Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MERY SHINTA

2 karya publik ditemukan.

2023: 2

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I-A SDN 023 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kesulitan membaca permulaan merupakan bentuk kesulitan siswa dalam mengenal huruf abjad, suku kata, kata, dan kalimat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas I-A SDN 023 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan siswa yang dikonfirmasi dengan proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 28 siswa kelas I-A yang menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan. Setelah itu peneliti memilih 7 siswa kelas I-A yang dari hasil tes diketahui mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memang masih adanya terdapat kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain: siswa sulit mengenal huruf, siswa masih ada yang belum dapat membaca suku kata, kata, dan belum mampu membaca kalimat sederhana. Siswa juga kesulitan membedakan huruf yang mirip, melakukan kesalahan dalam membaca seperti menghilangkan kata, menambah kata, dan mengganti kata. Karena kesulitan-kesulitan tersebutlah siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca permulaan. Adapun faktor penyebab kesulitan membaca permulaan siswa terbagi atas dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal.

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I-A SDN 023 TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesulitan membaca permulaan merupakan bentuk kesulitan siswa dalam mengenal huruf abjad, suku kata, kata, dan kalimat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas I-A SDN 023 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan siswa yang dikonfirmasi dengan proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 28 siswa kelas I-A yang menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan. Setelah itu peneliti memilih 7 siswa kelas I-A yang dari hasil tes diketahui mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memang masih adanya terdapat kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain: siswa sulit mengenal huruf, siswa masih ada yang belum dapat membaca suku kata, kata, dan belum mampu membaca kalimat sederhana. Siswa juga kesulitan membedakan huruf yang mirip, melakukan kesalahan dalam membaca seperti menghilangkan kata, menambah kata, dan mengganti kata. Karena kesulitan-kesulitan tersebutlah siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca permulaan. Adapun faktor penyebab kesulitan membaca permulaan siswa terbagi atas dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal.