SITI CHAIRANI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor penyebab masalah belajar siswa melalui home visit di SDN 033 Tarakan. Masalah belajar adalah masalah yang menghambat proses belajar individu dalam mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari 3 orang yaitu infroman MR, NC dan AK dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa faktor penyebab masalah belajar siswa dapat diketahui melalui pelaksanaan home visit yaitu faktor internal yang meliputi sikap terhadap belajar yang kurang baik dilihat dari tidak mengerjakan dan mengumpulkan tugas, motivasi belajar yang kurang karena tidak mendapatkan motivasi belajar dari orang tua, konsentrasi belajar yang kurang ditandai dengan suka mengantuk pada saat guru menjelaskan materi, mengolah bahan belajar yang kurang baik dilihat dari jarang belajar dirumah untuk mengulang kembali materi belajar dari guru, menggali hasil belajar yang masih perlu bimbingan yang dapat dilihat dari informan yang belum bisa membaca dan menulis sehingga menghambat belajar, rasa percaya diri yang kurang ditandai dengan tidak berani bertanya kepada guru dan kebiasaan belajar yang kurang baik dilihat dari kegiatan belajar dirumah yang jarang dilakukan. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi masalah belajar adalah kurikulum yang belum sesuai kemampuan yang ditandai dengan informan belum bisa menalar materi pembelajaran
INDAH NOVITA SARI
2023 · Book · Open Access
PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan teknik Self Management terhadap perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan. Prokrastinasi akademik adalah perilaku negatif yang memiliki kebiasaan untuk menunda mengerjakan tugas akademik. Ciri-cirinya yaitu Penundaan untuk memulai dan menyelesaikan tugas, keterlambatan dalam mengerjakan tugas, kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual dan melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan, dan self management merupakan teknik konseling behavior yang membantu konseli untuk mendorong diri sendiri dalam mencapai perubahan kebiasaan tingkah laku yang lebih baik lagi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Dengan populasi sebanyak 32 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive sampling sebanyak 10 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Prokrastinasi Akademik. Teknik analisis data dari hasil hipotesis paired sample t-test yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 16,585 > t tabel 1.833. Sehingga ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik Self Management terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan.
ASPIN BATARA
2023 · Book · Open Access
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL SISWA DI SMP NEGERI 3 BUNYU ABSTRAK Aspin Batara, 2023. Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Prososial Siswa Di SMP Negeri 3 Bunyu dibimbing oleh Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si dan Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. Perilaku prososial adalah perilaku menolong yang menguntungkan bagi orang lain yang dimotivasi oleh diri sendiri untuk mengubah keadaan fisik maupun psikologis penerima bantuan dari kurang baik menjadi lebih baik, tetapi tidak memiliki keuntungan yang jelas bagi pelakunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku prososial siswa di SMP Negeri 3 Bunyu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian Pre-Exprimental Design. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah One-Group PretestPossttest. Dalam pengambilan sampel penelitian ini, peneliti menggunakan teknik random sampling. Populasi sasaran berjumlah 34 siswa dan sampel berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menggunakan skala likert yang digunakan untuk mengatur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Hasil presentase skor pretest dan posttest dapat dilihat bahwa hasil rata-rata sebelum siswa diberikan perlakuan diperoleh rata-rata 56,8 dengan kategorisasi rendah, sedangkan hasil rata-rata setelah siswa diberikan perlakuan diperoleh rata-rata 79,5 dengan kategorisasi sangat tinggi. Berdasarkan perbandingan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan skor peningkatan sebesar 22,7. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan statistik. Hasil uji paired sampel t test diperoleh nilai t hitung sebesar 9,649 > t tabel sebesar 1,833, sebagaimana dasar pengambilan keputusan, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dalam penerapan layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku prososial siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bunyu.
CHIAMY ANDINA FITRI
2023 · Book · Open Access
Peneitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan R&D (Reaserch and Development) atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa buku panduan konselor sebaya di sekolah menengah pertama yang teruji secara teoritis dengan memenuhi kriteria kelayakan produk. Pengembangan produk buku panduan konselor sebaya ini mengadopsi tahapan model pengembangan Borg and Gall. Produk tersebut dikembangkan dengan memenuhi kriteria akseptabilitas yang sesuai dengan aspek kegunaan, kelayakan,ketepatan dan kepatutan. Untuk mengetahui akseptabilitas produk maka dilakukan uji ahli validasi materi, validasi ahli bahasa dan uji ahli pengguna produk. Instrument penelitian ini berupa angket deskriptif persentase. Hasil penelitian yang diperoleh dari validasi uji ahli menunjukkan bahwa produk buku panduan konselor sebaya di sekolah menengah pertama memenuhi kriteria akseptabilitas yang sesuai dengan aspek kegunaan, kelayakan, ketapatan, dan kepatutan. Skor yang diperoleh dari hasil uji ahli materi (78%), validasi uji ahli bahasa (88%), dan uji ahli pengguna produk yang (95%) masuk kedalam kategori layak dan dapat digunakan.
