau maka semakin rendah/kecil nilai makrozoobentos. Respon makrozoobentos terhadap lamun yaitu pola asosiasi merata dan penyebaran jenis mengelilingi pusat gradien dalam relung ekologi sehingga tidak ada perbedaan yang nyata. Respon makrozoobentos terhadap parameter kualitas air yaitu memiliki pola asosiasi yang tidak merata.

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Cakupan Imunisasi Rutin Lengkap Pada Bayi dan Baduta di Kelurahan Juata laut

SRI NURTILAWATI
2023 · Book · Open Access

Imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan dan penanganan penyakit menular. Data World Health Organization pada tahun 2020 menyebutkan bahwa setidaknya 80 juta anak usia dibawah 1 tahun beresiko menderita difteri, campak dan Polio akibat menurunnya cakupan imunisasi. Pada tahun 2021 terjadi Kejadian Luar Biasa Tetanus Neonatorum di kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Berdasarkan data Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) dari Puskesmas Juata pada tahun 2022 cakupan imunisasi di kelurahan Juata Laut hanya mencapai 56,4% bayi yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap, 53,7 % untuk DPT-HB-Hib lanjutan, 41,4 % untuk campak lanjutan pada baduta untuk imunisasi rutin lengkap.. Hal ini berisiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat banyaknya anak bayi dan baduta yang drop out dari jadwal imunisasi yang seharusnya diberikan. Tujuan penelitian : untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi capaian imunisasi rutin lengkap pada bayi dan baduta di Kelurahan Juata Laut. Metode penelitian: kuantitatif dengan desain penelitian analitik menggunakan rancangan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 284 responden yang memiliki anak berusia dibawah dua tahun. Tehnik pengumpulan data menggunakan data primer dan menggunakan analisa data dengan Chi Square, α=0,005. Hasil penelitian: dari 284 responden diketahui 171(60,2 %) anak tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap. Analisis Bivariat dipengaruhi oleh umur, p= 0,021,tingkat Pendidikan ,p= 0,06, dukungan keluarga p= 0,057, status pekerjaan ibu ,p= 0,025 dan pengetahuan, p=0,011. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara kelengkapan imunisasi dengan faktor Pendidikan, pekerjaan ibu , pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap capaian imunisasi bayi dan baduta di Kelurahan Juata Laut.

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS KARANG REJO DAN PUSKESMAS SEBENGKOK

HADY PURBAYA
2023 · Book · Open Access

Pneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang utama di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari tingginya angka morbiditas dan mortalitas pneumonia balita. Salah satu upaya untuk menurunkan kasus pneumonia yaitu dengan cara mengetahui faktor-faktor risiko yang mengakibatkan terjadinya pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Sebengkok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah balita yang didiagnosis pneumonia dan tidak pneumonia dari bulan Mei-Juni 2023 di Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Sebengkok sebanyak 101 responden dan didapatkan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square diperoleh ada hubungan antara status merokok anggota keluarga dengan kejadian pneumonia (p-value : 0,001) dan tidak ada hubungan antara status gizi (p-value : 0,534), riwayat ASI ekslusif (p-value : 0,210)dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Sebengkok. Kesimpulan penelitian ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat yaitu dengan cara memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat tentang upaya pencegahan pneumonia terutama dalam hal paparan asap rokok.

faktor-faktor yang berhubuingan dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentsian earrly warning score system (EWSS)

