Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NURSI CAHYA

2 karya publik ditemukan.

2025: 2

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 3 KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Dismenore merupakan salah satu gangguan ginekologis yang paling sering dialami oleh remaja putri, dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi baik secara global maupun di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa nyeri saat menstruasi, tetapi juga dapat menghambat aktivitas harian dan berdampak pada penurunan prestasi belajar. Beberapa faktor seperti tingkat aktivitas fisik, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta riwayat keluarga diduga memiliki keterkaitan dengan munculnya dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan kejadian dismenore pada siswi di SMA Negeri 3 Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswi kelas X dan XI berusia 15–18 tahun sebanyak 331 orang. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan melalui uji chi-square untuk menilai hubungan antara variabel independen (aktivitas fisik, konsumsi makanan cepat saji, dan riwayat keluarga) dengan variabel dependen (kejadian dismenore). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik (p=0,438) maupun riwayat keluarga (p=0,056) dengan kejadian dismenore. Sebaliknya, ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dan kejadian dismenore (p=0,001) pada siswi SMA Negeri 3 Kota Tarakan. Kesimpulannya, semakin sering remaja putri mengonsumsi makanan cepat saji, semakin tinggi pula kemungkinan mengalami nyeri haid yang lebih berat. Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri dapat mengatur pola makan dengan membatasi konsumsi makanan cepat saji untuk mengurangi intensitas nyeri menstruasi yang dirasakan. Kata Kunci : Dismenore, Aktivitas Fisik, Riwayat Keluarga, Makanan Cepat Saji, Remaja Putri.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 3 KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dismenore merupakan salah satu gangguan ginekologis yang paling sering dialami oleh remaja putri, dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi baik secara global maupun di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa nyeri saat menstruasi, tetapi juga dapat menghambat aktivitas harian dan berdampak pada penurunan prestasi belajar. Beberapa faktor seperti tingkat aktivitas fisik, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta riwayat keluarga diduga memiliki keterkaitan dengan munculnya dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan kejadian dismenore pada siswi di SMA Negeri 3 Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswi kelas X dan XI berusia 15–18 tahun sebanyak 331 orang. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan melalui uji chi-square untuk menilai hubungan antara variabel independen (aktivitas fisik, konsumsi makanan cepat saji, dan riwayat keluarga) dengan variabel dependen (kejadian dismenore). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik (p=0,438) maupun riwayat keluarga (p=0,056) dengan kejadian dismenore. Sebaliknya, ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dan kejadian dismenore (p=0,001) pada siswi SMA Negeri 3 Kota Tarakan. Kesimpulannya, semakin sering remaja putri mengonsumsi makanan cepat saji, semakin tinggi pula kemungkinan mengalami nyeri haid yang lebih berat. Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri dapat mengatur pola makan dengan membatasi konsumsi makanan cepat saji untuk mengurangi intensitas nyeri menstruasi yang dirasakan. Kata Kunci : Dismenore, Aktivitas Fisik, Riwayat Keluarga, Makanan Cepat Saji, Remaja Putri.