INAS SOBI'IYA
2023 · Book · Open Access
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang dilakukan setiap manusia dalam atas dasar sadar telah mengetahui tentang pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat serta dapat ikut berpatisipasi dalam mencapai kesehatan masyarakat. Pentingnya setiap manusia untuk mengetahui tentang perilaku hidup bersih dan sehat untuk dapat diterapkan kepada diri sendiri dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku hidup bersih dan sehat mahasiswi perantau PGSD angkatan 2019 Universitas Borneo Tarakan yang ditinjau dari lima indikator PHBS yaitu : (1) PHBS terhadap makanan dan minuman, (2) PHBS terhadap kebersihan diri sendiri, (3) PHBS terhadap kebersihan lingkungan, (4) PHBS terhadap aktivitas fisik, dan (5) PHBS terhadap kebiasaan yang merusak kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Subjek Penelitian sebanyak enam Mahasiswi Perantau PGSD angkatan 2019. Hasil penelitian ditemukan disetiap indikator PHBS yaitu : Pada indikator pertama PHBS mahasiswi Subjek Paling Tinggi (SPT) telah mencapai 86% penerapan PHBS sedangkan mahasiswi Subjek Paling Rendah (SPR) 78% penerapan PHBS, pada indikator kedua PHBS mahasiswi SPT telah mencapai 93% penerapan PHBS sedangkan mahasiswi SPR 78% penerapan PHBS, pada indikator ketiga PHBS mahasiswi SPT dan SPR telah mencapai 71% penerapan PHBS, pada indikator keempat PHBS mahasiswi SPT telah mencapai 58% penerapan PHBS sedangkan mahasiswi SPR 17% penerapan PHBS, dan pada indikator kelima PHBS mahasiswi SPT dan SPR telah mencapai 54% penerapan PHBS.
DINAH AYU PURWANTI
2023 · Book · Open Access
DESKRIPSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN HOTS DIKELAS 6 SDN 017 TARAKAN Abstrak Pembelajaran matematika harus mampu mengajarkan siswa kemampuan berpikir tingkat tinggi yang biasa disebut dengan HOTS. HOTS bertujuan untuk mendorong siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan mampu meyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran matematika dengan pendekatan HOTS dikelas 6 SDN 017 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian penelitian menunjukan bahwa: 1) SDN 017 Tarakan telah menerapkan pembelajaran matematika dengan pendekatan HOTS melalui kegiatan pembuka yang terdapat aktivitas HOTS yakni memberikan pertanyaan yang memuat aspek berpikir tingkat tinggi terlihat ketika guru memberikan pertanyaan yang memancing siswa untuk berpikir kritis. 2) SDN 017 Tarakan telah menerapakan pembelajaran matematika dengan pendekatan HOTS melalui kegiatan inti dengan memberikan soal level hots yang dikerjakan pada saat pembelajaran berlangsung dan dikerjakan secara mandiri maupun kelompok. 3) SDN 017 Tarakan telah menerapkan pembelajaran matematika dengan pendekatan HOTS melalui kegiatan penutup dengan memberikan penugasan berupa tugas yang dikerjakan secara mandiri dan menyimpulkan materi yang dilakukan oleh siswa. Kata Kunci : Pendekatan HOTS.
ERWAN KUSNADI
2023 · Book · Open Access
Aa
WAHYU FUJI LESTARI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media membaca permulaan berupa multimedia interaktif dengan metode eja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Kriteria kelayakan ditinjau dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, serta keefektifan media ditinjau dari hasil penilaian membaca permulaan siswa. Hasil validasi kelayakan yang diperoleh dari ahli media dengan persentase sebesar 90%, ahli materi 86%, dan ahli bahasa 92%. Berdasarkan hasil tersebut media membaca permulaan dengan metode eja berbasis multimedia interaktif termasuk kedalam kategori sangat layak. Sedangkan keefektifan media yang ditinjau dari hasil penilaian membaca permulaan siswa memperoleh nilai rata-rata 75,4 dengan persentase ketuntasan 92,8% yang termasuk kedalam kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil validasi kelayakan dan keefektifan media dapat disimpulkan bahwa media membaca permulaan dengan metode eja berbasis multimedia interaktif untuk kelas I dapat diimplementasikan untuk proses pembelajaran membaca permulaan kepada siswa terutama kelas I dengan bimbingan guru ataupun mandiri.
ROBYNSON RANDANAN ROMPA
2023 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tradisi Adat Suku Toraja Mangriu’ Batu Simbuang dalam Upacara Kematian di Kabupaten Toraja Utara melalui kajian Folklor. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Laporan penyajian data disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata maupun kalimat. Sumber data penelitian ini adalah informan yang memiliki pengetahuan tentang tradisi Mangriu’ Batu Simbuang. Data dalam penelitian ini berupa penggalan kalimat dari hasil wawancara terhadap informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik catat serta observasi langsung dilapangan. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan tradisi Mangriu’ Batu Simbuang dengan menggunakan kajian Folklor. Hasil yang peneliti dapatkan dalam penelitian ini terdapat beberapa data yaitu, Massambayang, Sirampun, Kada-Kada Tominaa, Ma’ Kadoro, Sirampun, Ma’lambuk, Ma’badong, Aluk Todolo, Simbuang Batu, Simbuang Induk, Simbuang Kalosi, Simbuang Lambiri, Simbuang Kadingin, Tedong, Sambu’ Lotong, La’bo, Tallang, Bayu Lotong, Pa’piong, Ballo’, Sepu’, Bombongan, Suke, Pote, Passapu, Issong. Data-data tersebut berjumlah 30 data yang tergolong dalam folklor lisan 4 data, folklor sebagian lisan 5 data, dan folklor bukan lisan 21 data. Tradisi adat Mangriu’ Batu Simbuang ini memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatur kehidupan manusia dengan manusia, manusia dengan alam sekitar, dan manusia dengan Tuhan karena hal tersebut saling berkaitan.
DEVI RUFIKASARI
2023 · Book · Open Access
Self-efficacy merupakan faktor penting dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika masih sangat kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah self-efficacy siswa yang kurang. Tujuan dari penelitian ini, adalah 1) untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan, 2) untuk mendeskripsikan self-efficacy siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan berdasarkan kategori pemecahan masalah matematika. Model penelitian yang digunakan adalah mixed methods sequential explanatory. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 2 siswa pada kategori tinggi, 1 siswa pada kategori sedang, dan 2 siswa pada kategori rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan wawancara self-efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika kelas VIII SMPN 3 Kota Tarakan masih tergolong rendah. Hal tersebut ditunjukkan berdasarkan persentase hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang di dominasi oleh siswa dengan kategori kemampuan pemecahan masalah matematika yang rendah, yaitu sebesar 94,9%. Kemampuan pemecahan siswa pada kategori rendah hanya memenuhi aspek memahami masalah, namun tidak tepat dan lengkap. Banyak juga siswa kategori rendah yang tidak memberikan jawaban sama sekali, jika terdapat jawaban tertulis hanya menunjukkan bahwa siswa tidak paham dengan soal sehingga jawaban tidak berarti. Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kategori tinggi dan sedang menunjukkan bahwa subjek dapat memenuhi setiap aspek kemampuan pemecahan masalah, yakni (1) memahami masalah, (2) menganalisis masalah, (3) menyelesaikan masalah, dan (4) menarik kesimpulan. Self-efficacy siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematika kategori tinggi, sedang, dan rendah berbeda-beda. Siswa dengan kategori tinggi dan sedang melakukan usaha maksimal agar mampu menyelesaikan suatu masalah. Siswa kategori rendah cenderung cepat menyerah dan melakukan kecurangan ketika menemukan masalah yang sulit.
LINDA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan lembar kerja siswa (LKS) yang dikembangkan berdasarkan ahli praktisi dan respon siswa terhadap lembar kerja siswa yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Boarding School tahun ajaran 2022/2023 yang pernah menempuh materi sistem pencernaan yaitu sebanyak 15 orang siswa dan satu orang guru mata pelajaran Biologi. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan jawaban dari angket validasi ahli praktisi dan angket respon siswa yang disebarkan secara langsung di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa LKS secara keseluruhan sangat layak sebagai bahan ajar, Hal ini ditunjukkan oleh hasil validasi yang dilakukan oleh ahli praktisi dan respon siswa. LKS ini dikatakan sangat layak dengan nilai persentase 92% oleh ahli praktis dan 88% oleh respon siswa.
BETHY
2023 · Book · Open Access
.
RIO JORDAN CAEZAR MANAPA
2023 · Book · Open Access
.
RISEN
2023 · Book · Open Access
Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang selalu ada pada setiap jenjang pendidikan di sekolah, dari mulai pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, sampai dengan jenjang yang lebih tinggi Perkuliahan. Kemandirian adalah kemampuan seseorang saat sedang akan melaksanakan semua aktivitas pribadi. Self-Efficacy atau dalam terjemahan Bahasa Indonesianya yakni efikasi diri adalah keyakinan individu pada kemampuan dirinya dalam melaksanakan tugas atau tindakan yang mampu dilaksanakan guna memperoleh sebuah tujuan. Hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 5 Tanjung Selor bahwa permasalahan kemandirian belajar Bahasa Indonesia dan Self-Efficacy pada peserta didik masih ada. Penelitian deskriptif (descriptive research) adalah suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Self-Efficacy dan variabel terikat (dependent) Kemandirian Belajar Belajar. Taknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengunuakan perangkat aplikasi SPSS Version 26 yang menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kemandirian belajar Bahasa Indonesia kelas VII-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t diperoleh bahwa hasil analisis pengujian thitung sebesar 1,259. Karena nilai thitung ttabel yaitu 1,259 1,708 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis O (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kata Kunci : Self-Efficacy, Kemandirian Belajar, SPSS Version 26
IGA ARRUAN TASIK
2023 · Book · Open Access
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan dikarenakan minimnya penggunaan model pembelajaran yang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatakan hasil belajar siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan melalui penerapan model Teams Games Tournament. Langka model Teams Games Tournament meliputi penyajian kelas, belajar dalam kelompok, permainan, pertandingan dan penghargaan kelompok. Jenis peneliti ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek peneliti yaitu siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan berjumlah 32 orang dan objek penelitian yaitu hasil belajar siswa. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan setelah diterapkannya model pembelajaran Teams Games Tournament. Berdasarkan indikator keberhasilan yang dicapai, persentase nilai aspek kognitif siklus II mencapai 75% aspek afektif siklus II mencapai 93,75% dan aspek psikomotorik siklus II mencapai 93,75%. Data yang telah dikumpulkan menunjukkan bahwa presentase kognitif hasil belajar siswa pada lembar LKS siklus 1 sebesar 34,37% dan meningkat menjadi 75%.
ASTIKA
2023 · Book · Open Access
Jamur makroskopis adalah organisme eukariota (sel-selnya mempunyai inti sejati) yang dimasukkan ke dalam golongan kelompok cendawan sejati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks keanekaragaman jamur makroskopis yang di temukan di kawasan Hutan Wisata Air Panas Semolon Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau dan mengidentifikasi potensi implementasi hasil penelitian ini pada proses pembelajaran Biologi kelas X SMA/MA. Penelitian dilakuakan di Hutan Wisata Air Panas Semolon Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu Indeks keanekaragaman jenis jamur makroskopis di Hutan Wisata Air Panas Semolon untuk stasiun 1 dan stasiun 3 tergolong sedang dengan nilai indeks keanekaragaaman untuk stasiun 1 yaitu 3 dan indeks keanekaragaman untuk stasiun 3 adalah 2.6. Sedangkan untuk Stasiun 2 tergolong rendah dengan indeks keanekaragaman 0.4, serta jenis jamur makroskopis yang diperolah di hutan wisata air panas semolon, ditemukan sebanyak 22 famili pada famili Pleurotaceae terdapat 2 spesies, famili Polyporaceae ditemukan 4 spesies, dan famili Marasmiaceae 5 spesies, sedangkan famili yang lain masing-masing hanya terdapat 1 spesies. Untuk pemanfaatan hasil penelitian jamur makroskopis di hutan wisata air panas semolon dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa kelas X SMA/MA pada materi jamur ciri, dan karakteristik jamur dan perananya dalam kehidupan.
