.
2025 · Book ·
.
Profil penulis
2 karya publik ditemukan.
.
Simpang APILL Jl. Yos Sudarso – Jl. DR. Sutomo merupakan salah satu jalur penghubung pergerakan arus kendaraan Kota Tarakan, persimpangan ini menunjang arus lalu lintas yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan non-industri disekitarnya sehingga tingkat aktivitas disepanjang ruas jalan ini cukup tinggi. Tundaan yang terjadi akibat APILL di ruas jalan simpang tersebut khususnya pada sisi utara menyebabkan antrian kendaraan terutama pada saat jam puncak. Karakteristik lalu lintas berupa volume dan kecepatan kendaraan diamati langsung dari lokasi studi kasus, kemudian dianalisis nilai kepadatannya agar membentuk pemodelan hubungan matematis Greenshields. Hasil persamaan nilai koefisien determinasi (R2) pada sebelum APILL sebesar 0,534 dan setelah APILL sebesar 0,505 untuk menganalisis karakteristik gelombang kejut yang terbentuk. Dari pemodelan hubungan matematis diperoleh nilai volume maksimum (VM), kecepatan maksimum (SM) dan kepadatan maksimum (DM) untuk kondisi sebelum APILL VM = 969,561 smp/jam; SM = 11,743 km/jam; Dm = 82,567 smp/km dan pada kondisi setelah APILL VM= 1078,298 smp/jam; SM = 16,571 km/jam; DM = 65,073 smp/km. Perolehan analisis nilai gelombang kejut pada kondisi sebelum APILL yaitu gelombang kejut mundur bentukan ωAB = -8,681 km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan ωCB = -11,743 km/jam, gelombang kejut maju pemulihan ωAC = 3,058 km/jam, serta panjang antrian maksimum (QM) sepanjang 453,126 meter dengan waktu penormalan selama 394,515 detik dan kondisi setelah APILL yaitu gelombang kejut mundur bentukan ωAB = -9,902 km/jam, gelombang kejut mundur pemulihan ωCB = -16,571 km/jam, gelombang kejut maju pemulihan ωAC = 6,667 km/jam, serta panjang antrian maksimum (QM) sepanjang 334,914 meter dengan waktu penormalan selama 108,098 detik.