Efektivitas beberapa jenis herbisida sistemik terhadap pengendalian gulma Rija-rija (Scleria sumatrensis) di kebun kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) PT. Fap Agri tbk
EFEKTIVITAS BEBERAPA JENIS HERBISIDA SISTEMIK TERHADAP PENGENDALIAN GULMA RIJA-RIJA (Scleria sumatrensis) DI KEBUN KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis jacq) PT. FAP AGRI Tbk Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas beberapa jenis herbisida sistemik terhadap pengendalian gulma rija-rija (Scleria sumatrensis) pada kebun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. FAP Agri Tbk. Gulma ini diketahui dapat menurunkan produktivitas tanaman melalui persaingan dalam penyerapan unsur hara, air, dan cahaya. Penelitian dilakukan pada Maret–April 2025 di Desa Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat perlakuan: glifosat, dimetil amina, metil metsulfuron, dan penoksulam, masing-masing enam ulangan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelayuan daun, jumlah gulma terpengaruh, dan gulma tumbuh kembali setelah aplikasi. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji BNJ 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida berbahan aktif glifosat memberikan hasil paling efektif dengan tingkat kelayuan daun tertinggi dan pertumbuhan gulma terendah (15,17%). Herbisida dimetil amina dan metil metsulfuron menunjukkan efektivitas lebih rendah, sedangkan penoksulam berada pada kategori sedang. Dengan demikian, glifosat merupakan bahan aktif paling efektif untuk pengendalian gulma Scleria sumatrensis di perkebunan kelapa sawit