ARMANTO
2023 · Book · Open Access

Salah satu strategi yang digunakan untuk menurunkan angka kematian pada pasien adalah dengan menerapkan early warning score system (EWSS). EWSS adalah sistem skoring untuk mengevaluasi tanda-tanda vital untuk mendeteksi perubahan atau perburukan pada pasien sebelum terjadi kegawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian early warning score system di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimen dengan desain obervasional analatik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat ruang rawat inap, dengan jumlah sampel 103 responden. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan perawat mengenai EWSS kurang 66%, cukup 20,4%, baik 13,6%, sikap perawat mengenai EWSS negatif 88,3%, dan motivasi perawat mengenai EWSS rendah 86,4%. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan pendokumentasian EWSS dengan p value sebesar 0,062, ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan perawat dalam mendokumentasikan EWSS menunjukkan bahwa ρ value sebesar 0,015, dan ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian EWSS menujukkan hasil ρ value sebesar 0,008. Pelatihan dan sosialisasi pengisian EWSS perlu ditingkatkan lagi agar dapat mendeteksi dengan cepat perubahan atau perburukan pada pasien dan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit.

Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi

IDA FARIDA
2023 · Book · Open Access

Tahap pra-operasi memberikan berbagai pengalaman psikologis pada anak dan orang tua di antaranya kecemasan. Lebih lanjut kecemasan yang dialami orang tua cenderung lebih mudah ditransfer pada anak secara tidak langsung sehingga menyebabkan anak menjadi cemas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 pasien, sehingga populasi orang tua adalah 100 orang. Sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan insidental sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian Responden di dominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 71,3%, sebagian Pendidikan SMA sebanyak 60%, sebagian besar pekerjaan IRT sebanyak 38,3%, sebagian besar beragama Islam 71,3% dan sebagian status perkawinan sebanyak sudah menikah 88%. Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan faktor jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan. jenis operasi, pengalaman operasi dan pengetahuan dengan kejadian kecemasan. Mayoritas mengalami kecemasan pada kategori sedang 60%.

Kelayakan Finansial Usaha Sarang Burung Walet diKelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan (Studi Kasus Sarang Burung Walet Milik Bapak Bogo)

MEGA ANGGRAENI
2023 · Book · Open Access

Abstrak Budidaya sarang burung walet mempunyai dampak bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah khususnya Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan kontribusi yang diberikan dari hasil budidaya sarang burung walet dapat berpengaruh secara sosial ekonomi, dan budaya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha Sarang burung bapak Bogo dan kelayakan finansial usaha sarang burung walet bapak bogo di Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha 6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha sarang burung walet milik bapak Bogo. dan usaha sarang burung walet Bapak Bogo memperoleh pendapatan sebesar Rp 154.687.000 dan penerimaan sebesar Rp 261.000.000 Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp 138.379.469 > 1, maka usaha layal dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar -29% >8%, maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Gross B/C yang diperoleh 2.12 >1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Payback Period (PP) yaitu selama 6 tahun jangka waktunya yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali.

EFEK PENGGUNAAN BIOPESTISIDA BERBAHAN AKTIF CENDAWAN ENTOMOPATOGEN TERHADAP KOMPOSISI JENIS DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA TANAMAN KEDELAI EDAMAME

