SITI NURJANNAH
2023 · Book · Open Access
Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik pada awal usia kehidupan bayi yang dapat memenuhi kebutuhan bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masalah ASI eksklusif yang dihadapi sekarang ini adalah semakin menurunnya cakupan pemberian ASI eksklusif di Negara Indonesia, terutama pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan sebesar 30,2% sedangkan target pencapaian ASI eksklusif Nasional yaitu sebesar 80%. ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi tim.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Mamburungan tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengolahan data menggunakan analisis Univariat, sumber data diperoleh dari data sekunder. Pengambilan data dilakukan pada Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel 55 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tidak memberikan ASI eksklusif (70,59%) adalah yang berumur 20 – 35 Tahun yaitu sebanyak (47%), yang sebagian besarnya adalah multigravida sebanyak (45%) dan sebagian besar berpendidikan tinggi sebanyak (38%) serta sebagian besar berstatus IRT sebanyak (55%). Masih rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif, maka diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk lebih meningkatkan cakuan pemberian ASI eksklusif dan dapat memberikan informasi kepada ibu menyusui tentang manfaat dan kandungan ASI serta lebih mempromosikan kembali ASI eksklusif.
ZAKARIA
2023 · Book · Open Access
.
MUSMULIADI
2023 · Book · Open Access
.
TOMY
2023 · Book · Open Access
.
RIZWAN
2023 · Book · Open Access
Berbagai teknologi yang ada di masyarakat masih belum bisa dimanfaatkan secara efisien, banyaknya petani yang masih menggunakan cara tradisional untuk mengolah hasil pertanian mereka. Metode pada penelitian ini yaitu memvariasikan jarak mata rantai mesin pimipilan jagung yang sudah ada sebelumnya. memvariasikan jarak mata rantai menggunakan Panjang poros 52 cm yang berdiameter lingkaran 10 mm dan Panjang rantai 12 cm dengan variasi jarak mata rantai 1 cm, 3 cm dan 5 cm. Proses pengujian yang di lakukan dengan berat jagung 3 kg disetiap variasinya dan menghabiskan sebanyak 27 kg jagung. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa jarak mata rantai dengan hasil yang baik ada 1 cm. dimana nilai efisiensi sebanyak 88,6 % dan memperoleh kapasitas sebesar 45,06 kg/jam.
SITI AULIA AGUSTIN
2023 · Book · Open Access
Produksi beras di Kabupaten Bulungan per 2021 berkisar 8.075 ton mengalami penurunan sebanyak 1.367 ton. Penggerek batang padi merupakan salah satu hama utama yang terdapat pada tanaman padi. Ciri-ciri alami serangga yang tertarik pada cahaya, warna tertentu atau aroma suatu senyawa menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan membandingkan kemampuan daya pikat perangkap yang dikombinasikan dengan benda yang menimbulkan cahaya dan bahan kimia terhadap hama penggerek batang padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan pada bulan Januari sampai Maret 2023. Penelitian ini mrnggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 1 faktor yang terdiri dari 4 taraf yakni feromon dollat (P1), buah nanas (P2), stiker reflektor (P3), dan cakram padat (P4), dan diulang sebanyak 15 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan keempat jenis pemikat memberikan pengaruh nyata pada jumlah populasi penggerek batang padi. pada waktu pengamatan dua minggu pertama, dua minggu ketiga, dan dua minggu keempat, perlakuan P1 berbeda nyata dengan perlakuan P2, P3, dan P4. Sedangkan pada pengamatan dua minggu kedua P1 tidak berbeda nyata dengan P2, akan tetapi P1 dan P2 berbeda nyata dengan P3 dan P4. Namun demikian, perlakuan dollat merupakan perlakuan terbaik pada pengamatan yang diikuti pleh perlakuan buah nanas, stiker reflektor, dan cakram padat.
