Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WANTI ROSITA SARI

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

Asuhan Keperawatan Pada Tn.B dengan Diagnosa Medis Selulitis Di Ruang Dahlia RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Selulitis adalah inflamasi jaringan subkutan dimana prroses inflamasi, yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan/atau streptococcus pada jaringan subkutan, yang biasa nya disebabkan oleh luka minor yang terkontaminasi. Selulitis yang tidak diobati dapat menyebabkan toksemia sistemik, kejadian berulang dapat menyebabkan limfedema kronis yang dapat menjadi faktor predisposisi infeksi berulang. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada masyarakat yang di rawat dengan selulitis. Kajian ini merupakan pnelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada Tn. B. peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkh proses keperawatan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosis keperawatan Pada Tn. B yaitu nyeri akut, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, dan defisit perawatan diri. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan empat diagnosa keperawatan dapat teratasi dua diagnosa keperawatan.

Asuhan Keperawatan Pada Tn.B dengan Diagnosa Medis Selulitis Di Ruang Dahlia RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selulitis adalah inflamasi jaringan subkutan dimana prroses inflamasi, yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan/atau streptococcus pada jaringan subkutan, yang biasa nya disebabkan oleh luka minor yang terkontaminasi. Selulitis yang tidak diobati dapat menyebabkan toksemia sistemik, kejadian berulang dapat menyebabkan limfedema kronis yang dapat menjadi faktor predisposisi infeksi berulang. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada masyarakat yang di rawat dengan selulitis. Kajian ini merupakan pnelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada Tn. B. peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkh proses keperawatan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosis keperawatan Pada Tn. B yaitu nyeri akut, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, dan defisit perawatan diri. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan empat diagnosa keperawatan dapat teratasi dua diagnosa keperawatan.