ERWIN
2023 · Book · Open Access

EFEK PENGGUNAAN BIOPESTISIDA BERBAHAN AKTIF CENDAWAN ENTOMOPATOGEN TERHADAP KOMPOSISI JENIS DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA TANAMAN KEDELAI EDAMAME Abstrak Biopestisida berpotensi sebagai alternatif pengganti pestisida sintetik. Penelitian bertujuan menguraikan komposisi jenis hama yang ditemukan pada areal budidaya tanaman kedelai, serta membandingkan intensitas serangan hama tanaman menggunakan beberapa biopestisida cendawan entomopatogen. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor perlakuan yakni Biopestisida berbahan aktif cendawan entomopatogen. Bahan aktif terdiri dari L. lecanii, B. bassiana, dan M. anisopliae, dan bahan aktif senyawa kimia sintetik (kontrol). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga diperoleh 24 petak percobaan. Data pengamatan meliputi pertumbuhan, hasil tanaman, komposisi hama, dan intensitas serangan hama. Analisis data menggunakan Uji F (analisis sidik ragam), Uji DMRT, dan Uji Chi-Square untuk kehadiran hama pada masing-masing perlakuan. Hasil Penelitian menujukkan tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong, berat polong, dan berat biji segar tertinggi pada perlakuan kontrol. Komposisi hama terdiri dari ulat grayak belalang, serta kepik. Tidak terdapat perbedaan kehadiran hama pada masing-masing perlakuan. Tingkat kerusakan daun terendah pada 2 MST pada perlakuan B. bassiana. Selanjutnya, 4 MST dan 6 MST pada pestisida M. Anisopliae, serta 8 MST pada L. lecanii dengan masing-masing kerusakan sebesar 16.69%, 18.59%, 20.88%, dan 20.24%. Perbedaan kerusakan daun pada perlakuan kontrol dan biopestisida B. bassiana dan M. anisopliae pada 2 MST. Jumlah polong hampa terendah pada perlakuan kontrol, mencapai 0.8 polong per tanaman. Sedangkan, intensitas kerusakan polong terendah juga pada perlakuan kontrol mencapai 3.3%. Terdapat perbedaan signifikan perlakuan kontrol dengan biopestisida. Hasil analisis ragam juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara perlakuan kontrol dengan perlakuan Biopestisida terhadap kerusakan daun 4, 6, dan 8 MST, tingkat kerusakan polong, dan jumlah polong hampa. Hasil ini menunjukkan Biopestisida dapat digunakan sebagai alternatif, namun efektivitasnya tidak mampu melebihi pestisida sintetik pada budidaya tanaman Edamame. Kata Kunci: Biopestisida, Cendwan Entomopatogen, Edamame, Hama

OPTIMALISASI KOMBINASI USAHA BUDI DAYA TAMBAK DENGAN MODEL ANALISIS LINIER PROGRAMMING (Studi Kasus Pada Usaha Tambak Bapak Firman di Desa Tias Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan)

YUSRI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan perhitungan kombinasi optimal dan keuntungan maksimum dari usaha tambak Bapak Firman. Pertama, berapakah total keuntungan maksimum yang dihasilkan dari usaha budi daya tambak dengan model linier programming? Kedua, bagaimana kombinasi yang optimal dari usaha budi daya tambak dengan model linier programming?. Skripsi ini merupakan penelitian kuantitatif terkait dengan data variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis linear programming, yakni: metode simplesk dengan penggunaan aplikasi POM QM FOR WINDOWS. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan secara langsung dilapangan. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel dan BPS. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, kombinasi produksi optimal dapat memberikan keuntungan yang maksimum sebesar Rp.7.984.804. Kedua, kombinasi optimal dari usaha budi daya tambak Bapak Firman yaitu memproduksi udang sebanyak 321,87 kg dan memproduksi ikan bandeng sebanyak 934,7 kg.

Kelayakan usaha tani sarang burung walet di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan (Studi kasus sarang burung walet milik Bapak Mudhrad)

NATALIA
2023 · Book · Open Access

Abstrak Penelitian tentang kelayakan usahatani sarang burung walet di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan (studi kasus sarang burung walet milik Bapak Mudhrad), dengan bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan yakni untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, serta analisis Kelayakan Usahatani Sarang Burung Walet yang dapat ditentukan melalui RC Ratio dan BC Ratio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan dalam tesis ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, total biaya yang dikeluarkan pada usahatani sarang burung walet selama 6 Tahun sebesar Rp. 118.718.334, dengan penerimaan sebesar Rp. 484.000.000, dan pendapatan sebesar Rp. 365.281.666. Kedua, erdasarkan analisis kelayakan usaha yang dilakukan melalui 2 indikator yaitu R/C Ratio ddan B/C ratio layak untuk diusahakan

ANALISIS PERAN LEMBAGA DAN MODEL KELEMBAGAAN PADA SISTEM AGRIBISNIS HORTIKULTURA SAYURAN SEMUSIM DI KELURAHAN KAMPUNG ENAM

