PENGARUH BIOENRICHMENT (Artemia salina) DENGAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN POST LARVA UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Pengkayaan artemia menggunakan ekstrak daun karamunting memberikan respon positif pada pertumbuhan benur udang windu yang dilakukan dalam skala laboratorium. Perlunya pengujian lebih lanjut pada skala tambak tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bioenrichment Artemia salina dengan ekstrak daun karamunting terhadap laju pertumbuhan benur udang windu (Penaeus monodon) yang dipelihara di tambak tradisional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pembudidaya mengenai potensi Artemia salina dengan ekstrak karamunting untuk meningkatkan pertumbuhan dengan keunggulan ramah lingkungan sehingga mendukung kegiatan akuakultur berkelanjutan. Rancangan penelitian ini merupakan eksprimental, terdiri dari 2 perlakuan 5 kali ulangan. Perlakuan K0 (Kontrol) Pemberian pakan tanpa perendaman ekstrak Perlakuan P1 (100 ppm) Pemberian pakan dengan perendaman ekstrak selama 8 jam. Pengukuran parameter kelangsungan hidup benur udang windu (Spesific Growth Rate) dan Analisis data. Hasil statistik menunjukkan bahwa Spesific Growth Rate dengan pemberian ekstrak karamunting menunjukkan berbeda nyata (P˂0,05). Spesific Growth Rate pada Kontrol (12,93%), dan Perlakuan (13,39%). Bioenrichment Artemia menggunakan daun karamunting pada Artemia selama 8 jam memberikan pertumbuhan panjang dan berat mutlak sangat signifikan pada post larva udang windu