NURUL ATIKA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan e-modul pada materi sel dimadrasah aliyah negen (MAN) Tarakan yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, ahli praktist, serta untuk mengetahui respons siswa pada uji coba pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE dikembangkan oleh dick and carry (1996) yang telah dimodifikasi hanya sampai 3 tahap yaitu: 1) analyze (analisis), 2) design (desain), 3) develop (pengembangan) Uji coba lapangan 3 tahap yaitu: 1) uji coba perorangan, 2) uji coba skala kecil, 3) uji coba skala besar Dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI di madrasah aliyah negeri (MAN) Tarakan yang telah melewati materi sel Sumber belajar e-modul dikategorikan sangat baik oleh ahli materi dengan persentase 86%, sumber belajar e-modul dikategorikan sangat baik oleh ahli bahasa dengan persentase 88%, sumber belajar e-modul dikategorikan sangat baik oleh ahli desain dengan persentase 85%, sumber belajar e- modul dikategorikan sangat baik oleh ahli praktisi/ guru bidang studi dengan persentase 95%, Serta respons siswa terhadap sumber belajar e-modul yaitu pada uji coba perorangan yaitu sangat baik dengan persentase 91%, skala kecil yaitu sangat baik dengan persentase 88%, dan skala besar yaitu baik dengan persentase 63% Dari hasil analisis data secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa sumber belajar e-modul merupakan sumber belajar yang sangat baik digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas pada materi sel
DERIANTO ISHAK
2023 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna yang terdapat dalam peribahasa Dayak Punan menggunakan kajian semantik. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari masyarakat asli Dayak Punan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, catat dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat dan yang telah didokumentasikan, kemudian mendeskripsikan makna yang terdapat dalam peribahasa Dayak Punan, dan membuat kesimpulan dari data yang di dapat. Dari hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 52 data peribahasa Dayak Punan yang terdiri dari 15 peribahasa jenis pepatah yang berisikan tentang ajaran ataupun nasihat, 15 peribahasa jenis ungkapan yang berisikan tentang kelompok kata atau gabungan kata mengandung makna kias, 13 peribahasa jenis perumpamaan yang berupa perbandingan dan 9 peribahasa jenis bidal yang berarti peribahasa mengandung sindiran.
JEAN GLORIA KAMARA
2023 · Book · Open Access
Kemampuan berpikir kreatif matematis (KBKM) adalah salah satu kemampuan esensial yang harus dimiliki siswa pada pembelajaran Matematika. Akan tetapi, belum banyak penelitian yang membahas mengenai proses dari berpikir kreatif matematis (BKM) tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses BKM sekaligus faktor yang menghambat BKM siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui pemberian tugas, melakukan pengamatan, dan melakukan wawancara. Tugas yang dikerjakan oleh partisipan merupakan soal open-ended. Temuan pada penelitian ini merupakan tema-tema yang dihasilkan dari analisis data. Berdasarkan temuan yang diperoleh, proses BKM siswa mencakup: membaca, memilih, dan mempelajari soal, mengalami perubahan persepsi, mencari ide awal untuk menyelesaikan soal, mengalami inkubasi, menyelesaikan soal dan memeriksa solusi. Selama mengerjakan tugas, siswa melakukan pengaturan diri. Lebih lanjut, faktor-faktor yang menghambat BKM siswa adalah memiliki persepsi negatif terhadap Matematika dan pembelajarannya, motivasi intrinsik dan perasaan jenuh, pemahaman konsep dasar yang rendah, mengalami learning loss, efikasi diri yang rendah terhadap soal open-ended, pemahaman prosedural yang rendah terhadap soal open-ended, dan pendekatan guru yang tidak sesuai dengan harapan siswa. Dengan demikian, hal-hal yang menjadi perhatian untuk meningkatkan KBKM siswa adalah memberikan kesempatan dan melatih siswa dalam menyelesaikan soal open-ended, mengevaluasi dan meningkatkan kompetensi guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang kreatif.
MILASARI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dan penyebab siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas VIII-2 SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa yang memiliki nilai terendah ulangan harian materi bangun ruang sisi datar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri, adapun instrumen pembantu yaitu pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami 5 kesalahan berdasarkan analisis Newman yaitu 1) kesalahan membaca penyebabnya karena siswa masih belum dapat membaca soal dengan benar, dan tidak dapat mengartikan setiap simbol, dan tidak mengerti mana saja simbol yang ada didalam soal, tidak dapat menentukan kata-kata atau istilah, 2) kesalahan memahami penyebabnya tidak teliti menentukan apa yang diketahui, tidak memahami masalah, tidak terbiasa menuliskan apa yang ditanyakan, 3) kesalahan transformasi penyebabnya kesalahan penulisan rumus yang akan digunakan karena kurang teliti, 4) kesalahan keterampilan proses penyebabnya tidak dapat menentukan langkah-langkah apa yang akan digunakan dengan tepat dan benar, 5) kesalahan penulisan jawaban akhir penyebabnya ketidak terbiasaan siswa menuliskan jawaban diakhir.