ARI WIIBOWO
2023 · Book · Open Access

Selain masalah fisik dan teknis, sistem agribisnis tanaman hortikultura sayuran semusim juga di hadapkan dengan permasalahan kelembagaan, tak terkecuali pada kelembagaan agribisnis sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi lembaga dan peran lembaga pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam; dan (2) mendeskripsikan model kelembagaan pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran setiap lembaga pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam, yaitu: (a) subsistem hulu lembaganya adalah Kios Sipakainge dan Toko Esa yang mempunyai peran dalam penyedian SAPRODI dan ALSINTAN bagi petani; (b) subsistem usahatani lembaganya adalah Kelompok Tani Sinar Anugrah, Kelompok Tani Sinar Berkat, Kelompok Tani Sinar Karya, dan Kelompok Tani Sinar Harapan yang mempunyai peran dalam mensejahterakan petani; (c) subsistem pemasaran lembaganya adalah Asosiasi Meja Pasar Petani Bukit Amal yang mempunyai peran sebagai wadah alternatif dalam memasarkan hasil panen; dan (d) subsistem jasa penunjang lembaganya adalah Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Balai Penyuluhan Pertanian Kota Tarakan, LKM-A Petani Bukit Amal, dan GAPOKTAN Bukit Amal yang memiliki peran dalam menunjang kedua subsistem tersebut melalui penyaluran bantuan SAPRODI, ALSINTAN, modal usahatani, kegiatan penyuluhan demi meningkatkan kemampuan SDM petani; dan (2) model kelembagaan sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam yang terdiri atas Kelembagaan Subsistem Hulu, Kelembagaan Subsistem On Farm, Kelembagaan Subsistem Pemasaran dan Kelembagaan Subsistem Jasa Penunjang. Dimana pada setiap kelembagaan terdapat pihak atau lembaga yang berperan didalamnya, serta memiliki hubungan erat satu sama lain terutama pada lembaga subsistem jasa penunjang yang berperan penting dalam mendukung dari subsistem hulu hingga hilir.

PENGARUH PEMBERIAN NON NUTRITIVE SUCKING (NNS): PACIFIER TERHADAP NYERI PADA NEONATUS PASKA PEMBERIAN VITAMIN-K BERDASARKAN PENILAIAN PIPP-R

SOFIYANA
2023 · Book · Open Access

Nyeri merupakan fenomena subyektif yang sulit dikaji pada neonatus karena neonatus belum mampu mendeskripsikan nyeri secara subyektif. PIPP-R merupakan alat pengkajian nyeri multi dimensi yang dapat diterapkan untuk melakukan pengkajian nyeri. Non Nutritive Sucking (NNS): pacifier adalah tindakan non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengontrol nyeri. Neonatus mengalami nyeri sejak saat baru lahir termasuk diantaranya pemberian injeksi vitamin K sebagai pencegahan perdarahan. Tujuan penelitian ini adalah unuk mengetahui pengaruh pemberian Non Nutritive Sucking (NNS): pacifier terhadap nyeri pada neonatus yang diberikan injeksi vitamin K berdasarkan penlaian PIPP-R. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif pra -eksperimental dengan desain static group comparation. Penelitian ini melibatkan 36 bayi baru lahir di ruang Bogenvil RSUD dr H. Jusuf SK. sebagai responden dengan metode Non Propability Sampling jenis purposive sampling. Berdasarkan hasil Mann Whitney menunjukkan hasil uji statistik dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 sehingga menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pemberian NNS: pacifier dengan nyeri neonatus. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa pemberian NNS: pacifier saat dilakukan tindakan invasif berupa injeksi vitamin K secara IM sangat berpengaruh dalam menurunkan nyeri pada neonatus.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LENGTH OF STAY (LOS) DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. JUSUF SK

JULIAS PINTA
2023 · Book · Open Access

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LENGTH OF STAY (LOS) DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. JUSUF SK Abstrak Pada setiap alur proses pelayanan di IGD dapat menyebabkan waktu tunggu. Waktu tunggu dari mulai saat pasien datang ke IGD dan dilakukan triase sampai dengan penempatan di ruang rawat inap disebut sebagai Length Of Stay (LOS). LOS yang memanjang menimbulkan kondisi crowding (penumpukan pasien). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan lenght of stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 2.400 pasien, sehingga sampel adalah 333 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden di dominasi oleh usia responden yang paling banyak adalah usia 18-65 tahun sebanyak 81,7%, sebagian besar jenis kelamin laki-laki 57,4% dan sebagian besar pendidikan SD sebanyak 32,1%. Length Of Stay (LOS) pasien di IGD adalah terdapat kategori cepat sebanyak 51,4% dan kategori lama sebanyak 162 48,6%. Hasil uji bivariat didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan waktu triage dan pemeriksaan radiologi dengan LOS memanjang di IGD. Ada hubungan yang signifikan antara pemeriksaan laboratorium, waktu review dan konsultasi, waktu tunggu transfer dengan LOS memanjang di IGD. Pemeriksaan laboratorium berkaitan erat dengan faktor waktu review dan konsultasi dalam menentukan disposisi akhir rawat inap.

STUDI FENOMENOLOGI: IMPLEMENTASI TRIAGE DI IGD RSUD dr. H JUSUF SK TARAKAN

AHMAD BUDI ANHAR
2023 · Book · Open Access

Triage adalah proses pemilihan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisinya. Triage di Instalasi Gawat Darurat bertujuan untuk memprioritaskan perawatan pasien IGD dan menentukan kasus true emergency dan false emergency. Banyaknya pasien yang datang ke IGD dengan berbagai macam kasus sehingga membutuhkan penanganan dan skill dari petugas triage yang yang bertugas saat itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman petugas kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, dan bidan dalam penerapan triage di IGD RSUD dr. H Jusuf SK Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Teknik pengambilan partisipan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 6 partisipan. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara terstruktur dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik Brown and clark. Hasil wawancara partisipan didapat 8 tema yang menggambarkan pengimplementasian triage di IGD RSUD Dr H Jusuf SK Tarakan yaitu (1) Memahami Konsep triage. (2) Melakukan Tahap-Tahap triage, (3) Memperhatikan keamanan dan safety, (4) Respon time kurang dari 5 menit, (5) Bekerja sebagai tim dalam proses triage, (6) Memprioritaskan pasien tidak sadar. (7) Resiko terjadinya overcrowded di IGD dan (8) Mendapatkan Tekanan dari keluarga pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi triage di IGD RSUD dr. Jusuf SK Tarakan belum terlaksana secara optimal sehingga masih perlu dilakukan perbaikan terutama dalam hal penerapan safety perlindungan diri untuk mencegah infeksi nosokomial, dan terjadi kendala dalam pelayanan kesehatan dikarenakan ruangan IGD yang overcrowded.

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISA RSUD dr H. JUSUF SK

SETIAWAN TRI HANDOKO
2023 · Book · Open Access

Hemodialisis dilakukan untuk menurunkan kadar ureum, kreatinin dan zat toksik yang lainnya di dalam darah. Dalam penatalaksanaan terapi Hemodialisis, kepatuhan pasien terhadap rekomendasi dan perawatan dari pemberi pelayanan kesehatan adalah penting untuk kesuksesan suatu intervensi, selain itu dukungan keluarga merupakan faktor yang penting bagi seseorang ketika menghadapi masalah kesehatan yang dapat berperan dalam fungsi sebagai keperawatan kesehatan anggota keluarganya untuk mencapai kesehatan yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD dr H Jusuf SK. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 82 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  value 0.001, berarti ada hubungan yang siknifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian ini pasien yang menjalani terapi hemodialisis masih sangat membutuhkan dukungan dari keluarganya agar tetap disiplin menjalani terapi yang telah diprogramkan. Pihak keluarga juga disarankan untuk tetap mendukung anggota keluarganya dalam menjalani terapi hemodialisis secara berkesinambungan

Kajian Sosial Ekonomi Nelayan Yang Bermukim Dipesisir Pantai Amal Kota Tarakan

MUHAMMAD WAHYU RAMADANI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kondisi sosial yang terdiri dari Pendidikan dan Kesehatan nelayan yang bermukim di daerah pesisir pantai amal Kota Tarakan. (2) Untuk mengetahui kondisi ekonomi yang terdiri dari tingkat pendapatan usaha nelayan, Penelitian ini di laksanakan di pantai amal, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, yaitu memilih salah satu wilayah yang termasuk dalam permukiman daerah pesisir. Untuk aspek sosial digunakan analisis deskriptif kualitatif sedangkan untuk aspek ekonomi digunakan analisis pendapatan untuk menghitung pendapatan responden. Hasil penelitian antara lain. (1) Kondisi sosial nelayan yang bermukim di pesisir pantai dilihat dari hasil persentase kajian sosial dapat disimpulkan bahwa kondisi sosial masyarakat dilihat dari aspek pendidikan rata-rata tingkat pendidikan responden, SD ( 8 % ) SMP (21 %) SMA (71 %) serta mendapatkan bantuan pemerintah berupa KIP dimana responden yang menerima (46,67 %). Sedangkan kesehatan, akses puskesmas responden yang memanfaatkan puskesmas lebih banyak daripada yang belum memanfaatkan, responden yang mendapatkan kesehatan gratis sebanyak (73,33 %). (2) Kondisi ekonomi nelayan yang bermukim di pesisir pantai. Hal ini dapat dilihat dari pendapatan nelayan, Yang rata-rata penerimaan dari responden sebesar Rp. 339.744.000 perbulan dan biayanya Rp. 241.580.000 perbulan, pendapatan bersih nelayan dalam perbulan sebesar Rp.98.164.000 dibagi dengan 76 responden nelayan maka perorang pendapatan bersih Rp. 1.291.631 perbulan.

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 LUMBIS TAHUN PELAJARAN 2022/2023

SARTIKA
2023 · Book · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII Di SMP Negeri 1 Lumbis Tahum Pelajaran 2022/2023. Bimbingan kelompok merupakan layanan yang diberikan dalam suasana kelompok dimana didalamnya terdapat pemimpin kelompok (konselor) dan anggota kelompok yang bertujuan untuk membahas masalah-masalah umum yang ada dalam kehidupan sehari-hari dan berguna untuk mengembangkan pengetahuan siswa secara optimal. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental design. populasi sasaran dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Lumbis dengan jumlah sebanyak 121 siswa. teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan skala motivasi belajar siswa. teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan apliasi SPSS 23.0 for windows. Berdasarkan analisis data dapat di simpulkan bahwa hasil hipotesis, nilai signifikan sebesar (0,0000,05) yang artinya bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Lumbis Tahun Pelajaran 2022/2023. Pada pemberian pretest padasiswa yang berjumlah 30 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat 28 (93%) siswa yang memilki motivasi belajar dengan kategori rendah dan terdapat 2 (7%) siswa yang memiliki motivasi belajar dengan kategori sangat rendah. pada pemberian posttest terdapat 20 (66%) siswa yang termasuk dalam kategori motivasi belajar tinggi, dan terdapat 10 (34%) siswa yang memiliki motivasi belajar pada kategori sangat tinggi.

Studi Fenomenologi Pengalaman Pasien Pra Operasi di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

MARLINDA AGUSTIN
2023 · Book · Open Access

Diagnosis medis yang mengharuskan pasien membutuhkan perawatan dan menjalani prosedur operasi cenderung disertai dengan kecemasan, cemas yang dirasakan pasien merupakan masalah yang umum terjadi saat pra operasi. Waktu tunggu operasi, kekhawatiran pada hasil operasi, perpisahan dengan keluarga, antisipasi terhadap nyeri pasca operasi, kehilangan rasa kemandirian, ketakutan akan prosedur operasi dan kematian merupakan hal-hal yang dialami oleh pasien saat menghadapi operasi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Teknik pengambilan data dengan metode wawancara terstruktur dan observasi . Teknik analisa data menggunakan analisis tematik Braun dan Clark. Dari hasil wawancara partisipan didapatkan lima tema yang dihasilkan dalam penelitian yang menggambarkan pengalaman pasien menghadapi operasi yaitu (1) Persiapan pra operasi, (2) Perubahan psikologis pasien pra operasi, (3) Kebutuhan dalam menghadapi operasi, (4) Dukungan keluarga terhadap keputusan setuju untuk dioperasi dan (5) Harapan pasien terhadap hasil operasi. Berdasarkan penelitian ini pasien menggambarkan pengalaman operasi yang dijalaninya dengan positif dimana terjadi perubahan psikologis dari sebelum operasi yaitu perasaan negatif menjadi perasaan positif saat setelah menjalani operasi, dukungan keluarga yang didapatkan pasien adalah dukungan positif sepanjang proses pra, intra dan pasca operasi dan pasien berpadangan positif terhadap hasil operasi yang telah dijalani.

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekambuhan Asma pada Pasien Di Rumah Sakit dr. H. Jusuf SK

SUBAEDAH
2023 · Book · Open Access

Salah satu penyakit alergi yang banyak terjadi di masyarakat adalah asma. Mekanisme tepat sebagai penyebab asma tidak diketahui secara pasti namun ada beberapa faktor pemicu terjadinya serangan asma. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit asma pada pasien di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 309 pasien. sampel minimal yang dibutuhkan adalah 48 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian karakteristik responden menunjukkan bahwa usia responden rata-rata 45 tahun, sebagian besar jenis kelamin perempuan 72,9%, sebagian besar berpendidikan SMP 39,6%, sebagian besar bekerja sebagai IRT 47,9%, sebagin besar riwayat menderita asma setelah dewasa 31,3%, sebagian besar tidak ada riwayat keluarga menderita asma 62,5%, sebagian besar tidak merokok 77,1% dan sebagian besar responden mengalami kekambuhan dalam 2 bulan terakhir lebih dari 2 kali sebesar 91,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara alergen serpihan kulit binatang (kucing / anjing), faktor psiskis (stress emosianal) dengan kekambuhan asma yaitu lingkungan rumah (masalah dengan keluarga lain), makanan protein hewani (Susu sapi, telur, udang, kepiting, ikan laut) dengan kekambuhan asma. Tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor perubahan cuaca dengan kekambuhan asma.

Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan insulin pada pasien DM Tipe 2 Di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr H Jusuf SK Tarakan

ALFRIDA RANGGA
2023 · Book · Open Access

Diabetes adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolic yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes melitus tipe II merupakan diabetes yang disebabkan kenaikan gula darah karena penurunan sekresi insulin yang rendah oleh kelenjar pancreas Terapi yang banyak dilakukan pada pasien diabetes tipe II ini yaitu menggunakan terapi insulin. Insulin merupakan obat yang aman dan efektif dalam menjaga kadar glukosa darah dalam ambang normal. Jumlah pasien DM tipe 2 yang menggunakan insulin sebanyak 58 orang. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan insulin pada pasien DM Tipe 2 dengan menggunakan metode penelitian cross sectional study . Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Incidental dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang. Hasil analisis dari Chi square test didapatkan tetap nilai sig sebesar 0.000 (P 0.05) sehingga dikatakan ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan insulin pada pasien DM Tipe 2 . Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pengetahuan responden tentang penggunaan insulin berhubungan dengan kepatuhan dalam penggunaan insulin. Saran bagi Perawat dapat lebih memperhatikan asuhan keperawatan pada pasien dalam penanganan pasien diabetes melitus tipe 2.