EKA NUR ASRI JESSICA
2023 · Book · Open Access
aaaaa
INTAN PUTRI KIRANA
2023 · Book · Open Access
THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER'S KNOWLEDGE ABOUT DIARRHEA WITH THE BEHAVIOR OF HANDLING DIARRHEA IN TODDLERS UNDER TODDLER AT SEBENGKOK PUSKESMAS CITY OF TARAKAN ABSTRACT Background: Diarrhea is a condition in which individuals experience defecation with a frequency of 3 or more per day with the consistency of stools in liquid form. This is usually a symptom of a gastrointestinal infection, which is caused by a variety of bacteria, viruses and parasites. Severe diarrhea causes loss of fluids, and can cause death, especially in children and people who are malnourished or have compromised immunity. The purpose of this study was to determine the relationship between mother's knowledge about diarrhea with the behavior of handling diarrhea in toddlers under toddler at Sebengkok Puskesmas City of Tarakan. Research Method: The research design used in this research is a quantitative study with a cross sectional approach. The population in this study were mothers who brought their children who had diarrhea and a sample of 30 respondents using purposive sampling with SPSS Spearman rho analysis. Research Results: From the study, most of them had less knowledge as many as 10 people (33%). The behavior of mothers in handling diarrhea in children under five at the Sebengkok Health Center, Tarakan City, mostly had good behavior, namely 18 people (60%) where there was a significant relationship between mother's knowledge and mother's behavior, p = 0,0020,05. Discussion: Based on the results of the analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and mother's behavior in handling diarrhea in toddlers in the working area of the Sebengkok Health Center, Tarakan City, p = 0.002. Keywords: Diarrhea, knowledge, mother, behavior, health center
TIARA WIDODO
2023 · Book · Open Access
Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama diseluruh dunia. Salah satu penyakit kanker yang lebih banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara yaitu tumor ganas yang tumbuh didalam jaringan payudara yang meliputi kelenjersusu, saluran susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara (Lubis, 2017). Kanker payudara merupakan penyakit kanker dengan persentase kasus baru tertinggi yaitu sebesar 43,3% dan persentase kematian akibat kanker payudara sebesar 12,9%. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMA Negerei 2 Tarakan. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross secsional. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 175 siswi dan sampel sebanyak 38 siswi SMA Negeri 2 Tarakan kelas XI, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuisioner. Dari penelitian yang penulis lakukan terhadap siswi SMA Negeri 2 Tarakan yang memiliki pengetahuan cukup terhadap SADARI sebanyak 18 (47,4%) dari 38 responden.
ROJA'A DITA PRATIWI
2023 · Book · Open Access
penganiayaan yang dilakukan oleh anak dan yang kedua penyelesaian kasus bagi anak yang melakukan tindak pidana melalui pendekatan Restorative Justice. Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum terkait variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian yakni pendekatan peraturan perundang- undangan, pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Bahan hukum primer yaitu bahan-bahan yang bersumber dari peraturan perundang- undangan yang ada kaitannya dengan penganiayaan yang dilakukan oleh anak. Bahan hukum sekunder diperoleh dari buku-buku teks dan jurnal-jurnal hukum. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat ditarik kesimpulan bahwa, pertama anak melakukan tindak pidana penganiayaan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor individu, pola asuh orang tua, sekolah, kelompok sebaya, kondisi lingkungan sosial, dan media. Kedua, bahwa anak sebagai pelaku tindak pidana penganiayaan dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana namun tidak diperlakukan sebagaimana orang dewasa. Perbedaan pertanggungjawaban pidana itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
SYAFRIANSYAH
2023 · Book · Open Access
.
