ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI PADA SISWA KELAS V C DI SD NEGERI 013 TARAKAN
Kemampuan numerasi pada umumnya adalah kemampuan untuk menganalisis dengan menggunakan angka-angka yang diperlukan dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi siswa kelas V C di SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan numerasi yang dikonfirmasi dengan proses wawancara. Sebanyak 25 siswa kelas V C menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes kemampuan numerasi, yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 6 siswa yang mewakili setiap kategori kemampuan matematika untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan kemampuan numerasi pada setiap kategori kemampuan siswa; (2) kemampuan matematika yang dimiliki oleh siswa tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap kemampuan numerasi siswa; (3) pada indikator menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang terkait dengan matematika dasar dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari, subjek kemampuan tinggi dan satu subjek kemampuan sedang mampu menemukan strategi dan jawaban yang tepat, satu subjek kemampuan sedang dan rendah menggunakan perhitungan yang salah sehingga hasil kurang tepat, dan satu subjek kemampuan rendah lainnya kurang hati-hati dalam menuliskan jawaban sehingga terdapat kekeliruan; (4) pada indikator menganalisis informasi yang disajikan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, dll), subjek kemampuan tinggi mengalami kesulitan membaca grafik, terutama grafik yang jaraknya berdekatan, seorang subjek kemampuan sedang mampu menuliskan 4 informasi dengan benar, subjek kemampuan sedang lainnya, dan subjek kemampuan rendah belum memahami konsep sehingga sulit menemukan informasi dan mengkomunikasikannya; (5) pada indikator menafsirkan seluruh hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan subjek kemampuan tinggi dan sedang dapat menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Subjek kemampuan rendah belum memiliki kemampuan menafsirkan seluruh hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan