,
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
,
Profil penulis
2 karya publik ditemukan.
,
Limbah medis yang terdapat di rumah sakit dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya beracun (B3), limbah ini harus diolah dengan pengolahan yang benar agar tidak memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu upaya pengolahan limbah medis adalah dengan cara dibakar. Untuk pembakaran menggunakan mesin incinerator, peralatan pembakarannya menggunakan burner dan disertai blower untuk proses pembakaran lebih sempurna. Berdasarkan latar belakang, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas ketersedian dan kualitas output mesin atau peralatan pada incinerator dengan menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectiveness). Setelah penelitian dilakukan, rata-rata nilai perhitungan OEE pada mesin incinerator adalah 50%, dapat disimpulkan efektivitas incinerator limbah medis masih dibawah standar jika dibandingkan dengan nilai ideal OEE yaitu sebesar 85%. Banyaknya waktu henti pada mesin burner dan rendahnya performa daya mesin blower serta banyaknya limbah yang tidak sesuai untuk diolah mengakibatkan turunnya tiga rasio utama OEE yaitu nilai Avaibility, Performance, dan Quality pada incinerator sehingga nilai efektivitas pada mesin incinerator limbah medis tidak dapat mencapai nilai ideal standar OEE (Overall Equipment Effectiveness).