Pengaruh proses termal dan kondisi penyimpanan dalam memperpanjang masa simpan selai terap (Artocarpus odoratissimus)
Selai terap merupakan salah satu upaya pemanfaatan buah terap (Artocarpus odoratissimus). Pengolahan ini menggunakan proses termal dengan metode pasteurisasi bahan pangan untuk pengawetan dan memperpanjang umur simpan bahan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proses termal suhu pasteurisasi dan kondisi penyimpanan terhadap masa simpan selai terap. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu suhu pasteurisasi (70ºC dan 80ºC dalam waktu 1 menit) dan kondisi penyimpanan (suhu ruang dan lemari pendingin) yang diulangi sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah Kadar Air, Total Padatan Terlarut, dan Kadar Serat Pangan. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar air memiliki nilai paling tinggi adalah P0W1 (tanpa pasteurisasi dalam suhu ruang) sebesar 49,39%, parameter total padatan terlarut memiliki nilai paling tinggi P2W2 (suhu pasteurisasi 80ºC waktu 1 menit dalam lemari pendingin) sebesar 76,18%brix, parameter kadar serat pangan selai terap memiliki nilai sebesar 13,2%.