KARAKTERISTIK CENDAWAN ENDOFIT ASAL CABAI TORAJA YANG MAMPU MENEKAN PERTUMBUHAN LAYU FUSARIUM ASAL CABAI MERAH SECARA IN VITRO
KARAKTERISTIK CENDAWAN ENDOFIT ASAL CABAI TORAJA YANG MAMPU MENEKAN PERTUMBUHAN LAYU FUSARIUM ASAL CABAI MERAH SECARA IN VITRO ABSTRAK Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang penting dan banyak dibudidayakan secara komersial. Beberapa permasalahan dalam pembudidayaan cabai merah yang dapat mengakibatkan produksi menurun salah satunya diakibatkan oleh penyakit Fusarium. Fusarium oxysporum merupakan salah satu cendawan patogen yang mampu bertahan di jaringan tanaman yang hidup atau mati. Fusarium dapat merusak tanaman sehingga mengalami kematian, untuk itu perlu dikendalikan. Salah satu pengendalian untuk mencegah penyakit ini adalah penggunaan agens hayati dengan menggunakan cendawan endofit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cendawan endofit asal tanaman cabai toraja dalam menekan pertumbuhan penyakit layu F. oxysporum secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman Universitas Borneo Tarakan. Tahapan penelitian terdiri dari perbanyakan Fusarium, isolasi cendawaan endofit asal tanaman cabai Toraja, identifikasi morfologi makroskopis dan mikroskopis, uji patogenitas, uji antagonis, uji aktivitas melarutkan fosfat dan uji kemampuan mendegradasi protein. Hasil penelitian diperoleh 20 isolat cendawan endofit yang teridentifikasi hingga tingkat genus yaitu Aureobasidium, Sporisdesmium, Tricholadium, dan Chaetophaeria. Uji patogenitas menunjukkan 4 isolat cendawan endofit non patogen. Uji antagonis terhadap Fusarium oxysporum menunjukkan 2 isolat cendawan mampu menekan pertumbuhan Fusarium oxysporum pertumbuhan penyakit F. oxysporum secara in vitro. isolat D6(1) mampu menghambat sebesar 37.93% dan isolat D6(2) mampu menghambat sebesar 46.67%. Kedua isolat cendawan antagonis ini dikategorikan pengahambatan minimal dalam menekan Fusarium oxysporum.