Uji Efisiensi Kitosan dan Media Filter Termodifikasi Terhadap Parameter Fisik-Kimia Air Sumur Bor di Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan
Meningkatnya kebutuhan air bersih di Kota Tarakan mendorong masyarakat memanfaatkan air sumur bor sebagai sumber air alternatif. Namun, kualitas air sumur bor di Kelurahan Mamburungan belum memenuhi baku mutu air higiene sanitasi karena memiliki tingkat kekeruhan yang tinggi, pH yang bersifat asam, kadar besi (Fe) yang tinggi, serta teridentifikasi berbau. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas fisik-kimia air sumur bor sebelum dan sesudah pengolahan serta menentukan efisiensi kombinasi kitosan dan media filter termodifikasi dalam meningkatkan kualitas air. Penelitian menggunakan metode eksperimen melalui proses koagulasi-flokulasi menggunakan kitosan yang dilanjutkan dengan filtrasi menggunakan media filter termodifikasi yang terdiri atas cangkang kerang kapah (Meretrix meretrix), arang aktif, pasir silika, kerikil, dan busa filter. Parameter yang dianalisis meliputi suhu, Total Dissolved Solids (TDS), kekeruhan, bau, pH, nitrat, nitrit, dan besi (Fe). Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) serta dihitung nilai efisiensi pengolahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu tidak mengalami perubahan yang signifikan (p-value = 1,000), sedangkan parameter TDS, kekeruhan, pH, nitrat, dan Fe mengalami perubahan yang signifikan setelah pengolahan (p-value 0,05). Pengolahan mampu menurunkan TDS dengan efisiensi 73,6%, kekeruhan 94,1%, nitrat 39,6%, dan Fe 91,2%, serta meningkatkan pH dari kondisi asam menjadi memenuhi baku mutu. Parameter bau berubah dari berbau menjadi tidak berbau, sedangkan nitrit tetap memenuhi baku mutu sebelum dan sesudah pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kitosan dan media filter termodifikasi efektif meningkatkan kualitas fisik-kimia air sumur bor sehingga berpotensi diterapkan sebagai alternatif pengolahan air skala rumah tangga di Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan.