Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SARNI

6 karya publik ditemukan.

2024: 22023: 32022: 1

Pengaruh pemberian jenis pupuk organik cair NASA dan pupuk organik padat kotoran sapi terhadap produksi tanaman terong ungu(Solanum melongena L.)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PEMBERIAN JENIS PUPUK ORGANIK CAIR NASA DAN PUPUK ORGANIK PADAT KOTORAN SAPI TERHADAP PRODUKSI TANAMAN TERONG UNGU (Solanum melongena L.) Abstrak Pemberian pupuk organik cair selain menambah unsur hara juga memperbaiki agregat tanah, sehingga tanah menjadi gembur dan memudahkan perakaran tanaman menembus tanah serta menyerap unsur hara dalam memenuhi kebutuhannya. Penggunaan kotoran sapi menjadi pupuk untuk kesuburan tanah tidak hanya akan melestarikan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi dari kotoran sapi. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman terong ungu. Melalui pemberian POC NASA dan pupuk kotoran sapi dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh POC NASA dan Pupuk kotoran sapi terhadap hasil produksi tanaman terong ungu. Penelitian dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Pada bulan Februari sampai dengan Mei 2023. Dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama; POC NASA(N) dengan 4 taraf Konsentrasi (2 ml, 4 ml, 6 ml, 8 ml) POC NASA/1 liter air. Dan faktor kedua; Pupuk Kotoran Sapi (K) dengan 4 taraf (10 ton ha-1 atau setara 150 g polybag-1, 20 ton ha-1 atau setara 225 g polybag-1, 30 ton ha-1 atau setara 300 g polybag-1, 40 ton ha-1 atau setara 375 g polybag-1). Parameter yang diamati yaitu; Panjang buah, Berat buah, Diameter buah, dan jumlah buah. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian yang telah dilaksakan dapat disimpulkan bahwa pemberian POC NASA dengan berbagai konsentrasi dan pupuk kotoran sapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi tanaman terong ungu. Interaksi POC NASA dan pupuk kotoran sapi pada perlakuan N1K1 mempunyai kecenderungan meningkatkan tinggi tanaman terong ungu Yuvita F1 sedangkan N4K4 cenderung memberikan hasil terendah. Kata kunci: Terong Ungu, Pupuk Organik Cair NASA, Pupuk Kotoran Sapi

Pengaruh pemberian jenis pupuk organik cair NASA dan pupuk organik padat kotoran sapi terhadap produksi tanaman terong ungu(Solanum melongena L.)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN JENIS PUPUK ORGANIK CAIR NASA DAN PUPUK ORGANIK PADAT KOTORAN SAPI TERHADAP PRODUKSI TANAMAN TERONG UNGU (Solanum melongena L.) Abstrak Pemberian pupuk organik cair selain menambah unsur hara juga memperbaiki agregat tanah, sehingga tanah menjadi gembur dan memudahkan perakaran tanaman menembus tanah serta menyerap unsur hara dalam memenuhi kebutuhannya. Penggunaan kotoran sapi menjadi pupuk untuk kesuburan tanah tidak hanya akan melestarikan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi dari kotoran sapi. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman terong ungu. Melalui pemberian POC NASA dan pupuk kotoran sapi dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh POC NASA dan Pupuk kotoran sapi terhadap hasil produksi tanaman terong ungu. Penelitian dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Pada bulan Februari sampai dengan Mei 2023. Dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama; POC NASA(N) dengan 4 taraf Konsentrasi (2 ml, 4 ml, 6 ml, 8 ml) POC NASA/1 liter air. Dan faktor kedua; Pupuk Kotoran Sapi (K) dengan 4 taraf (10 ton ha-1 atau setara 150 g polybag-1, 20 ton ha-1 atau setara 225 g polybag-1, 30 ton ha-1 atau setara 300 g polybag-1, 40 ton ha-1 atau setara 375 g polybag-1). Parameter yang diamati yaitu; Panjang buah, Berat buah, Diameter buah, dan jumlah buah. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian yang telah dilaksakan dapat disimpulkan bahwa pemberian POC NASA dengan berbagai konsentrasi dan pupuk kotoran sapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi tanaman terong ungu. Interaksi POC NASA dan pupuk kotoran sapi pada perlakuan N1K1 mempunyai kecenderungan meningkatkan tinggi tanaman terong ungu Yuvita F1 sedangkan N4K4 cenderung memberikan hasil terendah. Kata kunci: Terong Ungu, Pupuk Organik Cair NASA, Pupuk Kotoran Sapi

