Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AGUSTINA. P

2 karya publik ditemukan.

2023: 12022: 1

Kelimpahan dan Komposisi Hasil Tangkapan Utama Perikanan Tugu (Stownet) Di Perairan Muara Ancam Kabupaten Bulungan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Wilayah pesisir kabupaten Bulungan memiliki ragam hasil tangkapan ikan pelagis dan ikan demersal, salah satunya berada di perairan muara Ancam. Unit penangkapan dominan di wilayah perairan muara Ancam yaitu unit penangkapan tugu (stowner) Nilai produktivitas perikanan tangkap di wilayah kabupaten Bulungan dipengaruhi oleh produktivitas perikanan tugu. Alat tangkap tugu termasuk kategori alat tangkap perangkap yang memanfaatkan arus pasang dan surut perairan laut. Aspek penting dalam pengelolaan sumberdaya perikanan nilai ekonomis bagi masyarakat adalah faktor efektivitas dengan adanya informasi ilmiah tentang kelimpahan dan struktur hasil tangkapan (jenis dan ukuran). Penelitian bertujuan menerangkan kelimpahan hasil tangkapan utama, komposisi hasil tangkapan dan distribusi frekuensi ukuran panjang dan berat. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif pendekatan observasi terhadap sampel Hasil tangkapan Utama (HTU) selama Januari Februari 2022, dengan purposive sampling selama 8 kali sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 jenis Hasil Tangkapan Utama (HTU) yaitu udang yellow. udang dogol, udang mantis, udang merah, udang putih, udang loreng, udang windu dan udang pistol dengan total tangkapan 49.74 kg dan rata rata kelimpahannya 49.48%. Jenis udang dengan nilai kelimpahan terbesar dan dominan tertangkap adalah udang putih. Persentase komposisi jenis hasil tangkapan utama tugu yaitu udang yellow 11% dengan struktur ukuran rerata Panjang Total (PT) 8.18 cm dan rerata Berat Total (BT) 6.67 gram; udang brown 7% dengan 9.23 cm dan 9.05 gram: udang mantis 7% dengan 10.84 cm dan 10.51 gram; udang merah 6% dengan 8.85 cm dan 7.60 gram, udang putih 51% dengan 8.92 cm dan 8.15 gram; udang loreng 18% dengan 10.62 cm dan 11.15 gram; udang windu 11% dengan 9.94 cm dan 8.67 gram, serta udang tembak 0,28% dengan 8.05 cm dan 7.60 gram.

Kelimpahan dan Komposisi Hasil Tangkapan Utama Perikanan Tugu (Stownet) Di Perairan Muara Ancam Kabupaten Bulungan

2022 · Thesis ·

Wilayah pesisir kabupaten Bulungan memiliki ragam hasil tangkapan ikan pelagis dan ikan demersal, salah satunya berada di perairan muara Ancam. Unit penangkapan dominan di wilayah perairan muara Ancam yaitu unit penangkapan tugu (stowner) Nilai produktivitas perikanan tangkap di wilayah kabupaten Bulungan dipengaruhi oleh produktivitas perikanan tugu. Alat tangkap tugu termasuk kategori alat tangkap perangkap yang memanfaatkan arus pasang dan surut perairan laut. Aspek penting dalam pengelolaan sumberdaya perikanan nilai ekonomis bagi masyarakat adalah faktor efektivitas dengan adanya informasi ilmiah tentang kelimpahan dan struktur hasil tangkapan (jenis dan ukuran). Penelitian bertujuan menerangkan kelimpahan hasil tangkapan utama, komposisi hasil tangkapan dan distribusi frekuensi ukuran panjang dan berat. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif pendekatan observasi terhadap sampel Hasil tangkapan Utama (HTU) selama Januari Februari 2022, dengan purposive sampling selama 8 kali sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 jenis Hasil Tangkapan Utama (HTU) yaitu udang yellow. udang dogol, udang mantis, udang merah, udang putih, udang loreng, udang windu dan udang pistol dengan total tangkapan 49.74 kg dan rata rata kelimpahannya 49.48%. Jenis udang dengan nilai kelimpahan terbesar dan dominan tertangkap adalah udang putih. Persentase komposisi jenis hasil tangkapan utama tugu yaitu udang yellow 11% dengan struktur ukuran rerata Panjang Total (PT) 8.18 cm dan rerata Berat Total (BT) 6.67 gram; udang brown 7% dengan 9.23 cm dan 9.05 gram: udang mantis 7% dengan 10.84 cm dan 10.51 gram; udang merah 6% dengan 8.85 cm dan 7.60 gram, udang putih 51% dengan 8.92 cm dan 8.15 gram; udang loreng 18% dengan 10.62 cm dan 11.15 gram; udang windu 11% dengan 9.94 cm dan 8.67 gram, serta udang tembak 0,28% dengan 8.05 cm dan 7.60 gram.