Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SIPRIANUS RON

2 karya publik ditemukan.

2020: 2

STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI KAWASAN TAMBAK TRADISIONAL DAN HUTAN MANGROVE KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perairan mangrove memiliki potensi sumberdaya perairan yang sangat berlimpah. Salah satunya adalah zooplankton sebagai rantai makanan biota perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di kawasan tambak dan hutan mangrove Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan serta kondisi kualitas air pada lokasi pengambilan sampel zooplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis yang dilakukan dengan menghitung kelimpahan zooplankton, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian ini didapatkan zooplankton dari filum arthropoda kelas crustacea dengan jumlah 6 spesies. Kondisi zooplankton pada stasiun tambak dengan 4 ulangan diperoleh jumlah kelimpahan pada ulangan I-IV secara berturut-turut sebanyak 33 ind/L, 44 ind/L, 166 ind/L dan 289 ind/L, sedangkan kondisi zooplankton pada stasiun mangrove dengan 4 ulangan didapatkan jumlah total kelimpahan dari ulangan I-IV sebanyak 22 ind/L, 77 ind/L, 199 ind/L, dan 1345 ind/L. 2. Kondisi kualitas perairan yang ada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan baik, untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan zooplankton. Nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi yang berada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan sedang.

STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI KAWASAN TAMBAK TRADISIONAL DAN HUTAN MANGROVE KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perairan mangrove memiliki potensi sumberdaya perairan yang sangat berlimpah. Salah satunya adalah zooplankton sebagai rantai makanan biota perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di kawasan tambak dan hutan mangrove Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan serta kondisi kualitas air pada lokasi pengambilan sampel zooplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis yang dilakukan dengan menghitung kelimpahan zooplankton, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian ini didapatkan zooplankton dari filum arthropoda kelas crustacea dengan jumlah 6 spesies. Kondisi zooplankton pada stasiun tambak dengan 4 ulangan diperoleh jumlah kelimpahan pada ulangan I-IV secara berturut-turut sebanyak 33 ind/L, 44 ind/L, 166 ind/L dan 289 ind/L, sedangkan kondisi zooplankton pada stasiun mangrove dengan 4 ulangan didapatkan jumlah total kelimpahan dari ulangan I-IV sebanyak 22 ind/L, 77 ind/L, 199 ind/L, dan 1345 ind/L. 2. Kondisi kualitas perairan yang ada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan baik, untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan zooplankton. Nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi yang berada di stasiun tambak dan mangrove dikategorikan sedang.