Analisis Sikap Toleransi Siswa Kelas V-D SDN 050 Tarakan
Penelitian ini berfokus pada analisis sikap toleransi siswa kelas V-D SDN 050 Tarakan dan faktor yang mempengaruhi terbentuknya sikap toleransi siswa di lingkungan sekolah menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di kelas V-D SDN 050 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah wali kelas dan siswa kelas V-D SDN 050 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V-D SDN 050 Tarakan dapat melaksanakan sikap toleransi agama dan toleransi sosial. (1) toleransi agama teraktualisasi pada sikap tidak mengganggu siswa yang memiliki perbedaan agama dalam melaksanakan ibadah keagamaan serta dapat berteman secara harmonis dan berkomunikasi dengan sopan meskipun terdapat adanya perbedaan agama, (2) toleransi sosial terimplementasi dalam sikap menghargai adanya perbedaan pendapat yang dimiliki oleh siswa lain serta dapat berteman dan bekerjasama dengan siswa yang memiliki perbedaan suku. Adapun faktor yang mempengaruhi terbentuknya sikap toleransi siswa kelas V-D SDN 050 Tarakan yaitu budaya sekolah dan peran guru. Budaya sekolah di SDN 050 Tarakan yang berkorelasi dengan terciptanya siswa yang memiliki sikap toleransi ialah budaya 4S (senyum,sapa,salam,santun), dengan budaya 4S siswa akan terbiasa untuk menerima dan menghormati individu lain. Wali kelas telah melaksanakan perannya selaku guru dalam menciptakan siswa yang memiliki sikap toleransi, yang teraktualisasi dengan memberikan edukasi dan motivasi tentang melaksanakan sikap toleransi serta mampu menjadi contoh yang baik dalam bersikap toleransi