STUDI KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI MENTARANG DAN POTENSINYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis ikan di sungai Kecamatan Mentarang. Selain itu untuk mengetahui potensinya pada pembelajaran Biologi SMA. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mendapatkan data keanekaragaman jenis ikan di Sungai Mentarang. Kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan potensinya pada pembelajaran Biologi SMA. jenis ikan yang ditemukan di sungai Mentarang terdiri dari 6 ordo dan 12 jenis spesies yaitu ordo Cypriniformes dengan spesies B.schwanenfeldii, Parachela oxygastiodes, Neolissochilus soro, Leptobarbus hoevernii, Tor tambra, dan Rasbora elegans. Ordo Siluriformes dengan spesies Bagrus nemurus. Ordo Ostaroiphysi dengan Spesies Pangasius hypopthalmus. Ordo Anguilliformes dengan spesies Anguilla bicolor. Ordo Perciformes dengan spesies Channa striata dan Oreochromis niloticus. Ordo Elopiformes dengan spesies Megalops cyprinoides. Total jenis-jenis ikan yang diperoleh dari ketiga stasiun yaitu 114 individu. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat jumlah total spesies yang diperoleh secara keseluruhan pada lokasi penelitian dengan indeks keanekaragaman sebesar 2.025 disesuaikan dengan rumus Shannon-Wiener maka keanekaragaman jenis ikan tergolong sedang.Sedangkan potensi hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sumber belajar atau dapat dijadikan sebagai bahan ajar untuk memanfaatkan hasil penelitian dan memajukan pendidikan. dari identifikasi tersebut akan dituangkan menjadi bahan ajar berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Handout.

STUDI KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI MENTARANG DAN POTENSINYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis ikan di sungai Kecamatan Mentarang. Selain itu untuk mengetahui potensinya pada pembelajaran Biologi SMA. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mendapatkan data keanekaragaman jenis ikan di Sungai Mentarang. Kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan potensinya pada pembelajaran Biologi SMA. jenis ikan yang ditemukan di sungai Mentarang terdiri dari 6 ordo dan 12 jenis spesies yaitu ordo Cypriniformes dengan spesies B.schwanenfeldii, Parachela oxygastiodes, Neolissochilus soro, Leptobarbus hoevernii, Tor tambra, dan Rasbora elegans. Ordo Siluriformes dengan spesies Bagrus nemurus. Ordo Ostaroiphysi dengan Spesies Pangasius hypopthalmus. Ordo Anguilliformes dengan spesies Anguilla bicolor. Ordo Perciformes dengan spesies Channa striata dan Oreochromis niloticus. Ordo Elopiformes dengan spesies Megalops cyprinoides. Total jenis-jenis ikan yang diperoleh dari ketiga stasiun yaitu 114 individu. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat jumlah total spesies yang diperoleh secara keseluruhan pada lokasi penelitian dengan indeks keanekaragaman sebesar 2.025 disesuaikan dengan rumus Shannon-Wiener maka keanekaragaman jenis ikan tergolong sedang.Sedangkan potensi hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sumber belajar atau dapat dijadikan sebagai bahan ajar untuk memanfaatkan hasil penelitian dan memajukan pendidikan. dari identifikasi tersebut akan dituangkan menjadi bahan ajar berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Handout.

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V GUGUS V TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan terkait perbandingan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada kemampuan akademik siswa terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pertama, apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung? Kedua, apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi dengan yang sedang? Ketiga, apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran langsung siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi dengan sedang terhadap kemampuan berpikir kritis siswa? Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, hasil uji Mann-Whitney test antara model pembelajaran diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,456>0,05. Maka hipotesis ditolak sehingga dapat dikatakan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Kedua, hasil uji Mann-Whitney test antara kemampuan akademik siswa diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0010,05. Maka hipotesis diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi. Ketiga, hasil uji kruskal-wallis test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0070,05. Maka hipotesis diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran langsung dengan siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Kemampuan Berpikir Kritis

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V GUGUS V TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan terkait perbandingan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada kemampuan akademik siswa terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pertama, apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung? Kedua, apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi dengan yang sedang? Ketiga, apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran langsung siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi dengan sedang terhadap kemampuan berpikir kritis siswa? Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, hasil uji Mann-Whitney test antara model pembelajaran diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,456>0,05. Maka hipotesis ditolak sehingga dapat dikatakan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Kedua, hasil uji Mann-Whitney test antara kemampuan akademik siswa diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0010,05. Maka hipotesis diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi. Ketiga, hasil uji kruskal-wallis test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0070,05. Maka hipotesis diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran langsung dengan siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Kemampuan Berpikir Kritis