Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANGGUN ALVIANTARI

2 karya publik ditemukan.

2021: 2

STUDENTS DIFFICULTIES IN READING COMPREHENSION AT ELEVENTH GRADE IN SMKN 2 TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANGGUN ALVIANTARI. 2021. students difficulties in reading comprehension at eleventh grade in smkn 2 tarakan (Advisor: Ridwan, M.Pd) The purpose of this study was to find learning difficulties in reading comprehension from grade 11 students at SMKN 2 Tarakan. The design of this research is descriptive quantitative. The population of this study is all grade 11 in SMKN 2 Tarakan student year 2020/2021. This study used purposive sampling in editing samples. Grade 11 students of 100 students were sampled from the study. The instrument used to retrieve the data in this is a test to work on the question and fill out a questionnaire. Data analysis techniques used are descriptive quantitative. The results of the data analysis showed based on the percentage of difficulty items in the graph, researchers summarized that the comprehension test read the question as follows, Determining Idea got 41.6 percent difficult in the reading test it means that it is categorized on average. Identifying Reference gets a 47.9 percent difficult reading test that means that it's categorized on average. Understanding Vocabulary gets 53.2 percent difficult in a reading test that means that it is categorized on average. Making Inference got a 51.5 percent difficult read test that meant that it categorized the average, and Detail Information got a 41.9 percent difficult reading test that meant that it categorized the average. So based on the results of the analysis shows that students' difficulty in reading comprehension is not too difficult and not too easy because there are still many students who set low grades in the reading comprehension test. Key word: Reading Comprehension, Difficulty Learning Tujuan dari peneltian ini adalah untuk menemukan kesulitan belajar di pemaham membaca dari siswa kelas 11 di SMKN 2 Tarakan. Desain dari peneitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas 11 di SMKN 2 Tarakan tahun pelajara 2020/2021. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dalam menetukan sampel. Siswa kelas 11 terdiri dari 100 siswa adalah sampel dari penelitian ini. Instrument yang digunakan untuk mengambil data dalam ini adalah test mengerjakan soal dan mengisi kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari analisis data menunjukan berdasarkan persentase item kesulitan dalam grafik, peneliti dirangkum bahwa tes pemahaman membaca pertanyaan sebagai berikut, Determining Idea mendapat 41,6 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata. Identifying Reference mendapat 47,9 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata. Pemahaman kosakata mendapat 53,2 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata. Membuat kesimpulan mendapat 51,5 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata, dan Detail Information mendapat 41,9 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu mengkategorikan rata-rata. Jadi berdasarakan hasil analisis tersebut menunjukuan bahwa kesulitan siswa dalam pemahaman membaca tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah karena masih banyak siswa yang mendapkan nilai rendah di reading comprehension test. Kata Kunci: Pemahaman Membaca, Kesulitan Belajar

STUDENTS DIFFICULTIES IN READING COMPREHENSION AT ELEVENTH GRADE IN SMKN 2 TARAKAN

2021 · Thesis ·

ANGGUN ALVIANTARI. 2021. students difficulties in reading comprehension at eleventh grade in smkn 2 tarakan (Advisor: Ridwan, M.Pd) The purpose of this study was to find learning difficulties in reading comprehension from grade 11 students at SMKN 2 Tarakan. The design of this research is descriptive quantitative. The population of this study is all grade 11 in SMKN 2 Tarakan student year 2020/2021. This study used purposive sampling in editing samples. Grade 11 students of 100 students were sampled from the study. The instrument used to retrieve the data in this is a test to work on the question and fill out a questionnaire. Data analysis techniques used are descriptive quantitative. The results of the data analysis showed based on the percentage of difficulty items in the graph, researchers summarized that the comprehension test read the question as follows, Determining Idea got 41.6 percent difficult in the reading test it means that it is categorized on average. Identifying Reference gets a 47.9 percent difficult reading test that means that it's categorized on average. Understanding Vocabulary gets 53.2 percent difficult in a reading test that means that it is categorized on average. Making Inference got a 51.5 percent difficult read test that meant that it categorized the average, and Detail Information got a 41.9 percent difficult reading test that meant that it categorized the average. So based on the results of the analysis shows that students' difficulty in reading comprehension is not too difficult and not too easy because there are still many students who set low grades in the reading comprehension test. Key word: Reading Comprehension, Difficulty Learning Tujuan dari peneltian ini adalah untuk menemukan kesulitan belajar di pemaham membaca dari siswa kelas 11 di SMKN 2 Tarakan. Desain dari peneitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas 11 di SMKN 2 Tarakan tahun pelajara 2020/2021. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dalam menetukan sampel. Siswa kelas 11 terdiri dari 100 siswa adalah sampel dari penelitian ini. Instrument yang digunakan untuk mengambil data dalam ini adalah test mengerjakan soal dan mengisi kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari analisis data menunjukan berdasarkan persentase item kesulitan dalam grafik, peneliti dirangkum bahwa tes pemahaman membaca pertanyaan sebagai berikut, Determining Idea mendapat 41,6 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata. Identifying Reference mendapat 47,9 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata. Pemahaman kosakata mendapat 53,2 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata. Membuat kesimpulan mendapat 51,5 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu dikategorikan rata-rata, dan Detail Information mendapat 41,9 persen sulit dalam tes baca itu berarti bahwa itu mengkategorikan rata-rata. Jadi berdasarakan hasil analisis tersebut menunjukuan bahwa kesulitan siswa dalam pemahaman membaca tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah karena masih banyak siswa yang mendapkan nilai rendah di reading comprehension test. Kata Kunci: Pemahaman Membaca, Kesulitan Belajar