SITI SOFIAH
2023 · Book · Open Access
Cabai merupakan tanaman hortikultura yang banyak ditanam oleh petani di Kota Tarakan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Namun terdapat masalah dalam budidayanya yaitu adanya gulma yang tumbuh disekitarnya. Adanya gulma di lahan budidaya dapat menimbulkan kerugian dan menyebabkan kehilangan hasil panen. Gulma yang banyak ditemukan di Kota Tarakan yaitu gulma Eleusine indica. Pengendalian yang dapat dilakukan salah satunnya yaitu dengan memanfaatkan gulma Cyperus compressus dan Eleusine indica sebagai bioherbisida. Tujuannya yaitu dapat menghambat pertumbuhan gulma Eleusine indica di lahan budidaya cabai. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok 1 faktor dengan 11 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, Perlakuan P0 (kontrol negatif (tanaman cabai + gulma)), P1 (kontrol positif (tanaman cabai tanpa gulma)), P2 (25% ekstrak C. compressus), P3 (25% ekstrak E. indica), P4 (50% ekstrak C. compressus), P5 (50% ekstrak E. indica), P6 (75% ekstrak C. compressus), P7 (75% ekstrak E. indica), P8 (100% ekstrak C. compressus), P9 (100% ekstrak E. indica), P10 (herbisida basmilang 10 ml per liter). Parameter pengamatan yaitu tinggi gulma, jumlah daun gulma, berat basah dan kering pupus dan akar gulma, kerusakan gulma, tinggi tanaman cabai, jumlah daun cabai, berat basah dan kering pupus dan akar tanaman cabai. Data dianalisis menggunakan ANOVA, apabila terdapat data berbeda nyata maka dilanjut dengan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P10 menunjukkan hasil terbaik pada semua parameter gulma. Sedangkan perlakuan ekstrak gulma kurang berpengaruh dalam mengendalikan gulma. Namun perlakuan P9 menunjukkan hasil lebih baik dari semua perlakuan dan paling berpotensi untuk direkomendasikan sebagai bioherbisida.
MUSTIKA A
2023 · Book · Open Access
Cabai merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Kota Tarakan, namun ketersediannya seringkali terbatas dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Kendala utama dalam budidaya cabai di Tarakan adalah adanya persaingan dengan gulma terutama gulma Eleusine indica. Teknologi pengendalian gulma menggunakan alelopati dari gulma lain seperti Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea adalah solusi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Ludwigia parviflora dan ekstrak Portulaca oleracea dalam mengendalikan gulma Eleusine indica terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai dan mendapatkan jenis gulma yang menghasilkan akekopati yang efektif sebagai bioherbisida.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor, sebagai perlakuan ekstrak Ludwigia parviflora dan ekstrak Portulaca oleracea. Dengan perlakuan, P0: kontrol, P1: Ekstrak Ludwigia parviflora (25%), P2: Ekstrak Portulaca oleracea (25%), P3: Ekstrak Ludwigia parviflora (50%), P4:Ekstrak Portulaca oleracea (50%), P5: Ekstrak Ludwigia parviflora (75%), P6: Ekstrak Portulaca oleracea (75%), P7: Ekstrak Ludwigia parviflora (100%), P8: Ekstrak Portulaca oleracea (100. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun Ludwigia parviflora dengan konsentrasi 100% memiliki rata – rata yang paling tinggi dalam menghambat tinggi gulma, jumlah daun gulma, kerusakan gulma dan berat basah dan berat kering gulma. semakin tinggi konsentasi ekstrak yang diberikan terhadap gulma Eleusine indica maka berpengaruh pada penghambatan Gulma.
DHANI SANJAYA
2023 · Book · Open Access
.
Annisa Prita Melinda
2023 · Book · Open Access
Pertama-tama Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat perkenan-Nya lah Penulis mampu menyelesaikan penulisan buku ini. Buku ini berisi materi tentang kebijakan dan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, yang diberi judul “The Power of SMKK: Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi berdasarkan Permen PUPR No. 21 tahun 2019”. Materi yang dibahas mencakup antara lain peraturan perundangan terkait keselamatan konstruksi, implementasi SMKK dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, dasar-dasar keselamatan konstruksi, komunikasi K3, manajemen risiko, K3 pekerjaan konstruksi serta manajemen lingkungan dan higiene. Materi yang diberikan mengacu pada Permen PUPR No. 21 tahun 2019 yang baru-baru ini diterbitkan. Penulis mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang dan Penerbit UNP Press atas kesediannya untuk menerbitkan buku ini. Besar harapan penulis, buku ini dapat berguna dan bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi konstruksi serta semua kalangan yang membutuhkan untuk kemajuan Keselamatan Konstruksi di Indonesia. Kritik dan saran untuk perbaikan materi buku ini akan sangat diharapkan guna memperbaiki kualitas buku ini menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terima kasih. Salam Safety!
Adrian Ulza
2023 · Book · Open Access
Dalam keilmuan rancang bangunan struktur, desain berbasis kinerja bukanlah suatu topik yang benar-benar baru. Namun sayangnya, Penulis mendapati bahwa topik desain berbasis kinerja, kebanyakan hanya ditemui dalam lingkup penelitian akademik, dan minim sekali penggunaannya dalam praktik desain bangunan struktur. Padahal, desain berbasis kinerja ini memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan pendekatan desain konvensional yang berbasis standar preskriptif. Contohnya, seperti keunggulan dalam mengevaluasi kinerja bangunan secara menyeluruh, dengan memberikan prediksi deformasi inelastik bangunan hingga ambang keruntuhan, ketika menghadapi getaran gempa dengan level tertentu. Pendekatan ini mungkin terdengar tidak konservatif. Walaupun begitu, dengan mengetahui siklus kinerja bangunan yang demikian, perencana bangunan dapat memberikan informasi yang lebih informatif kepada pemilik bangunan, terutama ketika mengaitkan kinerja desain seismik bangunan dalam aspek ekonomikal. Teori Dan Praktik Evaluasi Struktur Beton Bertulang Berbasis Desain Kinerja ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
ALBIWIN KASMIN
2023 · Book · Open Access
APLIKASI JARAK TANAM DENGAN PEMBERIAN MULSA ALANG-ALANG PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Abstrak Tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) termasuk suku polong-polongan (fabaceae) memiliki manfaat sebagai sumber bahan pangan berprotein tinggi. Salah satu teknik budidaya yang perlu diketahui ialah jarak tanam atau kerapatan tanam yang tepat. Tujuan pengaturan kerapatan tanaman atau jarak tanam pada dasarnya adalah memberikan kemungkinan tanaman untuk tumbuh dengan baik tanpa mengalami persaingan dalam hal pengambilan air, unsur hara, cahaya matahari dan memudahkan pemeliharaan tanaman. Penggunaan jarak tanam yang kurang tepat dapat merangsang pertumbuhan gulma, sehingga dapat menurunkan hasil. Secara umum hasil tanaman per satuan luas tertinggi diperoleh pada kerapatan tanaman tinggi, akan tetapi bobot masing-masing polong secara individu menurun karena terjadinya persaingan antar tanaman, sementara mulsa mempunyai keuntungan menekan fluktuasi suhu tanah dan menjaga kelembapan tanah, selain itu mulsa yang dihamparkan di atas permukaan tanah secara langsung akan menekan laju penguapan secara langsung akan menekan laju penguapan dan secara tidak langsung akan mempertahankan agregasi dan porositas yang akan mempertahankan kapasitas tanah menahan air. Mulsa organik yang digunakan dapat berasal dari sisa tanaman alang alang yang mudah didapatkan di sekitar area budidaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu :Faktor Jarak tanam dengan notasi ( J ) terdiri 3 taraf yaitu :J0 = Jarak tanam 20 cm × 20 cm J1 = jarak tanam 25 cm × 20 cm J2 = jarak tanam 30 cm × 20 cm Faktor berat mulsa ( M ) terdiri 2 taraf yaitu :M1 = 2 kg mulsa alang-alang M2 = 4 kg mulsa alang-alang Berdasarkan rancangan tersebut di peroleh 6 kombinasi perlakuan dengan Setiap perlakuan di ulang sebanyak 6 kali masing-masing 4 tanaman sampel sehingga di peroleh 36 satuan percoban setiap bedengan percobaan terdiri dari dari 144 tanaman yang dijadikan sebagai tanaman sempel di setiap ulangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan Pengaruh jarak tanam dan pemberian mulsa alang alang pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah polong namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, lebar daun, dan jumlah 100 biji /plot . Pada perlakuan J2M2 (jarak tanam 20 cm x 30 cm + bobot mulsa 4 kg/bedeng) lebih mendominasi di banding parameter lainya. Kata kunci: kacang hijau ,jarak tanam, mulsa alang alang
NUR HADDAD JULIANSYAH
2023 · Book · Open Access
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu bahan pangan yang dikenal dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas selain beras. Kacang hijau dapat diolah menjadi bahan pangan protein nabati tinggi. Berdasarkan kesesuaian syarat tumbuh tanaman kacang hijau, kemudahan dalam budidaya, dan nilai ekonomi yang tinggi, tanaman kacang hijau memiliki prospek yang positif untuk dapat dikembangkan serta menjadi peluang usaha bidang agrobisnis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari satu faktor terdiri dari 5 taraf yaitu: P0:tanpa pemangkasan pucuk (kontrol), P1:pemangkasan pucuk (2 MST), P2:pemangkasan pucuk (3 MST), P3:pemangkasan pucuk (4 MST), P4:pemangkasan pucuk (5 MST). Ulangan sebanyak 5 kali, sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cabang produktif dan bobot biji per plot dipengaruhi oleh perlakuan pemangkasan. Perlakuan pemangkasan yang memberikan hasil terbaik pada jumlah cabang produktif adalah perlakuan P3 (5,3 cabang), dan bobot biji per plot pada perlakuan P3 (259,2 g). Terdapat kecenderungan perlakuan pemangkasan meningkatkan berat 100 biji (nilai tertinggi pada perlakuan P3 (10 g) dan jumlah polong per tanaman (nilai tertinggi pada perlakuan P3 dibandingkan P0, P1, P2, dan P4.
