PENINGKATAN PERFORMA REPRODUKSI IKAN LELE DUMBO (Clarias gariephinus) DENGAN PENGGUNAAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma longa)
Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang cukup populer di masyarakat. Penyediaan pakan dengan kualitas yang optimal kepada induk dapat mempengaruhi performa reproduksi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan modifikasi pakan. Pakan dapat dimodifikasi dengan memberikan komponen tertentu yang dapat mempercepat proses pembentukan vitellogenin atau bakal kuning telur di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kualitas larva yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui performa reproduksi ikan lele dumbo (Clarias gariephinus) yang diberikan pakan dengan penambahan tepung kunyit. Penelitian terdiri dari tiga perlakuan, yaitu perlakuan kontrol, penambahan epung kunyit 2,4 gr/kg dan 4,8 gr/kg pakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Parameter yang diamati adalah persentase telur ikan lele, penyerapan kuning telur, panjang larva, serta beberapa parameter kualitas air seperti Suhu, pH, dan DO. Hasil penelitian terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan tepung kunyit 4,8 gr/kg pakan yang menunjukkan nilai persentase telur ikan lele 22,22 %, penyerapan kuning telur bertahan hingga hari ke-4, dan panjang larva berukuran 7,00±0,00 mm. Sedangkan untuk hasil dari pengukuran kualitas air, suhu berkisar 25°C - 29°C, pH berkisar 5,2 - 6,8 dan oksigen terlarut DO berkisar 4,78 – 5,30 mg/L. dari semua parameter yang diukur menunjukan bahwa dengan pemberian tepung kunyit dengan dosis 4,8 gr/kg pada pakan mampu meningkatkan performa reproduksi ikan lele serta meningkatkan kualitas larva ikan lele.