Pengembangan Media Pembelajaran Fun Thinkers Book pada Materi IPA Organ Gerak Hewan dan Manusia Kelas V SDN 050 Tarakan
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Fun Thinkers Book serta mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap media pembelajaran Fun Thinkers Book pada materi IPA organ gerak hewan dan manusia kelas V SDN 050 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan alur model ADDIE. Menurut Hamzah (2019:33) ADDIE merupakan model pengembangan berorientasi kelas. Proses pengembangan berurutan namun interaktif, yaitu hasil evaluasi setiap tahap dapat digunakan untuk pengembangan ke tahap berikutnya. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yakni Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni pedoman wawancara, lembar validasi ahli materi, media, bahasa, praktisi dan lembar angket respon siswa. Produk media pembelajaran Fun Thinkers Book berukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) yang terbuat dari hard cover, kertas stiker dan art paper. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 90%, ahli media 87,77%, ahli bahasa 83,33%, ahli praktisi 86,66% dan rata-rata persentase skor validasi dari keempat validator sebesar 86,94%. Hasil validasi dari ahli materi, media, bahasa dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran Fun Thinkers Book sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respo¬n siswa setelah menggunakan media pembelajaran Fun Thinkers Book pada uji coba terbatas memperoleh persentase skor sebesar 88,70% dan uji coba lapangan memperoleh persentase skor sebesar 95,01% sehingga rata-rata pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan memperoleh rata-rata skor persentase sebesar 91,85% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, media, bahasa, praktisi serta angket respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka, media pembelajaran Fun Thinkers Book dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.