PENGARUH KERAPATAN NAUNGAN PARANET TERHADAP HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.)
PENGARUH KERAPATAN NAUNGAN PARANET TERHADAP HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Abstrak Seledri (Apium graveolens L.) termansuk dalam famili Apiaceae dan merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak digunakan untuk penyedap dan penghiasan hidangan. Tanaman seledri dapat tumbuh baik di tempat yang bersuhu dingin, sehingga untuk mengusahakan di dataran rendah perlu penggunaan naungan. Tanaman seledri merupakan salah satu tanaman yang dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan diantarannya intensitas cahaya, suhu dan kelembaban yang tinggi. Untuk mengurangi intensitas cahaya, suhu yang tinggi serta meningkatkan kelembaban, maka salah satu upaya budidaya adalah dengan menggunakan naungan. Kerapatan naungan paranet merupakan salah satu cara untuk memanipulasi lingkungan untuk pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan kerapatan naungan paranet yang cocok untuk pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian satu faktor dengan total 5 perlakuan yang di ulang sebanyak 5 kali dengan 4 tanaman sampel setiap disetiap perlakuan. Perlakuannya yaitu P0 = control (tanpa naungan paranet), P1=Kerapatan naungan paranet 50%, P2=Kerapatan naungan paranet 65%, P3=Kerapatan naungan paranet 75%, P4=Kerapatan naungan paranet 85%. Data yang diperoleh dianalis sidik ragam dan di uji lanjut dengan uji beda nyata terkecil taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan naungan paranet memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman yang diperoleh pada Perlakuan P4 (kerapatan naungan paranet 85%) dengan rata-rata tinggi tanaman 30,78 cm. Perlakuan P0 (tanpa naungan) memberikan hasil terbaik pada Parameter jumlah daun (8,59), jumlah anakan (5,30), warna daun (4,25) dan berat basah (31,73) dari semua perlakuan yang digunakan.