PENELUSURAN SENYAWA POLIFENOL SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI DARI EKSTRAK DAUN DAN BUAH MANGROVE ASOSIASI Glochidion zeylanicum
Hutan mangrove Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan potensi besar sebagai sumber senyawa bioaktif alami. Salah satu tumbuhan asosiasi mangrove yang menarik untuk diteliti adalah Glochidion zeylanicum, karena diketahui mengandung metabolit sekunder yang berperan dalam aktivitas biologis, khususnya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif, khususnya polifenol, serta menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak daun dan buah tumbuhan tersebut.Sampel daun dan buah diperoleh dari kawasan pesisir Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Analisis yang dilakukan mencakup penentuan kadar air, kadar abu, uji fitokimia, uji polifenol, serta pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH berdasarkan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan kadar air pada daun sebesar 33% dan pada buah sebesar 71%, dengan kadar abu masing-masing 5%. Uji fitokimia mendeteksi adanya alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, dan tanin, sementara senyawa steroid tidak ditemukan. Uji kualitatif polifenol menggunakan FeCl3 menunjukkan perubahan warna menjadi kehitaman hingga biru tua, menandakan adanya polifenol dalam ekstrak. Pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan ekstrak daun memiliki nilai IC50 sebesar 2,2574 ppm, sedangkan ekstrak buah sebesar 5,585 ppm. Kedua nilai ini tergolong sangat kuat (IC50 50 ppm), sehingga mengindikasikan potensi tinggi sebagai sumber antioksidan alami. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa ekstrak daun dan buah G. zeylanicum dapat dijadikan dasar pengembangan produk herbal atau formulasi obat tradisional modern. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk isolasi senyawa spesifik dan uji aktivitas biologis lain guna memperluas pemanfaatannya.