Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SARAH PUTRI RAMADHANI

2 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 1

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA YANG DILAKUKAN OLEH GURU BAHASA INGGRIS DI SMAN 4 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka oleh guru bahasa Inggris di SMAN 4 Tarakan dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses implementasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di kelas X.10 diterapkan dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, penilaian autentik, dan integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan belajar mengajar. Guru berusaha menyediakan ruang bagi siswa untuk lebih aktif dan mandiri dalam proses pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan sejumlah kendala, termasuk pemahaman guru yang terbatas tentang konsep Kurikulum Merdeka, adaptasi alat bantu mengajar, dan kendala dalam hal fasilitas dan infrastruktur. Kesimpulannya, implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 4 Tarakan telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar, namun masih perlu perbaikan melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas pendukung, dan kolaborasi antara sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan agar tujuan kurikulum dapat tercapai secara optimal.

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA YANG DILAKUKAN OLEH GURU BAHASA INGGRIS DI SMAN 4 TARAKAN

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka oleh guru bahasa Inggris di SMAN 4 Tarakan dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses implementasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di kelas X.10 diterapkan dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, penilaian autentik, dan integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan belajar mengajar. Guru berusaha menyediakan ruang bagi siswa untuk lebih aktif dan mandiri dalam proses pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan sejumlah kendala, termasuk pemahaman guru yang terbatas tentang konsep Kurikulum Merdeka, adaptasi alat bantu mengajar, dan kendala dalam hal fasilitas dan infrastruktur. Kesimpulannya, implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 4 Tarakan telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar, namun masih perlu perbaikan melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas pendukung, dan kolaborasi antara sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan agar tujuan kurikulum dapat tercapai secara optimal.