FHARUL ROZY
2023 · Book · Open Access
Tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang sangat pontensial untuk dikembangkan, selain bergizi juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu faktor penunjang pada keberhasilan budidaya kacang panjang adalah ketersediaan unsur hara yang cukup serta lingkungan tumbuh yang optimal bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan hasil budidaya tanaman kacang panjang adalah dengan penggunaan mulsa untuk dapat melindungi tanaman dari butir hujan, meningkatkan penyerapan air oleh tanah, mengurangi volume dan kecepatan aliran permukaan (mengurangi erosi), menjaga suhu dan kelembapan tanah, dan menghambat pertumbuhan gulma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan sekam bakar padi dan mulsa plastik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Amal Lama, Kota Tarakan pada bulan Juli - Oktober 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Faktor perlakuan terdiri dari P0 (kontrol/tanpa mulsa), P1 (100 g sekam bakar), P2 (200 g sekam bakar), P3 (400 g sekam bakar), dan P4 (mulsa plastik). Hasil menunjukkan bahwa penggunaan sekam bakar padi dan mulsa plastik mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman khususnya pada pengamatan umur 28 HST. Penggunaan sekam bakar padi dengan dosis 400 gram (P3) mampu memberikan hasil berbeda tidak nyata dengan penggunaan mulsa plastik hitam (P4) yaitu pada parameter tinggi tanaman (P3:98,06, P4:102,52 cm), jumlah daun (P3:29 helai, P4:30 helai), panjang polong (P3:57,82 cm, P4:62,30 cm, dan berat polong (P3:1643 g, P4:1826 g). jumlah polong terbanyak dihasilkan oleh P4 yaitu 32 polong kacang panjang.
ADHI TAUFIK RIDHANI
2023 · Book · Open Access
Sawi hijau merupakan jenis sayur yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Konsumennya mulai dari golongan masyarakat kelas bawah hingga golongan masyarakat kelas atas. Selain tanaman sawi terdapat juga tanaman bayam yang menjadi tanaman konsumsi bagi sebagian besar masyarakat pada umumnya. Media tanam (cocopeat) merupakan media tanam yang ideal dalam budidaya tanaman sayur , hal ini dikarenakan sifat dari (cocopeat) yang porous dan mampu menyimpan air dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan tanaman sawi dan bayam pada pemberian (cocopeat) dengan komposisi yang berbeda. Untuk dapat mengetahui hasil dari penggunaan dan pemanfaatan penggunaan (cocopeat) terhadap tanaman sawi dan bayam. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 8 ulangan sehingga di dapatkan 32 unit percobaan dengan taraf dosis:P0=0gram/petak,P1=550gram/petak,P2=750gram/petak,P3=950gram/petak. Analisis data yang digunakan yaitu Anova dengan satu faktor dan dilanjutkan uji DMRT dengan taraf 5%. Kesimpulan Pengaplikasian (cocopeat) pada media tanam dengan dosis 950 gram memberikan pengaruh pertumbuhan yang berbeda nyata pada tanaman sawi (Brassica juncea L.) dan tanaman bayam (Amaranthus SP.). Pengaplikasian cocopeat dengan dosis 950 gram memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman sawi dan bayam.