PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio Parahaemolyticus
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio Parahaemolyticus Abstrak Salah satu kendala pada budidaya udang windu yaitu serangan penyakit vibriosis yang disebabkan oleh bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) sebagai antibakterial pada benur udang windu (Penaeus monodon) dalam menanggulangi serangan bakteria Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah kontrol tanpa ekstrak, perlakuan 1 (100 ppm), perlakuan 2 (200 ppm) dan perlakuan 3 (400 ppm). Udang windu yang diberi ekstrak daun karamunting pada konsentrasi 400 ppm menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap kelangsungan hidup udang windu yang terinfeksi Vibrio parahaemolyticus yaitu sebesar 87% dibandingkan dengan kontrol 23%. Hasil penelitian menunujukkan bahwa ekstrak daun karamunting memiliki aktifitas sebagai antibakteri terhadap serangan Vibrio parahaemolyticus.