NILAI EKONOMI KARBON PADA LAHAN AGROFORESTRI KOPI ROBUSTA DI DESA SEMBUAK WAROD KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi karbon pada lahan agroforestri kopi robusta di Desa Sembuak Warod, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Metode yang diterapkan adalah metode non-destruktif dengan pengambilan data lapangan yang dilakukan dari Juli hingga Agustus 2025. Data yang dikumpulkan mencakup biomassa pohon, serasah, dan kondisi tanah, serta analisis stok karbon menggunakan rumus alometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total rata-rata stok karbon pada lahan agroforestri kopi robusta mencapai 2,33 ton CO₂-e/ha untuk biomassa di atas permukaan tanah (AGB) dan 0,58 ton CO₂-e/ha untuk biomassa di bawah permukaan tanah (BGB). Sebagai tambahan, biomassa akar dan serasah menghasilkan nilai C litter sebesar 0,66 kg, dengan total biomassa basah 1,4 kg dan C litter 6,58 ton CO₂-e/ha. Ini menunjukkan potensi signifikan lahan agroforestri dalam menyimpan karbon. Nilai ekonomi karbon yang diperoleh bervariasi antara Rp30.000 hingga Rp451.050 per ton, tergantung pada mekanisme pasar dan penggunaan karbon. Analisis ini menggarisbawahi peran penting sistem agroforestri kopi robusta dalam mitigasi perubahan iklim dan penyimpanan karbon yang stabil. Sistem agroforestri ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi petani tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, disarankan agar petani mempertahankan variasi tanaman di lahan agroforestri dan pemerintah menyelenggarakan program pelatihan untuk praktik agroforestri berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi konservasi karbon yang lebih efektif di wilayah tersebut.