Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MIKAEL NGAU

2 karya publik ditemukan.

2024: 12023: 1

Efektifitas Bacillus subtilis dalam Mengendalikan Penyakit Bercak Coklat pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) Akibat Serangan Alternaria solani

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanaman tomat merupakan tanaman sayuran memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi karena banyak diminati oleh konsumen dan merupakan tanaman yang mengandung zat gizi tinggi serta memiliki banyak varian olahan. Dalam berbudidaya tanaman tomat tentunya tidak terlepas dari adanya gangguan penyakit. Salah satu penyakit utama yang sering dilaporkan menyerang tanaman tomat adalah bercak coklat yang disebabkan oleh cendawan Alternaria solani. A.solani merupakan cendawan patogen yang memiliki daya tahan yang cukup baik tidak bisa dikendalikan menggunakan varietas yang resisten dan berbagai jenis bahan aktif dari fungisida sintetik. Terlebih lagi fungisida sintetik merupakan bahan kimia anorganik yang tidak mudah terurai sehingga berpotensi mencemari lingkungan pertanian. Untuk mengupayakan pengendalian yang efektif serta ramah lingkungan digunakan pengendalian hayati dengan mikroorganisme antagonis. Mikroorganisme antagonis yang digunakan adalah bakteri Bacillus subtilis. Bakteri ini telah teruji dan terbukti sebagai bakteri antagonis dan telah dipasarkan secara komersil. Dalam penelitian ini digunakan dua isolat bakteri B. subtilis yaitu isolat BS dan SK14 serta biopestisida komersil berbahan aktif bakteri Bacillus sp. (BIO.P) Perlakuan yang diberikan ternyata memberikan hasil yang efektif adalam menekan pertumbuhan cendawan A. Solani. Hal ini dibuktikan dari hasil pengamatan intensitas dan insidensi bercak pada tanaman tomat yang kecil dan berbeda nyata dengan kontrol K+ yaitu kontrol yang media tanamnya hanya diberi cendawan A. solani.

Efektifitas Bacillus subtilis dalam Mengendalikan Penyakit Bercak Coklat pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) Akibat Serangan Alternaria solani

2023 · Thesis ·

Tanaman tomat merupakan tanaman sayuran memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi karena banyak diminati oleh konsumen dan merupakan tanaman yang mengandung zat gizi tinggi serta memiliki banyak varian olahan. Dalam berbudidaya tanaman tomat tentunya tidak terlepas dari adanya gangguan penyakit. Salah satu penyakit utama yang sering dilaporkan menyerang tanaman tomat adalah bercak coklat yang disebabkan oleh cendawan Alternaria solani. A.solani merupakan cendawan patogen yang memiliki daya tahan yang cukup baik tidak bisa dikendalikan menggunakan varietas yang resisten dan berbagai jenis bahan aktif dari fungisida sintetik. Terlebih lagi fungisida sintetik merupakan bahan kimia anorganik yang tidak mudah terurai sehingga berpotensi mencemari lingkungan pertanian. Untuk mengupayakan pengendalian yang efektif serta ramah lingkungan digunakan pengendalian hayati dengan mikroorganisme antagonis. Mikroorganisme antagonis yang digunakan adalah bakteri Bacillus subtilis. Bakteri ini telah teruji dan terbukti sebagai bakteri antagonis dan telah dipasarkan secara komersil. Dalam penelitian ini digunakan dua isolat bakteri B. subtilis yaitu isolat BS dan SK14 serta biopestisida komersil berbahan aktif bakteri Bacillus sp. (BIO.P) Perlakuan yang diberikan ternyata memberikan hasil yang efektif adalam menekan pertumbuhan cendawan A. Solani. Hal ini dibuktikan dari hasil pengamatan intensitas dan insidensi bercak pada tanaman tomat yang kecil dan berbeda nyata dengan kontrol K+ yaitu kontrol yang media tanamnya hanya diberi cendawan A. solani.